Pemerintahan

Dongkrak UMKM di Kebumen, Bupati Ajak Perbanyak Festival

816
×

Dongkrak UMKM di Kebumen, Bupati Ajak Perbanyak Festival

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Seluruh penggerak koperasi di Kebumen diminta turut  berperan mendongkrak perekonomian masyarakat. Terlebih problem kemiskinan di Kebumen terjadi karena adanya kesenjangan penghasilan dari para kaum pekerja.

Hal itu ddisampaikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, saat membuka acara Musyawarah Daerah Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kebumen. Kegiatan berlangsung di Aula Dekopinda Kebumen, Jalan Arungbinang, Sabtu 18 September 2021.

“Kehadiran koperasi di Kebumen tentunya harus bisa menghapus kesenjangan itu, karena koperasi adalah soko guru perekonomian negara yang masih masih menjunjung tinggi azas keadilan,” ujar Bupati.

Dekopinda Kabupaten Kebumen sebagai mitra Pemkab juga mempunyai kedudukan dan peran yang strategis. Salah satunya dalam turut serta membangun dan mengembangan perkoperasian.

“Cita-citanya pastinya satu agar koperasi lebih maju dan berkembang sehingga semua anggotanya dan masyarakat bisa semakin sejahtera,” tuturnya.

Bupati berpesan dalam Musda ini Dekopinda Kabupaten Kebumen sebagai holding dari koperasi-koperasi di wilayah  harus bergerak agar lebih dinamis dan bisa menjawab tantangan zaman.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen senantiasa mendukung penuh Dekopinda, untuk selalu melakukan inovasi supaya koperasi-koperasi di Kabupaten Kebumen bisa tetap aktif sebagai penggerak ekonomi kemasyarakatan.

“Bagaimanapun koperasi juga bisa memberikan perhatian dan fokus terutama kepada pelaku UMKM. Sehingga para pelaku UMKM dapat dimudahkan untuk memperoleh dana bergulir serta pinjaman untuk usaha,” tuturnya.

Untuk penguatan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) di Kebumen, Bupati mengusulkan untuk diperbanyak kegiatan festival atau pameran guna mempromosikan produk-produk terbaik ke masyarakat.

“Ke depan Kebumen perlu memperbanyak kegiatan festival untuk memamerkan produk-produk UMKM. Jadi masyarakat tak perlu lagi buat toko, ongkosnya terlalu mahal, cukup perbanyak festival atau digiatkan marketingnya lewat tekonologi digital,” tandas Bupati.

Bupati bahkan sangat terbuka, jika para pelaku KUMKM bisa datang dalam setiap kegiatan rapat dinas dari masing-masing OPD untuk sekaligus menawarkan produk-produk unggulannya. Hal itu pun sudah pernah dilakukan oleh para pelaku UMKM.(k24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.