Pertanian

Hasil Panen Padi Warga Pujotirto Meningkat

1721
×

Hasil Panen Padi Warga Pujotirto Meningkat

Sebarkan artikel ini

KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com – Hasil panen padi warga Desa Pujotirto, Kecamatan Karangsambung tahun ini tergolong meningkat. Dimana pada tahun sebelumnya panen padi kurang maksimal dikarenakan terkena hama.

Hal itu diutarakan salah satuw arga, Eko Proyanto saat memanen padi miliknya Minggu, 13 Maret 2022. Ia mengatakan pada tahun ini hama yang menyerang padi seperti wereng, walang sangit dan tikus tidak ada sehingga hasil panen meningkat.

“Alhamdulillah ada sedikit peningkatan dari tahun lalu, karena tahun lalu ada hama wereng. Untuk tahun ini hama wereng dan walang sangit terbilang tidak ada sehingga hasil panen bisa meningkat.” Ucapnya.

Ditanah seluas 50 ubin miliknya tahun lalu ia mendapat hasil panen padi 15 karung. Sedangkan untuk panen tahun kali ini ia memperkirakan bisa menghasilkan 18 sampai 20 karung.

Eko mengatakan dalam satu tahun di desanya hanya satu kali penanaman padi. Biasanya setelah panen padi mereka akan menanam tanaman palawija seperti jagung, kacang hijau dan kacang tolo.

Hasil panen akan disimpan untuk dikonsumsi sendiri. Terlebih jika dijual harga gabah tidak sebanding dengan harga pupuk maupun harga obat-obatan yang ada.

” Untuk pupuk terbilang masih mahal dan mencarinya agak susah. Kalau pupuk disini biasanya kami melakukan dua kali pemupukan. Habis sekitar satu setengah kuintal pupuk Urea sama NPK dengan biaya sekitar Rp.500.000 sampai Rp.600.000.” Imbuhnya.

Eko menyampaikan saat ini ketersediaan pupuk cukup langka sehingga menyulitkan bagi para petani. Ia berharap ke depan pupuk tidak langka sehingga petani tidak sulit mendapatkannya.

“Harapan kami khususnya petani mengharapkan pupuk agar dipermudah bagi petani untuk mencarinya. Karena tanaman tanpa pupuk itu terkenadala buat kami.” Pungkasnya. (K24/ilham).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.