KEBUMEN, Kebumen24.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Alhasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen. Ini setelah Nyai Hj. Latifah Sofiyan Al-Hasani yang merupakan istri Almarhum Kyai H. Sufyan al-Hasani meninggal dunia karna sakit pada Minggu 1 Agustus 2021 kemarin, sekira pukul 16; 48 Wib.
Kepergian Nyai Hj, Latifah meninggal duka yang mendalam bagi keluarga, sanak saudara, kerabat dan para santri pondok. Karangan bunga ucapan belasungkawa terlihat berjejer memenuhi Pondok Pesantren. Para warga yang takjiah datang silih berganti, namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid 19.
Dari pantauan dilokasi, karangan bunga berasal dari sejumlah pejabat Pemkab Kebumen. Diantaranya, dari Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Kapolres Kebumen dan sejumlah pejabat tinggi lainya.
Hj, Latifah yang merupakan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Alian meninggal karna sakit di usia 51 tahun di Rumah Sakit Permata Medika Kebumen. Rencananya alhamrhumah akan di makamkan hari ini Senin 2 Agustus 2021, pukul 10;00 wib, di dekat makam suaminya Kyi Sufyan yang tak jauh dari lokasi pondok pesantren.
Selama hidupnya, almarhumah dikenal sebagai sosok yang sangat sayang dan perhatian kepada anak cucu, menantu dan para santrinya. Apalagi dengan santri putri.
‘’ Alamarhumah orangnya sangat penyabar, perhatian, sayang dan ramah terhadap semua orang, apalagi dengan santri putri. beliau juga aktif di kegiatan masyarakat,’’ungkap Menantu Almarhumah, Gus Fachrudin Achmad Nawawi.
Gus Fachrudin mengaku sangat sedih atas kepergian Ibu mertuanya ini. Menurutnya, Hj, Latifah sudah seperti Ibu kandungnya sendiri yang sehari hari selalu menyayangi anak cucu dan menantunya.
‘’ Saya sangat sedih dan merasa kehingan sekali. Meskipun saya menantu disini, tapi beliau tidak pernah membeda bedakan, saya tetap di perlakukan seperti anak kandungnya, beliau orang yang penyabar, karismatik dan selalu rajin beribadah.’’ucap Gus Fachru.
Sementara itu, Samlawi selaku Lurah Pondok mengungkapkan rasa kesedihannya yang tak terhingga. Menurutnya, Almarhumah Hj. Latifah merupakan sosok ibu yang memiliki kepridian tinggi. Almarhumah sosok yang tidak mudah mengeluh dan selelu mengajarkan kepada santri santrinya untuk selalu rajin beribadah dan belajar agama.
‘’ Beliau sosok wanita yang kuat dan tidak pernah menyerah. Berpuluh puluh tahun saya di pondok belum pernah saya melihat ibu nyai itu marah apalagi membentak santri. Beliau sangat panyabar dalam mendidikn santri santrinya dan ramah,’’ujar Samlawi.
Perlu diketahui, Nyai Hj. Latifah merupakan istri dari Kyai H. Sufyan al-Hasani pengasuh Pondok Pesantren Alhasani. Keduanya memiliki empat orang anak, yaitu Nur Khasanah Zahro Alhasani istri Gus Fachrudin Achmad Nawawi, Gus Luqman al-Hasani, Gus Hary al-Hasani dan Gus Fahmi al-Hasani. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















