KEBUMEN, Kebumen24.com – Kasus Ledakan Petasan kembali memakan korban jiwa di Kebumen. Dimana, pada lebaran dua tahun lalu, mengakibatkan empat orang meninggal dunia di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, dan kali ini seorang Remaja berstatus pelajar SMK di Desa Bulurejo RT 03/02, Kecamatan Ayah, Kebumen harus meregang nyawa.
Sebelumnya korban berinisial BES (17) sempat dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya. Hingga akhirnya pada Selasa pagi 11 Maret 2023 nyawanya pun tak tertolong.
Kejadian ini wajib menjadi perhatian dan pelajaran semua pihak. Terutama bagi para remaja jangan sampai ada lagi yang bermain petasan agar kasus tersebut tidak kembali terulang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen H. Tri Tunggal Eko Sapto, SKM, MPH menyampaikan, petasan sangat berbahaya. Belum lagi juga sangat mengganggu ketentraman dan kesehatan.
‘’ Kami imbau jangan sampai ada lagi Masyarakat yang membuat atau bermain petasan karena akan mengganggu kesehatan dan dampak paling jelek bisa berakibat kematian,’’ucapnya disela sela meninjau keluarga korban BES di Ayah, sembari menyampaikan turut berbela sungkawa, Selasa 11 April 2023.
Selain itu, Eko juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga ketentraman dan mengisi kegiatan positif selama Bulan Ramadhan. Termasuk para perayaan Hari Raya Idul Fitri, dengan harapan lebaran nanti bisa berkumpul keluarga dengan aman dan nyaman.
‘’ Kepada seluruh masyarakat Kebumen khususnya para anak muda, mari kita isi bulan pernuh berkah ini dengan hala yang positif. Jaga ketentraman, lingkungan, dan kesehatan kita sehingga di hari kemenangan nanti kita bisa memeriahkanya dengan aman dan nyaman,’’pesannya.
Seperti diketahui, korban BES meninggal pada Selasa Pagi 11 Maret 2023 sekitar pukul 06: 15 menit setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Kini korban pun telah dimakamkan di Desanya.
Diberitakan sebelumnya, petasan meledak terjadi di teras rumah korban, pada Senin 10 April 2023, sekira Pukul 16.30 wib. Saat itu, tetangga korban mendengar ada suara ledakan.
Kemudian mendekati lokasi suara dan melihat korban tengah tergeletak di lantai teras, Kemudian warga melihat ada lubang sedalam 10 cm di teras tersebut. Posisi korban dalam keadaan luka luka seperti terkena ledakan.
Menurut keterangan para warga, sebelum terjadi ledakan, korban diduga tengah membuat petasan di teras samping rumah sebelah barat.
Polres Kebumen juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui pasti kejadian ledakan tersebut. Oleh TKP dilakukan dengan melibatkan Brimob Polda Jateng. Termasuk telah memasang Garis polisi mengelilingi lokasi kejadian. Dugaan sementara korban tengah membuat petasan saat kejadian.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















