PERISTIWA

Meninggalnya Gus Sholah, Warga Nu Kebumen Dihimbau Untuk Melaksanakan Sholat Ghoib

925
×

Meninggalnya Gus Sholah, Warga Nu Kebumen Dihimbau Untuk Melaksanakan Sholat Ghoib

Sebarkan artikel ini

ALIAN, Kebumen24.com- Meninggalnya KH. Salahudin Wahid atau yang akrab disapa dengan Gus Sholah menjadi duka tersendiri bagi bangsa khususnya warga Nahdhotul Ulama. Adik Presiden RI ke 4 Gus Dur ini, wafat pada usia 77 tahun setelah menjalani operasi jantung di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta, Minggu (2/2/2020) pukul 20.55 WIB.
Tak terkecuali bagi Ketua Cabang Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kebumen Gus Fachrudin Achmad Nawawi, dan menyampaikan duka yang sedalam dalamnya atas kepergian sosok Ulama bangsa tersebut. Mernurutnya, Almarhum merupakan sosok panutan umat, guru dan sekaligus cendikiawan. Semasa hidupnya, Almarhum merupakan tokoh yang selalu mengedepankan kepentingan umat dan bangsanya.

“Atas meninggalnya beliu kami ucapkan Innalilahi Wainna Ilaihi Rojiun dan turut berbela sungkawa yang sedalam dalamnya. Bagi kami, beliu adalah sosok ulama sekaligus cendikiawan dan juga sosok panutan yang selalu mengedepankan kepentingan umat dan bangsanya,”ujarnya Senin 3 Februari 2020.

Selain itu, menurut Gus Fachru, Alamarhum Gus Sholah adalah ulama yang sangat mengedepankan toleransi ditengah perbedaan, baik itu perbedaan suku, budaya maupun agama. Sebagaimana kakaknya, us Dur, Gus Sholah juga sangat mencintai perdamain dan selalu mendamaikan setiap kali ada potensi perpecahan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

” Beliau adalah sosok teladan dan mari kita teladani bersama apa yang telah dicontohkan oleh Gus Sholah kepada kita semua. Kita doakan bersama agar Gus Sholah mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya,”ajak Gur Fachru yang merupakan juga Ketua Forum Santri Indonesia Cabang Kebumen itu.

Gus Fachru mengatakan, semasa hidup beliau, sering kali berpesan bahwa pancasila itu tidak bertentangan dengan Islam justru berkaitan dengan erat. Gus Sholah  juga sangat mencintai perdamaian seperti halnya Kakaknya Alamrhum Gusdur, dan sering mendorong umat agar selalu menjaga toleransi yang tinggi di masyarakat.

“Beliau sering mengingatkan, khususnya kepada warga NU agar selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan NKRI. Beliau sering mewantiwanti kepada kita semua bahwa Pancasila sama sekali tidak pernah berseberangan dengan agama. Justru saling menguatkan,” katanya.

Untuk itu Gus Fachru mengimbau kepada seluruh pondok pesantren NU di Kebumen agar menggelar shalat ghaib, dan pembacaan surat yasin tahlil untuk mendoakan almarhum Gus Sholah.

‘’Melalui surat edaran kita imbau seluruh pondok pesantren NU di Kebumen untuk menggelar shalat ghaib, pembacaan surat yasin dan tahlil untuk mendoakan almarhum Gus Sholah,”imbaunya. (K24/T)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.