Pemerintahan

Balon Bupati dan Wakil Bupati dari Gerbong PDIP, Uji Kelayakan dan Kepatutan Di Semarang

1243
×

Balon Bupati dan Wakil Bupati dari Gerbong PDIP, Uji Kelayakan dan Kepatutan Di Semarang

Sebarkan artikel ini
Foto  di kantor DPD PDIP Semarang  sabtu 21/12/019

SEMARANG, Kebumen24.com- Guna mengerucutkan nama yang nantinya akan diusung sebagai kandidat calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kebumen 2020 mendatang. Para bakal calon (balon) yang mendaftar melalui Gerbong PDIP menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di kantor DPD PDIP, jalan Brigjen Katamso nomor 24 Semarang jawa Tengah.
Pada kesempatan itu, sejumlah nama seperti Bupati Kebumen Yazid Mahfudz dan Wakil Bupati Arif Sugiyanto, tampak hadir pada uji kelayakan dan kepatutan yang dibagi menjadi tiga sesi tersebut. Sementara dari kalangan internal partai seperti Dalyono, Rahmat Sahid, Ristawati Purwaningsih, Siti Khomsatun dan juga dari eksternal partai seperti Wiyoso Pinilih, Arif Widodo, Teguh Purnomo, Setyo Budi dan Bayu Ikhtiar.
Salah satu bakal calon Bupati atau Wakil Bupati Wiyoso Pinilih menjelaskan, dalam tahapan yang memakan waktu sekitar 30 menit itu, dirinya di cecar pertanyaan mengenai beberapa hal.

“Sekitar profil saya, kemudian pengetahuan wilayah sekitar Kebumen dan potensi yang bisa digali,” jelasnya, Sabtu 21 Desember 2019.

Ditemui terpisah, balon lain Setyo Budi  mengungkapkan, optimistis akan mendapatkan tiket untuk melaju di Pilkada 2020. Mengingat berbagai jabatan yang telah diembannya. Hal itu dirasa cukup untuk mendongkrak popularitas ketika survey dilakukan PDIP.

“Mengenai survey yang jelas saya optimis mendapatkan respon. Saya sebelumnya kepala desa dan juga sebagai ketua paguyuban kepala desa serta ketua Pepadi Kebumen. Saya rasa itu sangat efektif untuk hasil survey,” ucapnya.

Foto  di kantor DPD PDIP Semarang  sabtu 21/12/019

Hingga berita ini ditulis pada sesi pertama prosesi uji kelayakan dan kepatutan, dari 219 bakal calon kepala daerah. Terdapat sekitar 50 balon bupati maupun wakil bupati yang mengisi daftar hadir serta menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Namun, terinformasi bahwa keseluruhan yang hadir pada kesempatan itu sebanyak 179 balon.

“Mulainya jam delapan pagi sampai sekitar jam empat sore. Memang masih ada yang berhalangan hadir karena ada kepentingan, sakit, ada pula yang sedang umroh. Bagi yang berhalangan keputusan nanti apakah ada undangan lagi atau seperti apa,” kata Sekretaris Panitia Penjaringan Fit and Propertest DPD PDI Perjuangan Jawa tengah Eko Susilo saat ditemui Kebumen24.com.

Setelah prosesi uji kelayakan dan kepatutan, terang Eko, hasilnya akan dibahas dan dilakukan rapat pleno untuk diserahkan kepada DPP PDIP. Selain itu, partai besutan Megawati Soekarno Putri pun melakukan survey untuk melihat elektabilitas masing-masing balon.

“Setelah ini kan ada pleno, untuk kemudian dibawa ke DPP. Juga ada tiga tahapan survey. Survey sudah ada 1 dan mengeluarkan hasil,” terangnya. (K24/HFD)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.