KEBUMEN, Kebumen24.com- Berbeda dari tahun tahun sebelumnya, yang mana setiap menjelang bulan Ramadhan dan lebaran, para pengusaha selalu dibanjiri orderan. Namun, tahun kali ini justru sebaliknya karna sepinya pemesan.
Seperti diutrakan H. Maskur Salah satunya pengusaha pengrajin peci di dukuh Gedung Bajul Desa Bojongsari Kecamatan Alian Kebumen, saat ditemui di rumahnya, Sabtu pagi 25 April 2020. Menurutnya, sepinya permintaan pasar ini telah dirasakan sejak adanya pandemic corona. Akibatnya ia pun terpaksa mengurangi karyawannya dikarenakan sepinya permintaan. Bahkan pengurangan karyawan mencapai 80 persen karena tidak mampu menopang ongkos produksi.
” Dengan adanya pendemi covid 19 sangat terpaksa harus mengurangi karyawan yang tadinya berjumlah 25 sekarang hanya tinggal 4 orang,”tuturnya.
Maskur mengatakan, biasanya setiap menjelang idul fitri permintaan pasar cendrung meningkat dan bisa mencapat ratusan kodi. Namun, sekarang hanya berkisar 10 Kodi dalam sehari. Untuk itu, dirinya berharap perhatian pemerintah, agar usaha yang telah dirintisnya sejak 30 tahun ini bisa bertahan.“Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk keberlangsungan usaha kami ini. Dan semoga wabah Corona ini bisa segera berlalu,’’imbuhynya. (K24/IMAM)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















