SOSIAL

Jumat Ramah, Polres Kebumen Kerja bakti di Kelenteng

1004
×

Jumat Ramah, Polres Kebumen Kerja bakti di Kelenteng

Sebarkan artikel ini


KEBUMEN, Kebumen24.com – Usai menggelar pelaksanaan apel pagi, personel Polres Kebumen diarahkan menuju ke tempat ibadah Kelenteng Kong Hwie Kiong yang beralamat di Jalan Pramuka Kebumen untuk melakukan kerja bakti Bersama. Kegiatan itu di pimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.
Dengan berbekal sapu, kain pel, dan kemoceng, para personel tanpak bersemangat membersihkan halaman Kelenteng serta sudut ruangan dari sampah atau debu yang menempel. Daun-daun kering yang berserakan di halaman depan juga tak luput turut dibersihkan.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menjelaskan, bersih bersih itu adalah kegiatan Jumat Ramah, dimana kegiatan Jumat pagi yang seharusnya diisi olahraga dialihkan membersihkan bangunan Kelenteng menyambut tahun baru Imlek 2020.

“Ini adalah kegiatan spontanitas dari personel Polres Kebumen, ingin berbagi dengan warga keturunan tionghoa dengan membersihkan Kelenteng. Semoga perayaan Imlek yang akan digelar nanti malam akan berlangsung nyaman dan sehat,” kata AKBP Rudy, Jumat 24 Januari 2020 Kemarin.

Sementara itu, Penjaga Kelenteng Ismanto (66) menyambut gembira apa yang dilakukan oleh Polres Kebumen. Dirinya mengaku sangat merasa terbantu dengan diterjunkannya puluhan personel Polres Kebumen membersihkan rumah ibadahnya.

“Sangat senang sekali dan sangat membantu, semua menjadi bersih,” kata Ismanto sambil tersenyum karena merasa terbantu.
 

Sekilas tentang Kelenteng Kong Hwie Kiong dibangun pertama kali oleh Liem Kik Gwan seorang letnan keturunan Tionghoa pada tahun 1898. 
Liem Kik Gwan merupakan seorang petugas pengumpul pajak (Kong Sin) bagi orang-orang Tionghoa untuk diserahkan kepada Belanda. Kelenteng dibangun sebagai tempat ibadah warga keturunan Tionghoa yang saat itu jumlahnya sudah cukup banyak.
Kelenteng yang sudah berumur 117 tahun sejak dibangun pertama kali ini terdapat 15 altar dan 25 patung dewa-dewi (rupang). Warga keturunan tionghoa akan sangat sibuk membersihkan dan menghias Kelenteng agar perayaan  Imlek semakin meriah seperti sekarang ini. (K24)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.