KARANGANYAR, Kebumen24.com – Adanya bencana banjir di beberapa titik yang di akibatkan jebolnya tanggul membuat Tim Gabungan Penanggulangan Bencana bergegas untuk mengatis musibah tersebut. Akan tetapi sulitnya akses jalan menjadi kendala untuk mendatangkan alat berat untuk menambal tanggul yang jebol.
Seperti terpantau di Desa Madureja Kecamatan Puring dan Kelurahan Jatiluhur Kecamatan Karanganyar, Senin 26 Oktober 2020 sore kemarin. Genangan air masuk ke pemukiman warga. BPBD Kabupaten Kebumen bersama unsur terkait melakukan berkoordinasi untuk melakukan upaya penanggulangan banjir termasuk masalah lokasi pengungsian dan logistik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kebumen Salam mengatakan tim penagananan bencana akan menurunkan alat berat untuk perbaikan tanggul, akan tetapi karena sulitnya akses jalan yang dilalui untuk menuju lokasi dan intensitas curah hujan yang masih tinggi. Untuk itu sementara warga diminta melakukan bergotong memasang trucuk dengan mmenggunakan bambu.
“Untuk upaya penanganan kami akan segera mengirimkan alat berat untuk perbaikan, akan tetapi semntara waktu warga diharap memasang trucuk menggunakan bambu untuk menambal tanggul”, Kata Salam.
Masyarkat disikitaran sungai diharap selalu waspada, dan memantau tanggul- tanggul, apabila ada tanggul yang sudah menglami tanda-tanda kerusakan untuk segera melapor untuk segera ditangani agar banjir serupa tidak terjadi.
“Masyarakat dimohon untuk tetap waspada dan segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya termasuk kondisi tanggul sunga, agar segera kami atasi”, imbunhya.(K24/ARTA).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















