covid 19

Angka Kasus Covid Terus Meningkat, Seluruh Obyek Wisata di Kebumen Kembali Ditutup

1250
×

Angka Kasus Covid Terus Meningkat, Seluruh Obyek Wisata di Kebumen Kembali Ditutup

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Kasus terkonfirmasi Covid 19 di Kabupaten Kebumen terus mengalami kenaikan. Informasi terbaru kasus positif Covid-19 di Kebumen sudah mencapai 9168 dengan penambahan rata-rata 80 kasus tiap harinya. Untuk itu, Beberapa langkah strategis disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen, salah satunya dengan menutup kembali seluruh obyek wisata.

Hal ini ditegaskan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bersama Camat di Ruang Jatijajar Kompleks Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Selasa 22 Juni 2021. Hadir pula Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Sekda, jajaran Forkompinda dan sejumlah OPD.

Bupati menyatakan seluruh objek wisata ditutup sampai 14 hari ke depan, termasuk memberlakukan jam malam sampai pukul 20.00 WIB, dan memberlakukan work from home atau WFH 50 persen untuk para pegawai.

“Wisata sudah kita tutup total, kemudian kita juga menerapkan WFH 50 persen untuk pegawai kantor atau dinas. Sekarang situsainya sudah ubnormal. Yang meninggal satu hari 9 orang, kemarin 6, kemarinnya lagi 3. Kita tidak bisa santai-santai,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya mengintruksikan kepada seluruh desa melalui para camat untuk membuat tempat isolasi mandiri yang terpusat di satu tempat.

“Beberapa langkah yang kita ambil adalah, kita minta tempat isolasi mandiri yang terpusat di tiap-tiap desa. Kabupaten juga sudah menyiapkan di rumah sakit paru di Panjer. Karena seperti data di Gombang ketika dilakukan isolasi mandiri angka kesembuhannya lebih cepat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan dalam rapat ini juga untuk mengefektifkan 6 tim khusus Covid-19 yang sudah dibentuk, yakni Tim Perizinan, Pencegahan, Tracking, Vaksin, Isolasi dan Tim Posko.

“Saya minta tim ini bisa diefektikan agar bisa mencapai hasil yang maksimal, menurunkan angka Covid-19 di Kebumen,”imbuhnya.

Tidak henti-hentinya Bupati terus mengajak masyarakat agar taat prokes, tidak abai, kemudian secara sukarela mau untuk divaksin. Ia menegaskan jika ada pihak yang mengadakan acara tidak taat aturan dalam penerapan prokes, maka akan dibubarkan.

“Kebumen sakarang sudah masuk 5 besar jumlah kasus covid tertinggi di Jawa Tengah. Ini menjadi tugas bersama bagaimana penyebaran virus ini bisa dikendalikan dengan berbagai upaya pencegahan dan penindakan,” tandas Bupati. (K24/**).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.