KesehatanPERISTIWA

Hari Ini, Pasien Positif Corona Di Kebumen Kembali Bertambah

974
×

Hari Ini, Pasien Positif Corona Di Kebumen Kembali Bertambah

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemkab Kebumen kembali mengumumkan pasien positif terpapar corona. Kali ini, seorang dinyatakan Positif yakni perempuan berinisial M usia 34 tahun warga Kecamatan Karanganyar Kebumen.
 Hal itu disampaikan langsung oleh Juru bicara Gugus Tugas Corona Kebumen, Cokro Aminoto saat menggelar jumpa pers di Posko Penangggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Minggu malam 19 April 2020,

‘’Berdasarkan hasil swab yang kami terima pada Minggu 19 April 2020 sing tadi, yang bersangkutan dinyatakan postif terpapar corona,’’jelas Cokro Aminoto didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen Kusbiyantoro dan Kabag Humas Pemkab Kebumen Eko Purwanto.

Dijelaskanya, bahwa berdasarkan data yang dimiliki, hingga hari ini jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 2.285 orang, 1.659 orang diantaranya telah selesai pemantauan. Sedangkan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) PDP tercatat 88 orang. Dari jumlah tersebut, 3 orang dinyatakan meninggal dunia tanpa ada hasil lab,  21 orang diantaranya telah selesai pengawasan, dan PDP dengan hasil lab negatif sebanyak 32 orang.
Adapun jumlah kasus positif corona Hingga saat ini tercatat 8 orang positif, 4 diantaranya dalam perawatan dan 2 sembuh serta 2 orang dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya untuk Jumlah PDP yang telah di swab hingga saat ini tercatat ada 51 orang, 6 diantaranya dinyatakan positif, 27 negatif, dan sisanya masih menunggu hasil sebanyak 18 pasien.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen Kusbiyantoro menjelaskan, bahwa warga berinisial M yang telah dinyatakan positif corona ini sebenanrnya pasien kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), kendati begitu, sebelumnnya M pernah bekerja di Jakarta dan kemudian pulang ke Kebumen pada tanggal 3 April 2020 lalu. Setelah itu M melaporkan diri ke puskesmas setempat dan selanjutnya dilakukan pendataan serta diminta untuk melakukan karantina selama 14 hari di rumah.
Namun demikian, yang bersangkutan pada tanggal 10 April datang kembali ke puskesmas dan mencirtakan jika dirinya telah dinyatakan postif saat dijakarta. Guna memastikan laporanya tersebut, selanjutnya pada tanggal 11 April pihak puskesmas melakukan pemeriksaan rapid tes kepada M sekligus anggota keluarganya. Dari hasil rapid tes, M dinyatakan positif, sedangkan keluarganya Negatif.
Adanya hasil positif tersebut, kemudian pada tanggal 13 dan 14 April dilakukan oral swab terhadap M untuk di kirim ke BBTKLPP Yogyakarta dan setelah keluar hasilnya ternyata positif. Meski begitu, kondisi yang bersangkutan hingga kini masih dalam keadaan sehat dan bahkan tidak mengalami keluhan seperti layaknya pasien corona lainya. Namun, guna mencegah adanya penularan di masyarakat, kemudian dilakukan isolasi terhadap M, di RSDS Kebumen untuk menjalani isolasi selama 14 hari kedepan.

 ‘’ Untuk anggota keluarganya besok juga akan kita lakukan rapid tes ulang dan kita lakukan pemantauan seperti pasien positif sebelumnya,’’ungkap Kusbikyantoro.

Dengan bertambahnya kasus tersebut, Kusbiyantoro menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan selalu menjaga diri, keluarga dengan cara mengikuti anjuran pemerintah. Salah satunya rajin mencuci tangan, menjaga sosial maupun physical distancing, serta jangan sering keluar rumah. Menurutnya, keluarga juga merupakan garda terdepan untuk pencegahan covid 19.
Perlu diketahui bersama, bahwa hingga kini Pemkab Kebumen melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terus berupaya untuk memutus rantai penyebaran corona di Kebumen. Salah satunya melalui gerakan  penyemprotan disinfektan mandiri untuk tempat-tempat umum hingga tingkat desa, serta menggencarkan sosialisasi yang lebih masif ke masyarakat.
Selain itu, Pemkab juga telah melakukan pemeriksaan terpadu dan skrining kesehatan bagi pemudik atau pelintas di 6 titik (chekpoint) perbatasan Kabupaten Kebumen.  Termasuk, mengalokasikan anggaran untuk penanganan covid-19 bagi masyarakat yang terdampak.
Kendati begitu, upaya pemerintah tersebut tidak bisa terwujud tanpa adanya peran serta dari masyarakat. Untuk itu masyarakat diminta agar selalu mematuhi anjuran pemerintah dengan cara tetap tinggal di rumah, dan menjaga jarak aman ketika berkomunikasi. Kemudian tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul dengan orang banyak. Dengan begitu diharapkan virus corona bisa di cegah.(k24/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.