Ekonomi

Warga Kebumen Geluti Usaha Topi Koboy

2410
×

Warga Kebumen Geluti Usaha Topi Koboy

Sebarkan artikel ini
FOTO PENGUSAHA TOPI

KEBUMEN, Kebumen24.com – Bermodal ketekunan, Muhamad Ghufron (55) warga Desa Bandung RT 04 RW 03 Kecamatan/Kabupaten Kebumen sukses menggeluti usaha pembuatan Topi Laken atau yang biasa dikenal dengan Topi Koboy. Usaha yang telah ditekuni sejak tahun 2016 ini sudah dikenal hingga luar kota.

 

Ghufron mengatakan awalnya dirinya memproduksi topi boni atau topi pramuka, akan tetapi karena banyak yang membuat produk seruoa dirinya merasa sulit mengembangkan usahanya. Akhirnya beralih membuat topi koboy sampai saat ini dan semua proses produksi ia kerjakan sendiri. Dalam sehari ia mampu memproduksi sekitar 5 kodi. Untuk harganya sendiri mulai dari 30-50 ribu rupiah.

 

“Awalnya produksi topi boni atau topi pramuka tapi dirasa sulit berkembang karena banyak yang produksi jadi akhirnya beralih membut topi koboy sperti ini”, Kata Ghufron Rabu 17 September 2020.

 

Seiring berjalannya waktu kini pelanggannya tersebar di berbagai kota seperti Malang, Madiun, Jember, Lampung hingga Makasar. Namun, semenjak adanya pandemi Covid-19 berdampak secara langsung terhadap keberlangsungan usahanya, pasalnya pelanggannya sindiri kebanyakan merupakan pedagang di obyek wisata sehingga dengan ditutupnya obyek wisata menjadikan omsetnya menurun hingga 75 persen.

 

“Ya terdampak pastinya mas, pelanggan kita kebanyakan para pedagang di obyek wisata, karena obyek wisata banyak yang tutup jadi ada penurunan”, imbuhnya. (K24/Arta)

 

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com