OPINI PUBLICPendidikanSENI BUDAYA

Urgensi Budaya Daerah dalam Pendidikan

1355
×

Urgensi Budaya Daerah dalam Pendidikan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Budaya merupakan suatu adat istiadat yang sudah menjadi kebiasaan dan sukar diubah. Bahkan, budaya juga diterapkan di dunia pendidikan sekolah. Pendidikan dan kebudayaan sejatinya dua hal yang tidak dapat terpisahkan, ibarat dua sisi dari uang keping yang sama.

Menurut Bung Hatta apa yang diajarkan dalam proses pendidikan adalah kebudayaan. Sedangkan pendidikan itu sendiri adalah proses pembudayaan.

Budaya sudah sepatutnya perlu di jaga dan dilestarikan agar dapat diketahui oleh generasi yang akan datang. Di era abad 21, seiring perkembangan zaman yang semakin pesat, tak sedikit peserta didik terkadang belum mengetahui budaya mereka sendiri.

Mirisnya, Peserta didik justru lebih menyukai budaya luar dibandingkan dengan budaya daerah lingkungan sekitar. Apa penyebabnya? Tentu saja mereka menganggap budaya daerah merupakan budaya yang kuno dan ketinggalan zaman.

Pelaku budaya yang semakin sedikit dan ketidaktertarikan peserta didik dalam mempelajari budaya menyebabkan lunturnya budaya daerah di kalangan peserta didik. Apabila tidak ada tindak lanjut dari instansi pendidikan, maka budaya bisa jadi punah di masa depan.

Oleh karena itu, perlu adanya penguatan kembali dalam melestarikan budaya terutama di lingkungan sekolah baik melalui ekstrakurikuler maupun melalui kegiatan intrakurikuler. Ini agar generasi yang akan datang bukan hanya mengetahui budaya daerahnya melalui gambar atau social media saja, namun juga dapat mengenal, mempelajari, dan melaksanakan budaya daerahnya masing-masing.

Dengan adanya pelestarian budaya, maka asset bangsa Indonesia dapat terjaga dan terkelola dengan baik tanpa adanya ancaman kepunahan budaya.

Artiket ini ditulis oleh :

Kisma Arrum Maharatri (Mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Ahmad Dahlan 2022).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com