KesehatanPemerintahanSOSIALWisata

Mulai Bulan Juli, Seluruh Tempat Wisata di Kebumen Akan Kembali Dibuka

3005
×

Mulai Bulan Juli, Seluruh Tempat Wisata di Kebumen Akan Kembali Dibuka

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA WAKIL BUPATI DI JALAN SADANG

SADANG, Kebumen24.com – Mulai bulan Juli mendatang, Pemerintah Kabupaten Kebumen akan kembali membuka seluruh tempat wisata yang ada di Kebumen. Kendati begitu pihak pengelola Wisata tetap diminta memenuhi standar protokol kesehatan yang di intruksikan Pemerintah.

 

Hal itu, disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugianto usai pemantauan kegiatan rapid test di pasar Pucangan di Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Kamis, 4 Juni 2020.

 

‘’ Sebelum pembukaan tempat wisata akan kita dilakukan simulasi terlebih dahulu agar penerapan Protokel kesehatan nantinya bisa berjalan dengan baik,’’ungkap Wabup, didampingi Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiyono beserta pejabt pemkab lainya.

 

Selain itu, kata Wabup, Pemkab juga akan menggelar rapat dengan para pengelola wisata pada 11 Juni mendatang. Hal tersebut dilakukan guna memberikan pengarahan kepada pelaku usaha untuk memenuhi sejumlah aturan dalam penerapan protokol kesehatan covid 19.

 

” Seluruh pengelola wisata akan kita berikan pengarahan terlebih dahulu mengenai peraturan yang harus di patuhi di era New Normal ini,’’ imbuh Wakil Bupati.

 

FOTO WAKIL BUPATI SEDANG MENINJAU KEGIATAN RAPID TES DI SADANG

Sementara itu, Kepala Disporawisata Kebumen mengatakan, sebelum dibukanya tempat wisata, nantinya  ada sejumlah SOP dari provinsi yang akan dijadikan acuan dan panduan bagi setiap tempat wisata. Salah satunya 2 tempat wisata yaitu Pantai Suwuk dan Goa Jatijajar untuk dijadikan pilot projek.

 

” Seluruh tempat wisata harus mengikuti aturan dari pemerintah,’’ujar Azam Fathoni.

 

Lebih lanjut dikatakan Azam, bagi setiap tempat wisata juga harus mengajukan izin terlebih dahulu kepada Bupati yang sekaligus ketua gugus pencegahan covid 19 di Kebumen. Setelah itu Pemkab Kebumen akan melakukan pengecekan infrastruktur untuk penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, seperti pengunjung harus mengenakan masker, tersedianya alat pengukur suhu atau termometer dibsetiap pintu masuk wisata, serta menyediakan tempat cuci tangan bagi para pengunjung.

 

” Sebelum dibuka, Ada yang harus diketahui oleh para pengelaola wisata, yaitu membujat surat izin ke Bupati,”pungkas Azam. (K-24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com