SOSIAL

Wujudkan Kabupaten Inklusif, Sedulur Disabilitas Kebumen Sambangi Kaum Difabel di Lima Kecamatan

1610
×

Wujudkan Kabupaten Inklusif, Sedulur Disabilitas Kebumen Sambangi Kaum Difabel di Lima Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Foto Penyerahan Bantuan

KEBUMEN, Kebumen24.com- Kepedulian terhadap masyarakat terdampak Covid-19 tidak hanya dirasakan dari kalangan masyarakat pada umumnya melainkan juga bagi kaum difabel. Sebagai implementasi Kabupaten Inklusif yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu, para penyandang disabilitas dan sejumlah relawan yang tergabung dalam Sedulur Disabilitas Kebumen (SDK) pun turut tergerak hatinya untuk berbagi antar sesama.

 

Koordinator SDK Hardi Nugroho menyampaikan, gerakan berbagi sesama kaum difabel tersebut merupakan bentuk dukungan agar mereka tetap semangat dalam menjalani hidup meski ditengah pandemi Covid-19.

 

“Ini salah satu upaya kami untuk memberikan support dan bisa saling bercengkerama dengan sedulur kami yang menyandang disabilitas,” ucapnya, sebelum pemberangkatan distribusi bantuan di depan Pendopo Bupati Kebumen, Rabu, 20 Mei 2020.

 

Disebutkan, bantuan berupa sembako sedikitnya 170 paket itu menyasar di lima Kecamatan yakni, Buayan, Klirong, Ambal, Alian dan Karanggayam. Adapun pemberangkatan rombongan SDK dilepas secara simbolis oleh Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz.

 

“Akan kita bagikan di lima Kecamatan. Hari ini kali kedua dimana sebelumnya pada Minggu juga sudah kita bagikan sekitar 130 paket,” jelasnya.

 

Ia berharap, langkah kecil SDK yang sudah berjalan selama dua tahun ini dapat meringankan beban penyandang disabilitas yang juga sedang bersama berjuang melawan Covid-19.

 

“Sahabat Disabilitas Kebumen suah dua tahun. Semoga dapat bermanfaat dan elemen lain turut serta dalam hal yang sama,” imbuh Hardi.

 

Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz dalam sambutannya menyampaikan, Salah satu tolak ukur keberhasilan implementasi Kabupaten Inklusif tidak hanya datang dari lingkungan Pemkab saja. Melainkan butuh banyak pihak untuk bersama mewujudkan itu.

 

“Kebumen telah mendeklarasikan Kabupaten Inklusif, jadi sudah tidak boleh membedakan karena setiap masyarakat memiliki hak yang sama,” terang Yazid.

 

Ia pun berterimakasih kepada SDK karena selama ini telah memikirkan keberadaan kaum disabilitas di Kebumen.

 

“Saya atas nama Pemkab mengucapkan terimakasih dan tolong sampaikan salam kami kepada mereka semoga terus semangat bekerja dan belajara agar mereka hidup sejajar dengan masyarakat lain,” tutupnya. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com