KesehatanPemerintahanPERISTIWASOSIAL

Wakil Bupati Kebumen Sumbangkan Seluruh Gajinya Untuk Penanganan Corona

995
×

Wakil Bupati Kebumen Sumbangkan Seluruh Gajinya Untuk Penanganan Corona

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Kebumen Saat menyerahkan secara simbolis bantuan alat rapd test di Rumah Dinasnya, Jumat 4 April 2020

KEBUMEN, Kebumen24.com – Guna kepentingan percepatan penanganan wabah Corona Virus Disease 19 (COVID-19) di Kabupaten Kebumen. Wakil Bupati H. Arif Sugiyanto menyatakan siap akan menyumbangkan seluruh gajinya selama menjabat.
Hal itu Ia sampaikan usai menyerahkan bantuan sebanyak 400 alat Rapid Tes Kepada Dinas Kesehatan Kebumen, Jumat 3 April 2020, di Rumah Dinasnya. Turut hadir menyaksikan Kepala Disporawisata Kebumen Azam Fhatoni.
Wakil Bupati Menjelaskan, Bantuan sumbangan gajinya akan diberikan meliputi ke Gugus corona, Baznas, dan sisanya akan disalurkan secara langsung ke masyarakat berbentuk paket sembako. Dan

jika di total kurang lebih 325 juta rupiah. Adapun  alat Rapi Test yang ia sumbangkan merupakan hasil dari dana pribadinya.

‘’Ini semata mata sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat agar penanganan virus corona di Kabupaten Kebumen bisa segera teratasi. Terutama masyarakat bawah, tentu secara ekonomi mereka sangat merasakan dampaknya,’’jelas Wabup.

Kepada seluruh masyarkat Wabup meminta agar tetap tenang dan waspada, dan mengajak seluruh masyarakat agar bersama sama melawan virus corona. tentunya dengan selalu menjaga kebersihan dan mengikuti anujuran pemerintah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Dwi Budi Satrio mengatakan, hingga saat saat ini kebutuhan rapid test di kebumen baru tersedia sebanyak 505 alat. Itupun bantuan dari Pemerintah Provinsi. Untuk itu dengan bantuan yang ia terima dari Wakil Bupati Kebumen diharapkan dapat digunakan sebaiknya baiknya, terutama pada tenaga medis yang bersentuhan lansgung dengan para pasien.

‘’ Jika dilihat dari jumlah ODP dan PDP di Kabupaten Kebumen, tentu masih kurang ya alat Rapid Test yang dibutuhkan,’’ungkapnya.

 
Dijelaskanya, hingga hari ini Jumat 3 April 2020, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kebumen terus meningkatr. Yaitu sebanyak 1630 ODP dan 45 PDP atau biasa disebut dengan istilah suspect corona. Sedangkan pasien yang dinyatakan positif corona sebanyak 2 orang dan Satu diantaranya telah meninggal dunia.

 ‘’ Jumlah OPD Dan PDP virus corona di kebumen terus meningkat dan ini butuh peran bersama untuk menanganinya, salah satunya dengan tetap menjaga pola hidup sehat dan physical distancing serta karantina mandiri. Bila perlu dibuatkan perbup atau perda agar karfantina dan distancing ini bisa di patuhi masyarakat,’’tandas Budi. (K24/IMAM/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.