KEBUMEN, Kebumen24.com – Pada umumnya, limbah plastik biasanya hanya dibuang begitu saja. Namun, berbeda halnya ditangan Sumedi (60) warga Desa Karangsari RT 03 RW 05, Kecamatan Kebumen. Limbah plastik justru diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Pria yang akrap di sapa Mbah Sumedi ini mengaku, usaha ini berawal saat dirinya tanpa sengaja membakar tumpukan sampah. Kemudian ia mencoba untuk membentuk Abstrak dari cairan yang dihasilkan oleh pembakaran limbah karung plastik tersebut. Setelah itu, ternyata hasilnya bagus, dan akhirnya mencoba untuk membuat bentuk-bentuk yang lain.
‘’ Awalnya saya iseng coba coba membakar karung plastik, terus yang meleleh saya bentuk berbagai jenis rupa. Dan ternyata bagus, kemudian saya kembangkan sampai jadi usaha seperti sekarang ini,’’ucapnya saat ditemui di rumahnya, Selasa 28 Juli 2020.

Adapun limbah karung plastik tersebut didapat dari pabrik dan toko kelontongan. Sedangkan untuk proses pembuatannya terbilang cukup mudah. Dimulai dari proses pembakaran lalu cairan yang meleleh dibentuk berbagai macam barang, seperti aquarium mini, kursi meja, miniatur jembatan, pohon kelapa, rumah-rumahan, bonsai, dan lain lain. Setelah itu baru diberi hiasan dan di cat, kemudian siap dipasarkan.
‘’ Pembuatanya nggak begitu sulit, hanya sedikit butuh ketelatenan saja,’’ujarnya.
Mbah sumedi mengatakan, untuk pemasaran biasanya konsumen datang sendiri ke rumah dengan harag yang relatif murah. yakni berkisar Rp 3000 sampai Rp 30.000, dan 300 ribu untuk jenis aquarium. Sedangkan untuk proses pengerjaannya, kini ia dibantu oleh istri dan anggota keluarganya. Diakuinya, usaha yang ia rintias sejak 28 tahun yang lalu ini cukup membantu perekonomianya.
‘’ Alhamdulilah sampai sekarang usaha ini cukup diminati pembeli,’’imbuhnya.

Sementara itu, Kepela Desa Karangsari Endarta saat meinjau usaha warganya tersebut mengatakan sangat kagum dan mengapresiasi. Untuk itu, pihaknya akan selalu mendorong dan mendukung setiap warganya yang memiliki keinginan berwirausaha.
‘’ Kami juga telah berkomunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan UMKM untuk membantu mengadakan pelatihan bagi masyarakat yang benar benar meiliki kemandirian ingin berwirausaha,’’ungkap Kades.

Hal senada juga di sampaikan Kanit Binmas Polsek Kebumen dan sekaligus pembina desa Karangsari Aipda Kurnia Setyo Julianto. Menurutnya, dengan semakin banyaknya warga masyarakat yang kreatif, maka diharapkan dapat tercipta ketertiban masyarakat yang kondusif.
‘’ Semakin banyak warga bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, maka kriminalitas pasti akan berkurang dan kondusifitas di masyarakat juga akan terjaga,’’ujarnya. (K24/IMAM/ZETTY PKL).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















