PendidikanPERISTIWA

Gus Miftah Ajak Mahasiswa UMNU Kebumen Tanamkan Nilai nilai Kebangsaan

925
×

Gus Miftah Ajak Mahasiswa UMNU Kebumen Tanamkan Nilai nilai Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mengajak Mahasiswa Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen untuk menanamkan nilai nilai kebangsaan sejak muda. Ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanar air Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat menggelar Talkshow Kebangsaan di Halaman Kampus UMNU, di jalan Kutoarjo km 5 Desa Jatisari Kebumen, Kamis 19 Januari 2023. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Kebumen Ibnu Asadddudin, Ketua PCNU Kebumen KH. Dawamudin Masdar, Rektor UMNU Kebumen Dr. Imam Satibi dan juga Kadisdikpora Kebumen Yani Giat Setiawan.

Gus Miftah menyampaikan pentingnya memiliki nilai nilai Kebangsaan di dalam diri anak muda, terutama para mahasiswa. Menurutnya, ini merupakan kunci untuk kemajuan bangsa Indonesia.Terlebih, Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan Agama. Dimana, ini bisa menjadi kekuatan sebuah bangsa, untuk modal pembangunan.

Selain itu, Gus Miftah juga mengungkapkan potensi radikalisme yang salah satunya karena kebencian berlebihan kepada pemimpin. Ia pun meminta dalam menyampaikan aspirasi kepada pemimpin semisal presiden, dilakukan dengan baik.

“Tidak ada alasan ngomong kasar sama pemimpin, jangan sampai kampus NU terpapar radikalisme,” ucapnya.

Lebih lanjut Gus Miftah mengutarakan konsep beragama, berbangsa dan bernegara terdapat empat golongan. Pertama, golongan beragama dengan faham ahlussunah serta berbangsa dan bernegara dengan ideologi Pancasila.

Kedua masih ahlussunah tetapi berideologi HTI. Golongan ketiga beragama dengan faham wahabi serta  berbangsa dan bernegara masih menggunakan Pancasila.

“Golongan ini yang sukanya mengkafirkan, dan golongan keempat beragama dengan faham wahabi serta berbangsa dan bernegara dengan khilafah,” ujarnya.

Untuk golongan terakhir, Gus Miftah menganggap segala sesuatunya harus sama dengan Nabi. Golongan tersebut juga menganggap Pancasila bid’ah. Padahal, adanya Pancasila tidak lepas dari peran pendiri NU KH Hasyim Asy’ari yang memiliki garis keturunan Nabi Muhammad.

” Pancasila dirumuskan oleh pendiri NU KH Hasyim Asy’ari, yang juga memiliki harus keturunan dari Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Sementara itu Rektor UMNU Kebumen Dr. Imam Satibi mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran dari Gus Miftah, dan ini merupakan bagian dari program Roadshow. Menurutnya, Talkshow Kebangsaan ini sangat diperlukan untuk menjawab isu isu radikalisme dan juga isu intoleran, yang dapat memecah belah bangsa Indonesia.

‘’Kegiatan ini sangat positif untuk menantik mahasiswa, agar memiliki wawasan global, dan juga memiliki karakter Kebangsaan. Kebetulan, UMNU memiliki basis mahasiswa, yang cukup banyak yakni 1800 mahasiswa, sehingga pesan beliau bisa tersampaikan kepada para anak muda penerus bangsa.’’ujarnya.

Dikatakan, talkshow Kebangsaan ini sesuai dengan visi kampus yakni shuter moderasi, dimana dalam pelaksanaannya menggunakan regulasi pendidikan. UMNU sangat terbuka bagi mahasiswa yang beragama lain untuk berkuliah dan menuntut ilmu.

Terlebih program studi yang dimiliki UMNU bersifat umum, dan mahasiswa bisa memilih prodi yang diminati. Ini terbukti, ada beberapa mahasiswa yang beragama lain, juga berkuliah di UMNU Kebumen.

‘’ Agama adalah hak setiap individu dan tidak bisa dipaksakan. Sehingga, bagi mahasiswa yang non muslim ini, dibebaskan untuk mengikuti perkuliahan mata pelajaran agamanya maupun kegiatan Agama diluar kampus.’’imbuhnya.

Satibi berharap Talkshow Kebangsaan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk saling menghormati terhadap perbedaan. Termasuk dapat meningkatkan kewaspadaan meraka terhadap tantangan digital, utamanya framing dari sebagian pengguna media sosial dengan tujuan memecah belah bangsa.

‘’Dari kegiatan ini mahasiswa diharapkan bisa memilih konten konten yang bertentangan dengan kaidah Kebangsaan dan juga kaidah-kaidah mereka. Sehingga, mereka tidak menjadi korban dari media sosial tersebut.’’katanya.

Satibi menjelaskan, UMNU Kebumen saat ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Setidaknya telah memiliki sekitar 1800 mahasiswa dengan berbagai jurusan mulai dari Teknik Informatika, Pendidikan Olahraga dan juga Agrotek.

‘’Jurusan-jurusan tersebut masih memiliki peluang yang cukup besar di dunia kerja. Ia juga sangat mengapresiasi banyak anak muda yang kini menggeluti dunia pertanian, karena jurusan tersebut juga memiliki banyak peminat.’’pungkasnya.(k24/imam).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.