Pemerintahan

Wakil Bupati Kebumen Minta Parpol Ikut Serta Entaskan Kemiskinan

1021
×

Wakil Bupati Kebumen Minta Parpol Ikut Serta Entaskan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
KEBUMEN, Kebumen24.com- Menyandang predikat sebagai daerah termiskin di Jawa Tengah, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang juga selakui Ketua Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKP2KD) meminta partai politik (Parpol) melalui struktural maupun kelembagaan partai terlibat dalam pengentasan kemiskinan.
Hal itu diungkapkan Arif saat pelantikan struktural pengurus, badan dan sayap PDIP di DPC PDIP Kebumen, Jalan Sarbini Bumirejo, Minggu 9 Februari 2020. Menurutnya, keberadaan parpol dirasa cukup strategis untuk pembangunan dalam hal ini pengentasan kemiskinan di sekup nasional maupun regional.

“Disini kami tadi bahas tentang kemiskinan, saya sebagai Ketua TKP2KD tentunya Kebumen kedepan harus lebih sejahtera. Kita bisa berkumpul semua elemen politik ya, legislatifnya juga ada. Ini yang penting untuk komunikasi membahas itu,” paparnya.

 
Parpol juga dinilai penting sebagai sarana artikulasi penyampaian kepentingan masyarakat. Sebab, anggota legislatif dari parpol yang notabene memiliki konstituen dapat menyerap dan menampung yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Semua elemen tadi ada, tentunya aspirasi dari masyarakat lebih cepat dalam penanganannya. Karena mereka langsung dengan gress root bersentuhan langsung masyarakat terbawah. Mereka melihat dan mendengar apa yang dirasakan untuk jadi bahan masukan kami,” imbuhnya.

Jika mengacu data prosentase bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Kabupaten Kebumen memiliki indeks angka kemiskinan tertinggi berkisar 16,82%, sementara angka kemiskinan terendah diraih oleh Kota Semarang dengan prosentase 3,98%. Kabupaten berslogan Beriman yang memiliki jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa. Terdapat 201.000 rumah tangga atau 700.000 jiwa yang dikategorikan sebagai warga miskin dengan penghasilan kurang dari Rp 363.000. Sementara UMK Kabupaten Kebumen sendiri pada 2020 telah ditetapkan sebesar Rp 1.835.000.
Arif juga mengajak tidak hanya pada PDIP, melainkan kepada semua parpol yang ada untuk bersinergi mengentaskan kemiskinan dan membangun Kebumen lebih baik lagi kedepannya. Parpol memiliki fungsi utama sebagai penyalur aspirasi. Untuk itu, penting bagi parpol melalui motor penggerak di kelembagaan untuk menjangkau hingga lapisan terbawah.

“Kami berharap bisa bersinergi. Kita juga komunikasi langsung dengan parpol lain untuk satu Kebumen dapat terlepas dari belenggu kemiskinan,” pungkas Arif. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.