KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana berbeda tampak di Alun-alun Pancasila Kebumen pada Selasa, 19 Mei 2026. Sebanyak 25 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen atau UMNU Kebumen terlihat duduk di berbagai sudut kawasan publik sambil mencatat, mengamati, hingga berdiskusi ringan. Mereka bukan sedang bersantai, melainkan menjalani proses pembelajaran mata kuliah “Menulis Kreatif” dengan metode eksplorasi lapangan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran di luar kelas yang diterapkan oleh dosen pengampu mata kuliah Menulis Kreatif, Muchlas Abror. Menurutnya, menulis tidak cukup hanya dipelajari melalui teori di ruang kelas, tetapi juga membutuhkan pengalaman langsung untuk membaca realitas sosial yang terjadi di sekitar.
“Menulis membutuhkan ruang yang lebih luas agar mahasiswa mudah mendapatkan ide sebagai bahan tulisan. Karena itu, mahasiswa kami ajak turun langsung ke ruang publik untuk melihat kehidupan secara nyata,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, Alun-alun Pancasila dipilih karena menjadi salah satu titik interaksi masyarakat yang menghadirkan beragam dinamika sosial setiap harinya. Dari aktivitas pedagang kaki lima, keluarga yang bersantai, anak-anak bermain, hingga masyarakat yang berlalu-lalang, semuanya dapat menjadi sumber inspirasi dalam proses kreatif mahasiswa.
Menurut Muchlas, kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilakukan di beberapa lokasi lain di Kebumen, seperti Hutan Kota dan kawasan Kali LukUlo. Pendekatan ini dilakukan agar mahasiswa memiliki kepekaan sosial dan mampu menghasilkan karya tulis yang tidak sekadar imajinatif, tetapi juga memiliki pijakan realitas.
“Mahasiswa belajar membaca situasi, memahami karakter orang, suasana, bahasa, hingga detail-detail kecil yang sering terlewat. Harapannya, karya yang lahir nantinya tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi nilai edukatif,” katanya.
Pendekatan tersebut selaras dengan konsep sastra dulce et utile, yakni karya sastra yang mampu menghadirkan hiburan sekaligus manfaat pengetahuan bagi pembacanya.
Salah satu mahasiswa peserta kegiatan, Restu, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui metode pembelajaran lapangan tersebut. Ia menilai suasana di luar kelas membuat mahasiswa lebih mudah menemukan ide tulisan.
“Kami belajar langsung dari fakta di lapangan, bukan hanya dari buku. Setiap orang yang lewat punya cerita dan bahasa sendiri. Bahkan Alun-alun ini juga memiliki cerita bagi kami. Kami sangat antusias menyusun antologi bersama,” tuturnya.
Dari kegiatan eksplorasi tersebut, mahasiswa nantinya ditargetkan menghasilkan sebuah antologi kreatif berisi karya terbaik mereka. Antologi itu akan memuat berbagai jenis tulisan, mulai dari cerpen, puisi, esai, hingga laporan jurnalistik.
Saat ini proses penulisan masih berlangsung dan direncanakan selesai pada akhir semester. Hasil karya mahasiswa tersebut nantinya akan dihimpun dalam bentuk antologi kolektif yang direncanakan diterbitkan dengan ISBN melalui kerja sama penerbit internal kampus.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMNU Kebumen, Dr. Alek Andika, menyampaikan dukungannya terhadap metode pembelajaran lapangan tersebut selama tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat.
“Metode lapangan sangat baik untuk membangun kepekaan sosial mahasiswa, tetapi tetap harus memiliki target capaian pembelajaran yang jelas dan terukur,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Salah seorang pedagang kaki lima di kawasan Alun-alun Pancasila mengaku tidak merasa terganggu dengan keberadaan para mahasiswa.
“Mereka hanya duduk, mengamati, lalu menulis. Tidak mengganggu aktivitas di sini, malah kadang membeli minuman,” katanya sambil tersenyum.
Hingga berita ini diturunkan, proses eksplorasi dan penulisan mahasiswa masih terus berlangsung. Ke depan, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UMNU Kebumen berencana memperluas kegiatan serupa ke berbagai komunitas dan ruang budaya lain di wilayah Kebumen sebagai bagian dari penguatan pembelajaran kreatif berbasis realitas sosial.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















