KEBUMEN, Kebumen24.com,- Memasuki musim penghujan, Forum Kesehatan Kelurahan Kebumen (FKKK) mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup bersih. Salah satunya melakukan kegiatan aksi bersih bersih lingkungan dan Pemberantasn Sarang Nyamuk (PSN).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Lurah Kebumen Slamet Riyadi dan diikuti masyarakat setempat, Selasa 2 November 2021. Hadir Ketua FKK Kebumen Suharman dan juga Kepala Puskesmas Kebumen 3 Drg. Mira Maria Mirza.
Slamet Riyadi mengatakan intensitas hujan yang tinggi pada akhir akhir ini menyebabkan banyak genangan air, sehingga menimbulkan jentik jentik nyamuk. Ini patut diwaspadai, utamanya nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah.
Terlebih Kelurahan Kebumen kini telah terbebas dari zona merah covid 19, sehingga pihaknya tidak ingin ada penyakit lain yang mengintai masyarakat Kelurahan Kebumen, seperti DBD. Untuk itu, pihaknya gencar mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan terhindar dari wabah penyakit.
“Intesitas hujan tinggi, otomatis biasanya genangan air banyak sehingga menimbulkan jentik-jentik nyamuk yang mungkin akan lebih banyak. Sehingga kita mesti waspada adalah DBD.” katanya.
Hal senada juga dikatakan oleh Ketua FKK Kebumen Suharman, dimana musim penghujan kali ini masyarakat harus benar benar siap dan waspada terhadap penyebaran DBD dan cikungunya. Sehingga dengan adanya program bersih bersih ini, tentunya bisa meningkatkan taraf hidup kesehatan masyarakat.
Dikatakan, Program PSN kali ini berada di wilayah RW 06 Kelurahan Kebumen, yang pelaksanaannya di lakukan para kader dan dibantu oleh Tim Bank Sampah Samiun kelurahan Kebumen. Sehingga sampah sampah yang menjadi sarang nyamuk bisa lebih bermanfaat.
” Para kader terlihat semangat, terlebih dibantu oleh team bank sampah Samiun Kelurahan Kebumen, sehingga sampah yang menumpuk bisa segera teratasi,” Ucapnya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Kebumen 3 Drg. Mira Maria Mirza menuturkan dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan sarang nyamuk oleh Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap rumah rumah warga. Hal ini untuk mencegah terjadinya wabah DBD dan Cikungunya di Kelurahan Kebumen.
Pihaknya juga menghimbau, meskipun Kelurahan Kebumen telah masuk dalam Zona Hijau covid 19, akan tetapi masyarakat diminta tetap waspada yakni dengan menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga sangat mengapresiasi kekompakan warga dan para kader di Kelurahan Kebumen untuk membuat lingkungan bersih dan nyaman untuk ditempati.
” Lebih baik mencegah daripada mengobati, pencegahannya ya dengan membersihkan lingkungan,” Tutupnya.(k24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















