Pemerintahan

Sedang Tunaikan Haji di Makkah, Empat Penyuluh Agama Islam Kemenag Kebumen Dilantik Jadi Kepala KUA

148
×

Sedang Tunaikan Haji di Makkah, Empat Penyuluh Agama Islam Kemenag Kebumen Dilantik Jadi Kepala KUA

Sebarkan artikel ini
Empat Penyuluh Agama Islam Kemenag Kebumen mengikuti prosesi pelantikan sebagai Kepala KUA secara daring dari hotel di Makkah saat menunaikan ibadah haji. Momen langka ini menjadi catatan sejarah baru bagi Kementerian Agama.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Empat Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan karier mereka. Di tengah pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Makkah, keempatnya resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kamis (4/6/2026).

Momen istimewa tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari hotel tempat mereka menginap di Makkah. Meski berada ribuan kilometer dari Indonesia, prosesi pelantikan tetap berjalan khidmat dan penuh makna.

Empat pejabat yang dilantik yakni Ahmad Fauzi yang sebelumnya bertugas sebagai Penyuluh Agama Islam Ahli Muda di KUA Kecamatan Bonorowo dan kini dipercaya memimpin KUA Kecamatan Padureso. Kemudian Mokhamad Matori, Penyuluh Agama Islam Ahli Madya KUA Kecamatan Karangsambung, yang mendapat amanah sebagai Kepala KUA Kecamatan Sadang.

Selanjutnya, Miftach yang sebelumnya bertugas sebagai Penyuluh Agama Islam Ahli Muda KUA Kecamatan Buluspesantren kini menjabat Kepala KUA Kecamatan Poncowarno. Sementara Achmad Cholid Fikri, Penyuluh Agama Islam Ahli Madya KUA Kecamatan Sruweng, dipercaya memimpin KUA Kecamatan Buayan.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengambilan sumpah jabatan terhadap 108 Kepala KUA dari berbagai daerah di Indonesia yang dipusatkan di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini menjadi implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 24 Tahun 2024 serta Keputusan Menteri Agama Nomor 1644 Tahun 2025 yang membuka kesempatan lebih luas bagi Penyuluh Agama Islam untuk mengemban tugas kepemimpinan di KUA.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan bahwa pelantikan tersebut menjadi tonggak penting dalam transformasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan masyarakat.

“Melalui kesempatan yang sama bagi Penghulu dan Penyuluh Agama Islam untuk memimpin KUA, seluruh fungsi layanan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan proporsional sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Abu Rokhmad, KUA saat ini tidak lagi hanya berperan sebagai lembaga pencatat pernikahan. Fungsinya telah berkembang menjadi pusat layanan keagamaan yang mencakup pembinaan keluarga sakinah, bimbingan perkawinan, layanan kemasjidan, zakat dan wakaf, hisab rukyat, hingga penguatan kehidupan beragama di tengah masyarakat.

“Pelantikan ini menjadi momentum bersejarah menuju era baru KUA sebagai pusat layanan keagamaan,” tegasnya.

Salah satu pejabat yang dilantik, Achmad Cholid Fikri, mengaku bersyukur dapat mengikuti prosesi pelantikan meskipun sedang menjalankan ibadah haji.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian rukun dan wajib haji telah kami selesaikan. Saat pelantikan berlangsung, kami dapat mengikutinya dari hotel di Makkah dengan khidmat. Mohon doa dari masyarakat agar kami mampu mengemban amanah ini dengan baik setelah kembali ke tanah air,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp kepada Humas Kemenag Kebumen.

Ia menegaskan, amanah baru tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, menyambut baik pelantikan empat penyuluh asal Kebumen tersebut. Menurutnya, momen ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Penyuluh Agama Islam memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk menduduki jabatan Kepala KUA.

“Selama ini jabatan Kepala KUA identik dengan penghulu. Kini penyuluh agama Islam juga mendapatkan ruang dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi memimpin KUA. Ini merupakan sejarah baru bagi Kementerian Agama,” kata Anif.

Ia berharap para Kepala KUA yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi pelayanan, memperkuat pembinaan umat, serta menjadikan KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang profesional, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan membawa manfaat bagi umat,” harapnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.