PilkadaPolitik

Coklit Serentak Jelang Pilkada Kebumen, Warga Tak Perlu Cemas, Semua Petugas Sudah Jalani Rapid Test

1622
×

Coklit Serentak Jelang Pilkada Kebumen, Warga Tak Perlu Cemas, Semua Petugas Sudah Jalani Rapid Test

Sebarkan artikel ini
FOTO PENYERAHAN DATA COKLIT

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka mewujudkan pemilihan yang demokratis dan terjaminnya hak suara warga negara yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih. KPU Kabupaten Kebumen mulai melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk pilkada 2020.

 

Coklit tersebut dilakukan oleh para Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dengan mendatangi rumah pemilih untuk mendata dan menempelkan stiker tanda coklit. tak terkecuali, para pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen. Salah satunya Wakil Bupati H. Arif Sugiyanto.

 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan Sabtu 18 juli 2020 itu, petugas coklit didampingi Ketua KPU Yulianto dan para Komisioner, serta Ketua Bawaslu Arif Supriyanto. Coklit juga dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, face shield maupun sarung tangan.

 

FOTO PETUGAS MENEMPELKAN STIKER TANDA COKLIT

Ketua KPU Kebumen menjelaskan, kegiatan coklit serentak ini dilaksanakan mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020, dengan menyasar sebanyak 1.062.536 warga kebumen yang masuk dalam daftar bahan coklit.

 

Adapun untuk simbolisnya, coklit serentak ini dilakukan dengan mencoklit 5 (lima) pejabat publik, yaitu Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD dan Ketua MUI serta 3 (tiga) orang tokoh masyarakat di tingkat TPS, sesuai wilayah masing-masing. Selanjutnya, dari hasil kegiatan coklit ini nantinya akan direkapitulasi dan diujipublikkan sebelum ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (dpt) yang dijadwalkan pada 9-16 oktober 2020 mendatang.

 

KPU berharap dengan Gerakan Coklit Serentak (GCS) ini akan terbangun informasi dan sosialisasi yang masif demi suksesnya pilbup kebumen 2020, sehingga teruwjud Pemilu Resik Kebumen Apik. Untuk itu masyarakat diminta turut aktif menyukseskan kegiatan coklit ini dengan menyediakan waktu dan data yang dibutuhkan oleh petugas PPDP.

 

‘’ Kami imbau masyarakat tidak perlu cemas saat petugas Coklit datang ke rumah. Karna kami sebelumnya, seluruh petugas PPDP telah menjalani rapid test dan dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai,’’ujar Yulianto.

 

FOTO BERSAMA WAKIL BUPATI KEBUMEN KEGIATAN COKLIT

Terkait mekanisme pada pilkada di tengah pandemi COVID-19, Yulianto menambahkan, bahwa mengalami sedikit perubahan, salah satunya kewajiban melaksanakan protokol kesehatan. Seperti jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang semula 2250 TPS bertambah menjadi 3155 TPS, termasuk bilik suaranya. Selain itu jumlah pemilih di setiap TPS juga dibatasi, dari yang semula 800 orang per TPS menjadi 500 orang per TPS. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.

 

“Ada penambahan TPS untuk Pilkada tahun ini, namun semuanya sudah siap,” ucapnya.

 

Lebih lanjut dikatakanya, penambahan TPS tersebut juga diikuti dengan penambahan jumlah KPPS dan honornya. Selain itu, jumlah petugas TPS juga ditambah untuk membantu pelaksanaan protokol kesehatan. Selanjutnya tambahan anggaran juga telah dialokasikan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar kesehatan yang diatur dalam protokol Covid-19.

 

 ‘’ Semuanya sudah siap tinggal nunggu proses pelaksanaan saja,”imbuh Yulianto.

 

Seperti diketahui, sebelumnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen akan digelar pada 23 September 2020. Namun, akibat wabah Covid-19,  penyelenggaran Pilkada akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang. (K24/THR)

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com