OpiniPendidikanReligi

Menyelamatkan Peradaban Islam Melalui Pendidikan Islam

1669
×

Menyelamatkan Peradaban Islam Melalui Pendidikan Islam

Sebarkan artikel ini
Evi Rosalina Widyayanti Dosen STIE Widya Wiwaha dan Mahasiswa PDIE UII Yogyakarta

Oleh   : Evi Rosalina Widyayanti

(Dosen STIE Widya Wiwaha  dan Mahasiswa PDIE UII Yogyakarta)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Umat Islam yang baru saja merayakan Idul Fitri 1443H sedang menjadi pusat perhatian seluruh dunia. Islam  yang telah diusung oleh Rosullullah SAW merupakan agama Samawi terakhir yang diturunkan oleh Allah SWT kepada umat manusia memiliki dua pengertian, yakni ditinjau dari Bahasa dan etimologis.

Secara Bahasa Islam adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah dan orang yang tunduk kepada Allah maka dia adalah seorang muslim. Adapun secara etimologis maka Islam memiliki pengertian yaitu ketundukan kepada Allah dengan mentauhidkanNya dalam ibadah, menurut pendapat Mukran H. Usman  Anwar dan Azwar Iskandar

Sementara Peradaban adalah fase teratas dari sebuah proses kehidupan sejarah manusia yang ditandai kehidupan masyarakat yang saling bersama, dan kehidupan keilmuan yang tinggi serta tercapainya tujuan kemaslahatan bersama dalam semua sisi kehidupan yang terus meningkat.

Peradaban Islam adalah salah satu cabang dirasah Islamiyah yang selalu menarik untuk dikaji. Tidak dapat dipungkiri bahwa sejarah peradaban Islam tidak dapat ditemukan pada buku-buku para ahli sejarah, melainkan bukti fisik berupa bangunan, sistem ketatanegaraan, atau berupa nilai, prinsip, konsep bahkan sampai pada pondasi ilmu pengetahuan yang telah memajukan harkat dan martabat manusia.

Saat ini, Sumbangan peradaban Islam kepada dunia menggambarkan bahwa islam adalah agama peradaban bukan agama terbelakang. Jejak peninggalan umat islam ini masih dapat dijumpai di Andalusia atau Spanyol, Masjid Jami’di Cordova, tembok Toledo, Medina Al-Zahra di pegunungan Sierra Monera, istana Al-Hambra di Granada, masjid besar di Seville.

Jejak peradaban islam di Spanyol tersebut merupakan jejak kejayaan islam yang beratus-ratus tahun lamanya telah memimpin dunia  Demikian pula Islam di Indonesia yang masuk sekitar antara abad ke-7 sampai ke 13 Masehi telah menyatu dan mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Indonesia yang memiliki jumlah penduduk muslim terbesar memiliki potensi besar untuk mengembangkan peradaban Islam melalui Pendidikan Islam di Indonesia.

Menurut Bahrul Hayat dalam artikelnya yang berjudul Kontribusi Islam Terhadap Masa Depan Peradaban Islam di Asia Tenggara, Islam di Asia Tenggara dan termasuk didalamnya Islam di Indonesia memiliki warna yang berbeda dengan Islam di Timur Tengah sebagai tempat lahirnya Islam sejak diturunkannya.

Pada Tahun 1900-an Islam di Asia Tenggara dijuluki oleh Media Internasional terkemuka seperti Newsweek dan Majalah Time sebagai Islam dengan “Wajah Tersenyum” (Islam with a smilling Face) dalam arti sebagai merek damai (brand of Peacefull) dan moderat yang tidak bermasalah dengan modernitas, demokrasi, hak asasi manusia dan isu-isu lain di dunia modern.

Namun untuk menjalanken kehidupan modern yang terus menerus mengalami perubahan perlu penguatan umat Islam melalui pendidikan agar generasi muda mampu membedakan mana modernisasi yang sesuai dengan ajaran Islam dan mana modernisasi yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Karena Pendidikan Islam adalah proses pengajaran, bimbingan, pelatihan dan keteladanan untuk mencapai pertumbuhan kepribadian manusia dalam semua aspeknya, baik fisik, intelektual, spiritual, imajinatif, keilmuan, bahasa, dan sebagainya dilakukan secara individual maupun kolektif melalui cara mendorong seseorang guna mencapai kesempurnaan sehingga sampai pada tujuan akhir yaitu pengabdian yang sempurna kepada Allah.

Sekarang ini peradaban baratlah yang sedang menjadi komando dalam tata pergaulan dunia karena memenuhi persyaratan berupa kehidupan lahiriah yang maju dan kemajuan itu cukup menonjol dibandingkan dengan kehidupan masyarakat lain yang ada di sekelilingnya.

Barat mengenalkan pada dunia tentang era modern sebuah masa yang ditandai dengan rasionalitas, kemajuan teknologi dan berkembangnya Ilmu Pengetahuan. Kondisi ini semakin menguatkan bahwa pentingnya Pendidikan berbasis agama terutama Islam yang bertujuan untuk menguatkan akidah generasi muda yang jelas sudah hidup bersama modernitas dunia yang notabennya datang dari barat.

Pendidikan yang baik dengan akidah yang kuat akan memunculkan pemikir-pemikir handal dan ilmuwan-ilmuwan yang akan membangun peradaban baru ke depan dengan kekuatan ke-Islaman yang mampu menyelamatkan peradaban dan mencegah terjadinya Kemunduran Peradaban Islam.


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.