Pemerintahan

Mentri BUMN Resmikan Sentra Pengolahan Padi Kutowinangun

1909
×

Mentri BUMN Resmikan Sentra Pengolahan Padi Kutowinangun

Sebarkan artikel ini
Foto : Kunjungan Menteri BUMN, Menteri Perdagangan dan Menteri Koperasi dan UMKM

KUTOWINANGUN,Kebumen24.com –  Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan Rice Milling Unit (RMU) atau sentra pengolahan padi modern di Kutowinangun. Erick meresmikan bersama Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki serta didampingi sejumlah pejabat BUMN dan Bupati Arif Sugiyanto. Minggu 23 Mei 2021.

RMU merupakan program kewirausahaan petani yang dibangun sejak era Menteri BUMN Rini Soemarno. Tempat pengolahan padi basah menjadi beras siap konsumsi dengan kapasitas 3 ton per jam itu adalah program corporate social responsibility (CSR) Bank Mandiri dengan PT Pertamina.

Bupati Arif mengatakan, keberadaan RMU pertama di Jawa Tengah ini tidak lain hanyalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Mengingat, masyarakat Kebumen mayoritas adalah petani sehingga RMU dapat meningkatkan kualitas, mutu, harga jual gabah di Kebumen.

Arif mengharapkan, adanya sentra pengolahan padi ini diharapkan berdampak positif untuk petani Kebumen. Lebih jauh, dapat menjadi role model atau ajuan pertanian terpadu di Jawa Tengah. Masyarakat juga akan mendapatkan pelatihan bagi tenaga pengelola RMU.

Foto : Kunjungan Menteri BUMN, Menteri Perdagangan dan Menteri Koperasi dan UMKM

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, pihaknya melihat pendekatan pemberdayaan melalui program mewirausahakan petani ini sangat positif. Kemandirian petani mendapat fokus utama karena Gapoktan akan memperoleh laba dari dari produksi dan operasional PT Mitra Desa Kebumen (MDK)

Tak hanya itu, PT MDK juga akan membantu petani dalam penyediaan bibit padi, pupuk serta pestisida untuk memberantas hama tanaman. Pada tahap pemasaran, PT MDK juga akan membantu proses pengepakan dan pemasaran produk beras hasil panen.

“Kehadiran PT MDK menjadikan pengelolaan hasil tani dari hulu ke hilir dilakukan oleh petani. Lalu peran kami apa? Nah Bank Mandiri memberikan pembinaan dan pendampingan kepada petani bekerja sama dengan PT Mitra Bumdes Nusatara (MBN) sebagai pembina PT MDK dengan melibatkan akademisi. Kami juga membantu proses pembangunan SPBT (Sentra Pengolahan Beras Terpadu) dengan anggaran CSR,” kata Darmawan.

Kunjungan diakhiri dengan dialog antara para menteri, bupati, dengan warga melalui  kegiatan Pertemuan Kelompok Nasabah Permodalan Nasional Madani Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekar) di Desa Tanjungsari Kutowinangun Kebumen. PNM Mekaar sendiri merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usaha. (K24/THR).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.