HukumPERISTIWA

Ndableg, Sekelompok Pemuda di Petanahan Dibubarkan Paksa Polisi

893
×

Ndableg, Sekelompok Pemuda di Petanahan Dibubarkan Paksa Polisi

Sebarkan artikel ini

PETANAHAN, Kebumen24.com – Di saat semua orang lebih memilih berdiam diri di rumah di tengah pandemi Corona, agar tidak tertular maupun menularkan ke orang lain, pemuda warga Desa Kewangunan Kecamatan Petanahan ini justru sebaliknya. Bahkan, sekelompok pemuda ini seolah menantang virus Corona dengan tetap bermain burung merpati tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatannya.
Sifat seolah masa bodoh ini sangat berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain. Padahal Pemerintah sudah mengimbau kepada seluruh masyarkat untuk menerapkan pola social distancing dan physical distancing sebagai pencegahan penularan Corona Covid-19.
Alhasil, salah satu tetangga yang merasa khawatir melaporkan kegiatan bermain merpati yang mengundang banyak warga ke Polsek Petanahan. Benar saja, saat Polsek Petanahan tiba di lapak burung merpati ada belasan warga masyarakat asyik bermain merpati, Minggu (5/4) sore.
Selanjutnya para pemuda itu dibubarkan paksa oleh Polsek demi kebaikan bersama.

“Kegiatan semacam itu, sementara harus kita hentikan,” kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, Senin (6/4).

Lanjut Iptu Tugiman, rupanya warga masyarakat sekitar tida ada yang berani menegur secara langsung kegiatan balap merpati itu.

“Kami ucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang sudah melaporkan ke kami. Situasi seperti sekarang ini, harus disikapi secara dewasa oleh semua pihak,” tandas Iptu Tugiman. (K24/WIN/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.