Uncategorized

Ini Baru Keren, Usaha Kreatif Jam Dinding, Pemuda Di Karanganyar Tembus Pasar Asia

1493
×

Ini Baru Keren, Usaha Kreatif Jam Dinding, Pemuda Di Karanganyar Tembus Pasar Asia

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Jam dinding perannya kini mulai tergantikan adanya jam tangan maupun handphone. Akan tetapi, jam dinding justru membawa berkah luar biasa bagi Fhuad Irnaldi warga Kelurahan Jatiluhur Kecamatan Karanganyar. Dimana, melalui bisnis pembuatan jam dinding kreasi dia mampu menembus pasar Asia.
Bisnis yang digeluti pemuda berusia 25 tahun mulai dirintis sejak 3 tahun silam. Berbekal pengetahuan dari bangku menengah kejuruan tepatnya SMK Komputer Karanganyar, ia mantap memulai bisnisnya. Ia awali usaha dengan foto custom, karikatur dan figura foto di daerah Kecamatan Karanganyar.
Lambat lain, berbekal keuletan dan tekad untuk belajar ia mampu merambah bisnis jam dinding. Jam dinding buatannya tentu berbeda dari umumnya, karena dibuat dengan desain khusus sesuai keinginan pemesan. Bukan saja bentuk, dalam jam dinding ini juga dapat dipasang foto sesuai dengan keinginan pelanggannya.
Fhuad sapaan akrabnya mengungkapkan, proses pembuatan jam dinding membutuhkan waktu satu hingga dua hari. Bergantung tingkat kerumitan desain dari pemesan. Mula-mula, Fhuad membuat desain dan mengedit foto sesuai dengan keinginan dari pelanggan.

“Setelah desain jadi, kemudian merangkai menjadi jam dinding. Untuk mesin jam sudah membeli,” katanya, Sabtu 7 Desember 2019.

 
Pemasaran produk, Fhuad menekankan dengan cara online baik melalui Facebook, WhatsApp maupun Instagram. Untuk mendapatkan jam dinding buatan Fhuad, dibanderol harga mulai Rp 75 ribu hingga Rp 300 ribu. Harga menyesuaikan tergantung tingkat kerumitan desain jam dinding.

“Kalau paling ramai saat musim hajatan, ulang tahun ataupun wisuda. Rata-rata omset setiap bulan Rp 5 sampai Rp 7 juta,” imbuhnya.

Fhuad mengaku, produknya sudah terjual hampir seluruh pulau di Indonesia termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Akan tetapi, pemasaran paling banyak untuk Jawa Barat dan Yogyakarta. Selain itu, produknya juga sudah terjual ke beberapa negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, Korea, Hongkong dan Arab Saudi.

“Kalau untuk ke luar negeri, paling banyak ke Hongkong dan Arab Saudi. Kami juga masuk ke grup online pemasaran disana,” ucapnya (K24/THR/ARTA)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.