Religi

Perkuat Jam’iyyah NU, Kader Muslimat Sempor Diajak Prioritaskan Pendidikan Ma’arif dan Pesantren

124
×

Perkuat Jam’iyyah NU, Kader Muslimat Sempor Diajak Prioritaskan Pendidikan Ma’arif dan Pesantren

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pengasuh Pondok Pesantren Bilingual Annahdliyah 5 Gombong, Kyai Ma’muri, mengajak kader Muslimat NU Kecamatan Sempor untuk memperkuat Jam’iyyah Nahdlatul Ulama melalui pendidikan. Ajakan tersebut disampaikan saat mengisi pengajian rutin yang diselenggarakan PAC Muslimat NU Sempor di Mushala Chomsatul Azzam, Grumbul Karangwatu, Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, Jumat 5 Juni 2026.

Kegiatan yang dihadiri ratusan kader Muslimat NU itu berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Dalam tausiyahnya yang mengangkat tema keutamaan Bulan Syuro atau Muharram, Kyai Ma’muri menegaskan bahwa pendidikan merupakan warisan paling berharga yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anaknya.

Namun demikian, menurutnya, orang tua harus cermat dalam memilih lembaga pendidikan di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Jangan sampai kita menyekolahkan anak sampai tinggi, berhasil dalam kariernya, tetapi setelah sukses justru lupa kepada orang tua, tidak mau berterima kasih, bahkan tidak mendoakan orang tuanya,” pesan Kyai Ma’muri di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik dan pekerjaan semata, tetapi juga dari akhlak, karakter, serta bakti anak kepada kedua orang tuanya.

Untuk itu, Kyai Ma’muri mengajak seluruh kader Muslimat NU Sempor agar bersama-sama memperkuat Jam’iyyah NU melalui jalur pendidikan dengan memprioritaskan putra-putri mereka bersekolah di lembaga pendidikan di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas.

Menurutnya, pendidikan Ma’arif NU tidak hanya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang menjadi fondasi karakter generasi muda Nahdliyin.

Mengingat di wilayah Kecamatan Sempor saat ini belum tersedia SMA maupun SMK Ma’arif, Kyai Ma’muri memperkenalkan SMK Ma’arif 5 Gombong sebagai salah satu alternatif pendidikan bagi putra-putri kader NU.

Ia menjelaskan bahwa sekolah tersebut memiliki berbagai program unggulan, di antaranya beasiswa pendidikan bagi anak-anak kader NU, kurikulum yang mengintegrasikan kompetensi kejuruan dengan pendidikan keagamaan, serta lingkungan belajar yang islami dan kondusif untuk pembentukan karakter.

“Kita ingin anak-anak kita tidak hanya sukses secara akademik dan profesi, tetapi juga menjadi generasi yang saleh, salehah, berakhlak mulia, dan selalu berbakti kepada orang tua,” ujarnya.

Selain menekankan pentingnya pendidikan, Kyai Ma’muri juga mengajak para orang tua memanfaatkan momentum Bulan Syuro untuk meningkatkan spiritualitas dan memperbanyak doa bagi anak-anak mereka.

Menurutnya, tirakat dan doa orang tua memiliki peran besar dalam membuka jalan kesuksesan anak, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

“Tirakat dan doa orang tua adalah salah satu kunci keberhasilan anak. Karena itu jangan pernah lelah mendoakan putra-putri kita,” tuturnya.

Pada akhir tausiyahnya, Kyai Ma’muri memberikan rekomendasi kepada para kader NU agar mempertimbangkan pendidikan pesantren bagi anak-anak mereka. Menurutnya, lingkungan pesantren menjadi tempat yang efektif untuk menanamkan akhlak, kedisiplinan, serta rasa hormat kepada orang tua dan guru.(K24/Rizky)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.