Ekonomi

Imbas Corona, Ekspor Jenitri Berhenti Total

3267
×

Imbas Corona, Ekspor Jenitri Berhenti Total

Sebarkan artikel ini
FOTO PUJI TATAO SEDANG MENUNJUKAN HASIL KRAYA JENITRINYA

KEBUMEN, Kebumen24.com – Adanya pendemi corona benar benar berimbas pada berbagai aspeek perekonomian masyarakat. Tak terkecuali bagi perajin Jenitri di Kebumen. Dimana, hasil kerajinan Dimana, hasil kerajinan biji jenitri yang biasanya di ekspor ke berbagai Negara, kini hanya dipasarkan di seputaran lokal saja.

 

Seperti diutarakan Fuji Wahayono, salah satu perajin Jenitri yang beralamat di jalan tentara pelajar gang Srandil No 86 RT 01 RW 01 Desa Kewedusan Kebumen. dirinya mengaku sudah enam bulan tidak bisa ekspor hasil produksinya. Padahal Pasar ekspor cukup menjadi andalan dan tulang punggung hasil kerajinan Biji Jenitrinya.

 

“Sejak ada virus corona atau covid 19, Ekspor utama seperti Negara India, Nepal dan China dihentikan dan pasaran jadi sepi,’’ujarnya.

 

FOTO WAWNCARA DENGAN PUJI

Fuji mengatakan, sebelum adanya wabah covid 19, ia selalu rutin dalam 45 hari sekali mengirim hasil kerajinannya keluar negeri. Barang barang yang ia kirim seperti Topi, Tas, Matras dan Mahkota ke 3 negara seperti India, Nepal dan China.

 

‘’ Biasanya saya selalu rutin kirim ke 3 negara tersebut. Disana biji jenitri sangat laku karna digunakan untuk sarana peribadatan utama. Akan tetapi semenjak adanaya wabah covid 19 louckdown dan menyebabkan pusat perekonomian dan bisnis harus berhenti,’’imbuhnya.

 

FOTO PELIPUTAN PENGUSAHA JENITRI

Untuk mengatasi lesunya pasar ekspor, Fuji tetap berproduksi untuk memenuhi permintaan local yang hampir merata ke seluruh Indonesia. Meski begitu kebanyakan hanya memesan Aksesoris Gelang dan kalung yang jumlahnya tidak begitu besar.

 

“ Produksi kecil kecilan saja untuk memenuhi pasar local seperti gelang dan kalung,” pungkas Fuji. (K24/IMAM/ZETTY PKL)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com