KEBUMEN, Kebumen24.com – Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto berencana akan menyiapkan 10 Unit Mobil bagi pemerintah Desa yang memiliki etos kerja atau budaya kerja yang baik. Disisi lain tentu harius bisa menunjukan dengan konsep pengembangan desa, agar masyarakat bisa hidup lebih aman, tentram, dan sejahtera.
Untuk itu, ke depan Arif berencana akan membuat perlombaan bagi pemerintah desa, dalam hal ini kepala desa yang berhasil menunjukan kinerja terbaiknya. Yakni mereka yang mampu mengembangkan, dan memajukan desanya dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat.
Dari perlombaan tersebut, Arif juga akan menyiapkan para ahli yang akan menilai dan bagi desa yang berhasil menjadi juara maka berhak mendapatkan mobil. Hadiah diberikan dari Pemkab sebagai bentuk awards atau penghargaan kepada kepala desa atau pemerintah desa atas dedikasi dan kinerjanya dalam mengembangkan wilayah masing-masing.
“Ke depan kita akan memperlombakan desa-desa yang pemerintahannya baik. Kita siapkan 10 mobil yang menjadi magnet dalam pemerintahan itu untuk diperlombakan. Jadi nanti ada beberapa kriteria yang nanti akan dikaji oleh Dispermades P3A, Bapeda, kita juga akan kerjasama dengan universitas untuk penilaiannya,” ujar Arif disela sela kegiatan silaturahmi dan ngobrol santai bersama Forkompimcam Puring, dan Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Puring di Resto Bossanova Depan Pintu Masuk Pantai Suwuk, Puring, Selasa 5 Januari 2021.
Adapaun katagori perlombaanya akan dikaji Dispermades P3A, dan Bapeda. Namun Arif menjelaskan, bisa jadi katagorinya menyangkut pemerintahannya, kemiskinan, serta inovasi atau kreativitas pemerintah desa dalam hal meningkatkan ekonomi warganya.
“Kreativitasnya di sini bagaimana bisa mengangkat drajat ekonomi di desa mereka, memiliki ide ekonomi apa? pelaksanaanya seperti apa? Sehingga ke depan penguatannya lebih cepat,” jelas Arif yang telah terpilih sebagai calon bupati Kebumen dalam Pilkada 9 Desember 2020 kemarin.
Selain itu, Arif secara pribadi nantinya juga akan membuat lomba untuk masyarakat yang mampu menemukan adanya dugaan korupsi di lingkup pemerintah desa sampai kabupaten. Bagi siapa pun yang berhasil menemukan indikasi adanya korupsi sampai bisa dibuktikan di penggadilan, maka ia secara pribadi akan memberikan hadiah kepada masyarakat yang menemukan.
“Nanti itu itu program dari saya pribadi, nanti akan kita komunikasikan dengan wakil bupati supaya ada reward bagi masyarakat yang mampu menemukan tindak pidana korupsi dengan nominal tertentu, dilaporkan dan bisa terbukti di pengadilan,” jelasnya.
Untuk hadiahnya, Arif mengaku masih belum bisa mengungkapkan sekarang. Hal itu dikranakan lomba ini berbeda dengan lomba untuk pemerintah desa.
“Hadiahnya tentu cukup siginifikan nanti,”tandas Arif.(K24/THR).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















