PemerintahanPendidikanPERISTIWA

Resmi Dilantik, Ketua IPNU IPPNU Kebumen Diajak Perangi Bulying

1388
×

Resmi Dilantik, Ketua IPNU IPPNU Kebumen Diajak Perangi Bulying

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ilama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Perempuan Nahdlatul Ilama (IPPNU) Kebumen, masa bakti 2023-2025, secara resmi dilnatik. Untuk ketua IPNU adalah Nurohman, sedangkan IPPNU Kebumen yakni Afifah Zulfiani.

Pelantikan dengan mengangkat tema ‘’Membangun Sinergi Menuju Diaspora Organisasi’’ itu berlangsung di Gedung Aula UPB Minggu, 11 Juni 2023. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Taj Yasin Maimun, Rois Syuriah PCNU Kebumen KH Afifuddin Chanif Al Hasani, Ketua RMI Kebumen Gus Fachrudin Ahmad Annawawi, dan juga Forkopimda Kabupaten Kebumen.

Gus Yasin sangat mengapresiasi adanya reorganisasi kepengurusan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Kebumen yang berjalan dengan baik. Meskipun saat anggotanya berusia lebih muda dari kepengurusan sebelumnya.

‘’Artinya, para pemuda ini mau untuk berlari untuk kemajuan, sehingga kemapanan berorganisasi ini telah mulai diterapkan di IPNU dan IPPNU Kabupaten Kebumen. Organisasi ini, diharapkan menjadi contoh yang baik di lingkungan masyarakat.’’ucapnya.

Wagub menitipkan permasalahan di Sekolah, Perguruan Tinggi dan Pondok Pesantren untuk bersama sama memerangi Bulying hingga kekerasan seksual. Ia berpesan kepada para pemuda NU untuk belajar dengan dilandasi ketakwaan dan bisa mempengaruhi suasana pembelajaran menjadi tempat yang menyenangkan.

” IPNU maupun IPPNU ini harus menjadi contoh yang baik di lingkungan. Saat ini masih banyak permasalahan Bulying dan kekerasan seksual di SMA, MTS di SD maupun di Pondok Pesantren dan lembaga kampus. Ini harus kita perangi. Mari landasi belajar dengan ketakwaan bisa mempengaruhi suasana pembelajaran itu menjadi tempat yang menyenangkan itu yang harus dilakukan IPNU dan IPPNU,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua IPNU Kebumen Nurohman menuturkan pelantikan ini sekaligus menindaklanjuti hasil dari Kongres ke 20 IPNU dan IPPNU di Jakarta beberapa waktu lalu. Dimana, ada peremajaan usia dalam reorganisasi kepengurusan di setiap daerah. Untuk itu, kepengurusan saat ini, rata rata di usia lebih muda dibanding sebelumnya.

‘’Peremajaan usia ini akan memberikan akselerasi yang luar biasa, bagaimana kaderisasi tidak hanya berhenti di kepengurusan, akan tetapi kepada seluruh anggota. Pimpinan cabang juga mendorong untuk bersinergi dengan stakeholder yang ada sebagai salah satu proses berorganisasi.’’ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Zulfiani Alfiah. Ia mengajak kepada seluruh anggotanya untuk terus berposes dalam belajar. Termasuk menjunjung tinggi keimanan dan ketakwaan dalam berorganisasi.

‘’Seperti yang dicontohkan oleh para pendahulu Nahdlatul Ulama (NU) agar senantiasa berjuang keras dan sekuat tenaga dalam meraih cita cita. Sehingga organisasi ini, akan terus ada dan menjadi naungan bagi para pelajar Nahdlatul Ulama di Indonesia maupun dunia.’’ujarnya.(K24/IMAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com