AYAH, Kebumen24.com – Kabupaten kebumen mendapatkan bantuan berupa bengkel nelayan dari kementerian kelautan dan perikanan (KKP) RI melalui balai pelatihan dan penyuluhan perikanan (BP3) Tegal. Bengkel nelayan yang diberi nama SUBUR MARINE ini terletak di desa pasir Kecamatan Ayah.
Peresmian bengkel nelayan tersebut dilakukan pada selasa 08 Desember 2020, ditandai dengan penandatanganan surat serah terima bengkel dari BP3 Tegal kepada Dinas Kelautan dan Perikanan (dinlutkan) Kab Kebumen.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Pusat Pelatihan Dan Penyuluhan Kelautan Perikanan Dr. Liliy Apriliya Pregiwati S.Pi M.Si, Kepala BP3 Tegal Moch. Muhlisin A.Pi MP, Plt Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanana Kabupaten Kebumen Ir. Masagus Herunoto M.Si, para penyuluh perikanan, serta kelompok usaha bersama Desa Pasir Kecamatan Ayah.
Kepala Pusat Pelatihan Dan Penyuluhan Kelautan Perikanan Liliy Apriliya Pregiwati menjelaskan bantuan bengkel nelayan tersebut sebagai upaya mengurangi risiko perahu mengalami kerusakan mesin saat di laut. Liliy menyampaikan latar belakang bantuan tersebut, karena banyak nelayan yang belum menyadari pentingnya perawatan perahu, sehingga berakibat terjadinya kerusakan saat di laut, dan tak jarang mengakibatkan terjadinya kecelakaan laut. Untuk itu liliy berharap dengan adanya bengkel nelayan, para nelayan Di Desa Pasir khususnya merawat perahu secara rutin agar tidak terjadi mogok saat melaut.
“Selama ini banyak nelayan yang belum menyadari pentingnya perawatan perahu, sehingga berakibat terjadinya kerusakan saat di laut, bahkan mengakibatkan kecelakaan laut. Dengaaan adanya ini para nelayan bisa merawat perahu secara rutin agar tidak terjadi mogok saat melaut”, kata Lily.
Sementara itu, Kepala BP3 Tegal Moch. Muhlisin menjelaskan di bengkel Subur Marine itu memiliki 7 teknisi yang telah diberikan pelatihan khusus. Inovasi bengkel ini telah berstandar, baik tata letak, perawatan dan biaya, sehingga nelayan mendapatkan kepastian dalam melakukan perawatan mesin. Dengan bengkel ini, muhlisin berharap nelayan dapat melakukan perawatan mesin secara berkala. Untuk alur proses pekerjaan yakni penerimaan, pengecekan kondisi mesin, proses pengerjaan, uji coba, dan terakhir serah terima.
“ Di bengkel ini ada 7 teknisi yang telah mendapatkan pelatihan khusus, bengkel ini pun telah berstandar, baik tata letak, perawatan dan biaya, sehingga nelayan mendapatkan kepastian dalam melakukan perawatan mesin”, imbuhnya.
Keberadaan Bengkel Nelayan Di Desa Pasir Kecamatan Ayah disambut baik Pemkab Kebumen Melalui Dinlutkan Kabupaten Kebumen, Plt Dinlutkan Masagus menyampaikan bantuan tersebut sangat membantu nelayan dalam perawatan mesin perahu. Pasalnya sebelum adanya bengkel nelayan di desa pasir, para nelayan harus pergi keluar kabupaten untuk melakukan perbaikan. Ia berharap bengkel nelayan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
“Kami sangat berterimakasih sekali, pada tahun 2020 ini ada sekitar 60an perahu yang mengalami kerusakan atau mogok di laut. Selamaini peralatan atau maintenence belum ada, jadi jika rusak nelayan harus ke Cilacap atau ke kabupaten lain”, jelasnya.(K24/ARTA).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















