KesehatanLingkungan HidupPemerintahanSOSIAL

Demi Percepatan Penanganan Corona, Wabup Arif Bantu 25 Juta Ke PMI Kebumen Untuk Pembelian APD

987
×

Demi Percepatan Penanganan Corona, Wabup Arif Bantu 25 Juta Ke PMI Kebumen Untuk Pembelian APD

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Setelah sebelumnya menyumbangkan seluruh gajihnya selama satu tahun untuk penanagan Covid 19. Kali ini, Orang nomor dua di Kabupaten Kebumen kembali menyalurkan bantuanya berupa Dana sebesar 25 Juta Kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen, untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD) yang akan digunakan khusunya oleh para tenaga Medis.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto dan di terima oleh Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto, Senin 6 April 2020, di Kantor PMI Kebumen.
Dijelaskan Wakil Bupati, bahwa bantuan uang tersebut dberikan sebagai bentuk kepedulian kepada para petugas dan tenaga medis yang kini tengah berjuang merawat para pasien corona. Wabup berharap bantuan tersebut bisa bermamfaat agar penanganan Covid 19 di Kebumen bisa segera teratasi dengan baik dan maksimal.

‘’Bantuan ini tidak sebanding dengan apa yang kini tengah dilakukan para tim medis. Mereka berani berkorban meninggalkan keluarganya demi keselamatan nyawa orang lain. Ini luar biasa dan harus kita dukung agar penanganan corona bisa segera terasi,’’ujar Wabup Arif.

 
Sementara itu Ketua PMI Kebumen mengatakan, bantuan berupa uang yang telah diterimanya itu nantinya akan segera dibelikan APD yang kemudian disalurkan ke 26 Kecamatan di wilayah Kebumen. adapun APD yang telah dibagikan, yaitu 4 set Alat Pelindung Diri di setiap kecamatan. Alat tersebut tentunya digunakan untuk para petugas dan tenaga medis dalam penanganan Virus Corona.

‘’ Masing masing kecamatan kita bagikan 4 set APD untuk penanganan pencegahan virus corona,’’ungkap Sabar Irianto.

Lebih jauh dikatanya, bahwa dalam menjalankan misi kemanusiaan memerangi Covid-19, PMI Kebumen sebagai bergarak bidang pemulihan dan edukasi kepada masyarakat. Adapun upaya yang telah dilaksanakanya, yaitu melakukan spraying atau penyemprotan disinfektan di sejumlah titik yang sekiranya dianggap penting.

‘’ Peran kiita dalam penanganan covid 19 ini lebih ke pemulihan dan edukasi, serta melakukan spraying di tempat tempat yang sekirany itu perlu. Dan terbatas jumlah tim, jadi kita tidak ikut di posko check point,’’ucapnya.

Terkait setok darah, Sabar juga menambahkan, sejak meluasnya penyebaran virus corona hingga kini ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen cukup menipis. Hal itu dikarnakan intensitas kegiatan donor darah mulai berkurang.

 “Biasanya pendonor itu kita kumpulkan kita terjun ke lapangan. Tapi dengan kondisi seperti ini kita tidak bisa donor keluar otomatis stok darah berkurang,”imbuhnya.

Menyikapi hal itu, pihaknya menganjurkan bagi yang mengajukan permintaan darah untuk membawa donor pengganti. PMI Kabupaten Kebumen juga mengakui adanya pengurangan stok darah akibat pandemi Covid-19. Melihat semakin berkurang para pendonor jelas berimbas pada pasokan darah di Kebumen.

 “Kalau setahun kita bisa mengumpulkan sekitar 20.000 kantong. Adanya virus corona ini pasti mengalami penurunan dari angka itu,” pungkas Sabar. (K24/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.