Oleh Restiana Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Jendral Soedirman 2020
KEBUMEN, Kebumen24.com – Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar hingga ke seluruh penjuru Dunia. Termasuk juga berpengaruh pada aktivitas pelaku bisnis dari berbagai aspek industri dan dituntut harus mampu beradaptasi agar tetap bertahan.
Meski begitu, ada juga beberapa sektor industri yang memiliki peluang dan prospek yang cukup baik untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, di antaranya industri kesehatan, makanan, e-commerce, dan Information & Communication Technology (ICT). Sebagai BUMN yang bergerak di bidang telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjadi satu dari sekian banyak pelaku bisnis ICT yang diharuskan untuk beradaptasi di tengah disrupsi pandemi ini.
Setelah mencanangkan diri untuk bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital (digital telco) sejak tahun lalu, adanya pandemi COVID-19 memberikan ruang akselerasi digital sehingga mengharuskan perusahaan untuk mempercepat upaya transformasi tersebut.
Peluang ini tentunya ditangkap Telkom sebagai sebuah momentum, tidak hanya untuk bertahan memberikan kinerja yang cemerlang tapi juga untuk melahirkan inovasi melalui produk dan layanan digital untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat yang turut mengalami pergeseran.
Pandemi secara tidak langsung mengubah gaya hidup dan kebutuhan, hingga mengakselerasi adopsi digital masyarakat. Di Indonesia sendiri contohnya, demi meminimalisasi penyebaran virus, pemerintah menerapkan kebijakan PSBB sehingga kegiatan aktivitas belajar dan bekerja dilakukan dari rumah.
Kondisi ini menyebabkan pergeseran kebutuhan masyarakat, di mana internet menjadi kebutuhan yang sangat penting saat ini. Telkom melalui infrastruktur, platform, dan layanan digitalnya menangkap peluang ini dan menjadi enabler untuk setiap aktivitas masyarakat di masa pandemi,
Indonesia Digital Home atau disingkat IndiHome adalah salah satu produk layanan dari PT Telekomunikasi Indonesia berupa paket layanan komunikasi dan data seperti telepon rumah (voice), internet (Internet on Fiber atau High Speed Internet), dan layanan televisi interaktif (USee TV Cable, IP TV).
Karena penawaran inilah Telkom memberi label IndiHome sebagai tiga layanan dalam satu paket (3-in-1) karena selain internet, pelanggan juga mendapatkan tayangan TV berbayar dan saluran telepon. Sepanjang masa work from home, layanan IndiHome untuk belajar naik hingga 60%, komunikasi termasuk untuk video call naik hingga 35%, gaming naik jadi 28%, dan e-commerce naik jadi 18%. “Artinya, ada perubahan kebutuhan selama pandemi melanda.
Data tersebut kemudian disikapi dengan membuka akses IndiHome Study secara gratis. Tidak hanya itu, Indihome juga memberikan kuota 50GB gratis. Hasilnya cukup signifikan. Strategi ini berhasil menaikkan penggunaan Indihome Study hingga 2800%,”
Berikut ini strategi yang efektif untuk di lakukan oleh PT Telkom Indonesia:
- Membidik segmentasi pasar untuk kalangan menengah ke atas dan home industry.
- Produk IndiHome yang dibundling dikenal dengan istilah dual play (2P) dan triple play (3P) ini ada dua varian paket, yakni Paket IndiHome FTTH dan IndiHome Non FTTH (untuk yang belum terlayani fiber). Berlangganan IndiHome dapat langsung mendatangi Plaza Telkom atau langsung mendaftarkan pada sales people.
- Harga yang ditawarkan tergantung dari pilihan kebutuhan pelanggan, dengan harga itu pelanggan akan membayar lebih murah dari apa yang didapatkan (bundled product) namun sebaliknya akan terasa mahal jika tidak digunakan secara maksimal
- Untuk promosi produk IndiHome lebih banyak melakukan secara personal selling dengan Door to Door (D2D), juga promosi personal selling secara Open Table (OT) dengan memperkenalkan produk IndiHome melalui stand-stand kecil kepada masyarakat yang dilakukan Sales Marketing PT. Telkom Indonesia.
- Untuk berlangganan IndiHome bisa melalui Sales Avenger IndiHome, mendatangi langsung ke Plaza Telkom
- Cara mendaftar yang mudah dan proses yang cepat membuat pelanggan akan merasa puas dengan pelayanan yang diterimanya.
- Customer Service yang dapat dihubungi 24 jam juga berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pelayanan kepada pelanggan agar selalu loyal menggunakan produk-produk dari PT. Telkom
Di masa pandemi ini, internet menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. IndiHome bahkan melakukan perkuatan infrastruktur, termasuk menaikkan kapasitas menjadi 3000GB dan menghadirkan spot dan area coverage baru sehingga bisa tetap melayani konsumen di masa surveving dan akan semakin kuat pada pasca pandemi.
Saat ini, pembayaran tagihan IndiHome dapat dilakukan melalui berbagai moda baik online maupun offline. Untuk pembayaran offline dapat dilakukan melalui pembayaran via, ATM, autodebit rekening, kartu kredit serta pembayaran tunai di Loket Pembayaran Bank, Plasa Telkom, Kopegtel, Alfamart, Alfamidi, Pegadaian, Indomaret, Bright Food and Drink, dan Kantor Pos.
Sementara untuk pembayaran secara online dapat melalui internet banking, mobile banking, phone banking/call center bank, SMS banking dan tentunya melalui aplikasi myIndiHome.Di Indonesia, digitalisasi menjadi hal yang sangat besar manfaatnya dalam mendukung beragam aktivitas.
Untuk itu, Telkom hendaknya selalu berupaya untuk hadir di setiap aspek kehidupan masyarakat dan mendukung kebutuhannya. Meski di tengah pandemi, dengan kerja keras dan semangat untuk terus berinovasi, diherharapkan dapat terus menjaga momentum perusahaan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan negara melalui kinerja produk dan layanan terbaik demi mendukung digitalisasi Indonesia IndiHome yang selalu mengedepankan kepentingan dari pelanggan dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan hingga produknya agar dapat mewujudkan masyarakat digital serta menghapus kesenjangan digital di Indonesia.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















