Lingkungan HidupPendidikan

SMPN 1 Sadang Tidak Takut Ular

1870
×

SMPN 1 Sadang Tidak Takut Ular

Sebarkan artikel ini

SADANG, Kebumen24.com – Guna mengantisipasi adanya teror ular yang kerap masuk di permukiman warga, SMPN 1 Sadang mennggelar kegiatan pengenalan Hewan reptil, dengan harapan agar mereka mengetahui segala macam tentang reptil, sehingga mereka tidak perlu takut dan bahkan bisa bersahabat. Mengingat kondisi geografis Sadang berupa hutan dan pegunungan yang kemungkinan masih banyak dihuni binatang reptil seperti ular berbisa.
Dalam kegiatan ini, pihak sekolah menghadirkan Narasumber dari komunitas Chimaru Reptile Kebumen yang dikuti oleh ratusan Siswa, serta para Guru sekolah setempat.
Pada kesempatan itu, tidak hanya sekedar dikenalkan tentang seputar Hewan reptil, akan tetapi para siswa juga berkesempatan langsung, diperbolehkan untuk memegang dan berinterkasi dengan mereka. Hal itu dilakukan agar mereka benar benar memahami, bahwa ternyata hewan juga bisa bersahabat dengan manusia.

“ Tidak semua binatang reptil menyeramkan, bahkan ada yang bisa bersahabat itu tergantung bagaimana cara kita memperlakukanya,”kata Ketua Chimaru Reptile Kebumen, Khoerul Umam, saat menyampaikanya kepada para peserta, jumat 6 Desember 2019, di halaman sekolah setempat.

Khoerul Umam juga menjelaskan, Hingga saat ini binatang reptil seperti ular, iguana, dan biawak, masih sering dianggap sebagai hewan yang berbahaya. Bahkan tidak jarang masyarakat memilih untuk langsung membunuhnya saat bertemu dengan hewan-hewan tersebut. Padahal ada beberapa reptil yang bisa dipelihara.

 “Masyarakat harusnya bisa lebih peduli terhadap lingkungan, utamanya satwa dan binatang reptil yang sebenarnya tidak semuanya berbahaya, karna ada yang tidak berbisa, berbisa rendah, sedang, dan tinggi, serta ada juga yang dapat dipelihara,”imbuh Ketua Chimaru Reptile Kebumen

               
Kepala SMPN 1 Sadang, Drs. Suharsono, M.Pd Di sela-sela kegiatan mengatakan, kegiatan edukasi reptil ini merupakan rangkean kegiatan yang dilakukan Pasca Penilaian Akhir Semester.selain ini, berbagai kegiatan juga akan digelar, di antaranya Class meting, Pelantikan Pramuka Penggalang Rakit, dan Pameran Seni.

“ Kegiatan ini kita dahulukan agar para peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis binatang reptil, memahami bahaya gigitan binatang-binatang reptil dan cara menanganinya. mengingat hampir seluruh para siswa tinggal di wilayah yang kondisi Geografisnya berupa hutan, dan masih sering menemukan binatang reptil yang membahayakan seperti ular berbisa,” ucap Kepala Sekolah.

Sementara itu, menurut salah satu peserta didik Laura Jastin Vanhaeln mengatakan, dirinya mengaku senang melihat dan mempelajari berbagai jenis reptil secara langsung. Ia berharap kegiatan semacam ini diselenggarakan rutin sehingga bisa memberikan pendidikan kepada peserta didik agar peduli kepada satwa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa membedakan jenis reptil yang berbahaya dan yang tidak serta cara pertolongan pertama pada korban, semoga kedepan bisa terus digelar,” ujarnya. (K24/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.