![]() |
| Foto Sujud Sugiarto |
KEBUMEN, Kebumen24.com- Salah satu bakal calon Bupati Kebumen yang memilih melalui jalur independen mengklaim, bahwa dirinya telah mengantongi 70 ribu syarat dukungan berupa identitas diri warga yang tersebar dari berbagai kecamatan di Kebumen. Jumlah tersebut telah melebihi jumlah yang ditentukan KPU.
Bahkan, saat ini syarat dukungan itu telah mencapai angka 90 ribu. Sosok tersebut adalah Sujud Sugiarto, mantan perangkat Desa Kewangunan Kecamatan Petanahan. Pria berkelahiran 1965 ini akan melaju pada kontestasi Pilkada berpasangan dengan Nugroho Budiyuwono yang merupakan salah satu ASN Kebumen.
Jika mengacu PKPU No 15 tahun 2019, jumlah syarat dukungan jalur independen telah ditetapkan dengan perhitungan berdasarkan jumlah kecamatan, jumlah DPT serta prosentase minimal syarat dukungan di setiap daerah. Pilkada Kebumen mendatang, bagi balon independen harus mencapai ambang batas 6,5 persen dari DPT Pemilu 2019. Artinya, bagi wajib mengantongi sedikitnya 69.727 syarat dukungan yang tersebar di 14 Kecamatan.
Saat berbincang dengan kebumen24.com, Sujud menyampaikan, selain prosesi pendaftaran ia juga dibantu oleh mesin politik yakni tim serta relawan pengumpulan bukti dukung yang tersebar di seluruh kecamatan.
“Setiap kecamatan kita punya di 26 kecamatan. Tapi dari seluruh desa yang ada, masih ada 76 desa belum terisi koordinator desa,” katanya, beberapa waktu lalu.
Rencananya, bukti syarat dukungan itu akan diserahkan ke KPU Kebumen sebelum hari terakhir pengumpulan berkas pada 23 Februari 2020. Saat ini, pihkanya tengah fokus menyelesaikan input data melalui aplikasi yang telah disediakan KPU.
“Kalau secara administrasi kita sudah mencukipi tinggal menyelesaikan inputer terkait dengan sipol. Tiap hari kita lembur dan kita akan serahkan bukti fisik dan dukungan KTP. Target 90 ribu syukur mencapai 142 ribu,” imbuhnya.
Ia menyebutkan, kedala yang dihadapi yakni keterbatasan peralatan dan admin inputer data. Kebutuhan admin idealnya berjumlah tujuh orang yang bertugas secara bergantian. Sementara, admin yang dimiliki saat ini hanya empat orang. Diterangkan, setelah bukti dukungan administrasi diperoleh dari warga, maka tim admin menginput data tersebut melalui aplikasi khusus.
“Karena itu tidak boleh salah NIK nya termasuk kecamatan sampai hingga TPS mana. Nah itu harus tidak ada yang keliru, kalau nanti ganda tidak bisa diinput. Setiap hari input seribu, empat inputer sehari rata-rata dapat 5 ribu,” paparnya.
Ia menambahkan, mengenai motivasi terbesarnya untuk melaju di Pilkada mendatang, sebab dirinya didorong oleh para simpatisan dan relawan di sebelas kecamatan untuk mencalonkan diri.
“Kebetulan saya punya jaringan disetiap kecamatan sepakat untuk maju dan saya menekatkan diri maju,” ujar Sujud.
Selain itu, jika dirinya terpilih momentum Pilkada tahun ini akan ia manfaatkan sebagai wahana memberikan edukasi dan advokasi masyarakat tentang perputaran roda pemerintahan di Kebumen.
“Semakin banyak rakyat cerdas, saya yakin kemakmuran akan terwujud,” pungkasnya. (K24/Hfd)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















