PERISTIWA

Korban Terseret Ombak di Kebumen Bertambah Lagi

1350
×

Korban Terseret Ombak di Kebumen Bertambah Lagi

Sebarkan artikel ini

AMBAL, Kebumen24.com – Korban hilang terseret ombak di perairan pantai selatan kembali bertambah. Kali ini di Pantai Pantai Setrojenar Buluspesantren dan Pantai Mliwis Desa Kenoyojayan, Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen.

Di pantai Desa Setrojenar seorang remaja bernama Riski Pratama (17) wisatawan asal RT 03 RE 03 Desa Sidamara, Kecamatan Buluspesantren, hanyut terseret ombak saat mandi di laut, Senin, 24 April 2023 sekitar pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan infromasi yang dihimpun, pada peristiwa tersebut sebelumnya ada dua orang bermain di Pantai Setrojenar. Namun ombak besar menerjang mereka hingga terseret ketengah gelombang tinggi.

Warga yang melihat berusaha menolong kedua korban, akan tetapi hanya satu orang yang dapat tertolong. Satu lainnya tidak dapat terselamatkan dan hilang terseret arus hingga tengah ke laut.

Kemudian di di Pantai Mliwis, Kecamatan Ambal. Korban diketahui bernama Abdi Waluyo (55) warga Desa Bantarwaru, Kecamatan Madukara, Banjarnegara dan Didik (23) warga Desa Penalangan, Kecamatan Madukara, Banjarnegara. Kedua korban terseret ombak Selasa 25 April 2023 sekitar pukul 16.00 Wib.

Dari informasi yang berhasil di himpun, ada dua orang sedang mandi di Pantai Mliwis. Namun ombak besar menerjang dua orang tersebut sehingga terseret hampir menuju laut.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat membantu untuk menyelamatkan kedua korban. Satu korban bernama Didik berhasil selamat, namun korban Badi Waluyo hilang terseret ombak.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap. Adah Sudarsa mengatakan, sehubungan dengan dekatnya lokasi info awal dengan operasi SAR hari kedua di telah melakukan assessment di lokasi Pantai Mliwis dan berkoordinasi dengan saksi serta stakeholder terkait yang berada di lokasi kejadian.

“Setelah informasi tersebut valid, kami berangkatkan kembali 1 tim rescuer dari Kantor SAR Cilacap untuk melaksanakan operasi SAR di Pantai Mliwis”, tuturnya.

Selain itu, Basarnas juga telah melakukan Siaga SAR Khusus lebaran serta monitoring di sepanjang pantai selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo. Ini dilakukan untuk memastikan pengamanan di obyek wisata pantai selatan.

Dirinya mengimbau kepada para wisatawan yang sedang berlibur di sekitaran pantai untuk berhati-hati, dan memantau peringatan dini dari BMKG terkait tinggi gelombang, angin, maupun cuaca. Termasuk meminta wisawatan agar jangan mandi dilaut.

“Kami menghimbau kepada para wisatawan yang sedang berliburan di sekitaran Pantai harap berhati-hati, gunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa life jacket apabila hendak menyebrang maupun bermain di sekitar Pantai. Terus memantau peringatan dini dari BMKG terkait tinggi gelombang, angin, maupun cuaca”, imbuhnya.

Seperti diketahui, sebelumnya kecelakaan laut juga terjadi pada Minggu (23/4) sore. Korban atas nama Wahyu (17) warga Desa Rowosari, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, terseret ombak Pantai Laguna, Kecamatan Mirit, Kebumen, dan hingga kini belum ditemukan.

Selang sehari, Riski Pratama (17) yang merupakan Warga Desa Sidomoro, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen juga terseret ombak Pantai Bocor, Desa Setrojenar, Kecamatan, Bulus Pesantren. Hingga kini Korban juga belum berhasil ditemukan.(k24/AR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.