KEBUMEN, Kebumen24.com – Maraknya wabah virus covid 19 berdampak pada semua aspek mkehidupan salah satunya ekonomi. Hal itu dikarnakan pembatasan hubungan sosial masyarakat harus dibatasi. Namun jika terlalu bebas, dapat berdampak buruk pada penularan virus corona.
Untuk itu diperlukan adanya kegiatan masyarakat, dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan. Meski begitu, kegiatan masyarakat juga tetap harus dibatasi agar penularan virus corona tidakn meluas.
Hal inilah yang tegaskan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, saat jumpa pers di ruang transit Pendopo Bupati, Senin 12 Oktober 2020.
“Kegiatan harus seimbang, bebas tapi terukur, dan harus mematuhi protokol kesehatan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, bahwa beberapa waktu lalu, para pengusaha wedding telah menyampaikan keluh kesahnya terhadap sepinya order. Untuk itu dinilai penting mencari jalan tengah agar persoalan tersebut dapat dipecahkan.
“Sebagai pemerintah kita harus mau mendengarkan keluh kesah masyarakatnya dan memberikan solusinya,’’imbuhnya.
Bupati menjelaskan, di Kabupaten Kebumen terdapat beberapa zona kecamatan maupun desa yang mempunyai zona masing-masing. Untuk itu bagi yang zona hijau boleh melaksanakan kegiatan, seperti resepsi dan lainnya. Namun jika zona merah maka belum diijinkan.
‘’ Hanya khusus zona hijau yang boleh menyelenggarakan kegiatan seperti pesat dan lain lain. Tentunya harus kordinasi dulu dengan pemerintah setempat,” ungkapnya.
Untuk mengetahui status wilayah desa, tentunya adalah kepala desa dan camat. Sehingga saat hendak melaksanakan kegiatan harus mendapatkan ijin dari desa dan kecamatan. Dalam hal ini koordinasi forkopimcam dan forkopimda juga harus terjadi dengan baik.
“Komunikasi dan koordinasi sangat penting,’’terangnya.
Diakuinya, selama ini Bupati banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat. Baik Pedagang maupun pengusaha karna sepinya penghasilan. Belum lagi para dalang dan kyai juga mengeluhkan hal yang sama. Untuk itu harus ada jalan tengah, bagaimana agar kegiatan perekonomian tetap berjalan, namun angka penularan corona dapat ditekan.
“Dalam penanganan covid pemerintah satu suara, ini baik dari presiden, gubernur, bupati, camat dan kades. Program jogo tonggo juga merupakan kepanjangan dari gugus tugas. Marilah bersama bersatu dalam menghadapi wabah corona,” tutupnya. (K24/THR)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















