Lingkungan HidupPERISTIWA

Dugaan Kasus Perselingkuhan Sekdes Candi Dengan Bidan, Warga Geruduk Kantor Desa

8257
×

Dugaan Kasus Perselingkuhan Sekdes Candi Dengan Bidan, Warga Geruduk Kantor Desa

Sebarkan artikel ini
FOTO MEDIASI WARGA DI DESA CANDI KARANGANYAR

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Setelah Desa Adimulyo Kecamatan Adilmulyo, dugaan asus perselingkuhan di lingkungan pemerintah Desa kembali terjadi di Kabupaten berslogan beriman ini. Kali ini seorang perangkat Desa Candi Kecamatan Karanganyar diduga telah melukan perselingkuhan dengan mantan bidan desa setempat.

 

Hal itu lantas membuat ratusan warga desa setempat geram. Kumudian mereka berbondong bondong mendatangi Kantor Desa. Kedatangan warga pada Juma’t 03 Juli 2020 itu lantaran sekretaris desa justru enggan meninggalkan jabatan padahal sebelumnya sudah membuat surat pengunduran diri.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dugaan perselingkuhan yang dilakukan sekretaris desa berinisial KR dan Mantan Bidan DH itu, telah lama beredar di masyarakat. Namun kembali mencuat saat keduanya diketahui sedang berduaan di dalam rumah salah satu warga dan dimana penghuni rumah tengah pergi.

 

Dengan mencuatnya kasus tersebut kemudian warga menyampaikan aspirasi kepada Badan Permusyawarahan Desa (BPD) untuk klarifikasi 28 Juni 2020. Meski saat itu sekretaris desa telah membuat surat pernyataan pengunduran diri bermaterai. Namun beberapa waktu berselang sekretaris desa justru enggan meninggalkan jabatannya yang akhirnya memicu warga bereaksi.

 

Ketua Karangtaruna Desa Candi, Heksa mengungkapkan, kedatangan masyarakat, untuk mempertanyakan proses pemberhentian sekretaris desa tersebut. Selain itu dirinya juga menyayangkan adanya kejadian yang melibatkan perangkat desa dan mantan bidan desa itu.

 

“Ini merupakan kemauan warga seluruhnya, karena menginginkan pemberhentian sekretaris desa sesuai prosedur yang ada,” katanya.

 

Sementara itu Kepala Desa Candi, Sadi mengaku sudah melakukan langkah terbaik dalam mengupayakan penyelesaian perkara. Dirinya pun memberikan pembinaan kepada sekretaris desa dan melindungi yang bersangkutan dari kemarahan warga. Namun demikian, pihak sekretaris desa sendiri yang berubah keputusan setelah sempat menyatakan mundur dari jabatan.

 

“Setelah ini kami akan menerbitkan surat keputusan pengunduran diri sekretaris desa. Ia berharap masyarakat dapat menjaga kondusifitas dan kejadian ini menjadi pembelajaran perangkat desa agar tidak terulang,” ucapnya.

 

Mengenai hal tersebut, Sekretaris Desa Candi saat hadir dalam pertemuan tersebut, tidak memberikan komentar ketika dimintai tanggapan oleh para awak media. (K24/ARTA)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.