Kesehatan

PKU Muhammadiyah Gombong Kebut Fasilitas Layanan Kuratif Covid-19

2449
×

PKU Muhammadiyah Gombong Kebut Fasilitas Layanan Kuratif Covid-19

Sebarkan artikel ini
FOTO SAAT PROSES PENGERJAAN GEDUNG

GOMBONG, Kebumen24.com- Sebagai upaya pengendalian virus corona atau Covid-19, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong tengah mempercepat pembangunan fasilitas layanan kuratif Covid-19. Sejauh ini progres pembangunan telah mencapai 80 persen dan dijadwalkan segera beroperasi pada pertengahan Juni mendatang.

 

Ketua Gugus Tugas Covid-19 PKU Muhammadiyah Gombong, dr Eva Delsi SpEM menyampaikan, bangunan di atas lahan seluas sekitar seribu meter persegi itu rencananya akan difungsikan sebagai layanan isolasi pasien, baik PDP maupun terkonfirmasi positif serta diperuntukan fasilitas observasi penanganan Covid-19.

 

“Saat ini kita kebut terus karena tinggal finishing seperti pengecatan dan vinyl, juga termasuk pemenuhan sarpras kita sudah pesan,” ucapnya, Selasa, 19 Mei 2020.

 

Satu hal yang melatar belakangi pembangunan fasilitas layanan kuratif Covid-19, jelas Eva, yakni trend peningkatan jumlah pasien Covid-19 terus mengalami lonjakan. Sementara PKU Muhammadiyah sendiri saat ini hanya mampu menampung tujuh pasien.

 

“PKU Muhammadiyah Gombong memiliki tujuh ruang isolasi penanganan khusus Covid-19. Sebagai langkah antisipasi penanganan kalau ada ledakan pasien,” tuturnya.

 

Kedepan, kata Eva, dalam penanganan Covid-19 RS PKU Muhammadiyah Gombong tidak berjalan sendiri melainkan akan bekerjasama dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kebumen melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).

 

 “Intinya kita sebagai tempat pelayanan kuratif bersinergi dalam menghadapi Covid-19 dengan MCCC. Segala urusan urusan tentang covid kita pusatkan di MCCC,”jelasnya.

 

Pada kesempatan sama, dr Miftahudin selaku Manager Pelayanan Medis didampingi Petugas Pencegahan Pengendalian Infeksi (PPI) RS PKU Muhammadiyah Gombong Rahayu Astuti menyampaikan, pihaknya memastikan bahwa sebelum beroperasi bangunan telah memenuhi standar Kementerian Kesehatan RI.

 

“Ruangan memenuhi standar kemenkes dari desain bangunan, kamar seperti apa kita ikuti regulasi. Prases rekom kita sesuaikan tata kelola khususnya infeksi dari Kemenkes,” paparnya.

 

Dari pantauan Kebumen24, para pekerja sedang beradu waktu agar bangunan dua lantai itu segera terselesaikan. Adapun keberadaan fasilitas layanan kuratif Covid-19 ini terpisah jauh oleh bangunan layanan pasien regular. Dirancang demikian agar tidak terjadi kontak langsung dengan pasien selain Covid-19 yang berpotensi sebagai sumber penularan.

 

” Kita usahakan terpisah dengan pasien reguler kebetulan tempatnya memenuhi standar. Lantai satu bisa menampung sekitar 33 pasien itu bisa kita tambah tergantung kebutuhan,” kata dia.

 

Dijelaskan, bangunan tersebut akan dilengkapi fasilitas penunjang medis seperti ruang ICU, Rontgen dan hemodialisa. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya telah selesai pengadaan peralatan laboratorium pemeriksaan Swab.

 

“Jadi tidak perlu jauh ke Jogja, Ruangan swab kita ada. Kita sudah SPK tinggal nunggu ngirim kesini karena inden barangnya,” pungkasnya. (K24/Hfd)

 

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.