Kebumen24.com

KEBUMEN, Kebumen24.com – Gedung Baru Sat Reskrim Polres Kebumen diresmikan oleh Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz, yang ditandai dengan pemotongan pita dan peletakan batu prasasti bersama Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Asisten 1 Setda Kebumen beserta OPD terakit,  Wakapolres Kebumen dan para pejabat dilingkungan Polres.

Kegiatan yang berlangsung Kamis 9 Januari 2020 itu, juga dilaksanakan pemberian bantuan berupa santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan dhuafa. 
Dijelaskan Kapolres, Gedung Sat Reskrim yang baru diresmikan itu nantinya akan digunakan untuk ruang penyidikan. Selanjutnya bagian bawah akan digunakan untuk tempat parkir kendaraan Dinas.
Adapun proses Pembangunan Gedung tersebut memakan waktu 3 bulan dengan memakan anggaran sebesar Rp. 807.000.000,00 yang bersumber dari Dana Hibag Pemakab Kebumen.

 “Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Kebumen serta segenap jajarannya sehingga kami memiliki gedung baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarkat,” jelas AKBP Rudy.

 

Sementara itu, Bupati Kebumen mengatakan, dengan diresmikannya gedung tersebut diharapkan dapat memaksimalkan tugas Polres Kebumen dalam melayani Masyarkat.
Lebih lanjut Bupati juga mengatakan, selain menghibahkan untuk pembangunan gedung, Pemkab Kebumen juga menghibahkan tanah yang letaknya persis di belakang Mapolres yang dalam waktu dekat akan di bangun kantor Satpas Polres Kebumen.

“Nanti kantor yang ada di Mertokondo akan di pindahkan ke belakang Polres Kebumen. Karena Kantor Sat Lantas yang berada di Mertokondo bukan tanah milik Polri,” kata KH Yazid Mahfudz.(K24/T)

KEBUMEN, Kebumen24.com- Dalam tahapan dan prosesi Pilkada 2020, Kepala Desa beserta perangkatnya akan dipantau khusus oleh Bawaslu Kebumen. Hal itu terkait netralitas serta keberpihakan kepada salah satu calon tertentu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kebumen Arif Supriyanto mengatakan, perlakuan itu merupakan upaya Bawaslu yang menganggap struktural di Pemerintahan Desa sebagai salah satu kerawanan adanya potensi pelanggaran Pilkada.

“Kita anggap perlu, jangan sampai baik kepala desa atau perangkatnya terlibat didalamnya,” kata Arif, Kamis 9 Januari 2020.

Tidak hanya Kepala desa maupun perangkat, Arif juga akan memberikan perilaku yang sama terhadap ASN yang dinilai berpotensi terlibat langsung dalam gelaran Pilkada.

 “Tidak terkecuali ASN juga kita pantau betul,” ujarnya.

Dia menjelaskan netralitas kepala dan perangkat desa serta ASN sebenarnya melekat selama mereka menjabat, tidak hanya saat pemilu. Hal itu diatur dalam UU Nomor 5/2015 tentang ASN dan UU Nomor 6/2014 tentang Desa.
Arif mewanti-wanti munculnya bakal calon dari jalur mandiri yang telah berkonsultasi ke KPU Kabupaten Kebumen yang memanfaatkan kepala desa maupun perangkat untuk mengumpulkan syarat dukungan berupa foto copy KTP.

 “Adanya independen yang maju juga menjadi perhatian bagi kita,” tutur dia.
 

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Kebumen Yulianto menuturkan, persyaratan pendaftaran calon perseorangan mengacu Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Didalam regulasi tersebut, menjelaskan bakal calon yang akan maju sebagai Bupati Kebumen minimal wajib menyertakan bukti dukung berupa foto copy KTP sebanyak 6,5 persen dari jumlah DPT.

 “Hitung-hitungan mengacu SE dari KPU, banyaknya berapa juga diatur didalamnya,” ucap Yulianto.

Yulianto menambahkan, penyerahan Dokumen data dukung akan diterima KPU Kabupaten Kebumen mulai 11 Desember hingga Maret 2020. KPU akan melakukan pengecekan jumlah data dukung dan persebarannya. Jika memenuhi syarat, maka akan dilanjutkan dengan verifikasi. (K24/Hfd)

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Sekolah yang berdiri sejak tahun 1953 kini hanya tinggal kenangan, pasalnya sekolah yang berada di Gang Sindoro No 26 Karanganyar ini harus diregrouping dengan SD Negeri 2 Karanganyar.
Regrouping atau pengggabungan sekolah tersebut dialakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen lantaran SD tersebut tidak memenuhi jumlah kuota minimum siswa yakni 60 siswa.
Kepala SD Negeri 3 Karanganyar Yusuf Sumartono S.Pd mengungkapkan, sejak hari Selasa 07 Januari 2020 Kemarin semua siswa dan siswi dari SD Negeri 3 Karanganyar sudah efektif belajar di tempat yang baru yaitu di SD Negeri 2 Karanganyar.

“Senin upacara tarakhir di sini , Selasa sudah berangkat ke SD Negeri 2 Karanganyar” ungkapnya. Kamis, 09 Januari 2020.

Adapun jumlah siswa yang di pindah ke sekolah yaitu sebanyak 47 siswa. Sementara untuk 10 guru yang berstatus PNS dari SD Negeri 3 Karanganyar kini hanya sekedar mendampingi sambil menunggu SK mutasi dari Pemkab.

“ Seluruh siswa sudah dipindahkan, dan untuk 3 guru GTT dan 1 PTT pindah mengajar di SDN 2 Karanganyar. Sementara untuk yang PNS hanya mendampingi siswa saja sambil menunggu SK Pindah,”imbuhnya.

Lebih jauh Yusuf menjelaskan, bahwa sebelumnya pihak sekolah juga telah mensosialisasikan akan adanya regrouping sekolah kepada orang tua wali pada awal tahun ajaran 2019/2020. Pihak Sekolahpun menghimbau untuk mencari sekolah yang terdekat dengan rumah. Alhasil dari sejumlah 59 siswa pada awal tahun ajaran sejumlah 12 siswa yang berkeberatan memilih pindah ke sekolah yang terdekat secara mandiri.

“Awal tahun ajaran ada 59 siswa setelah dilakukan sosialisasi ,12 siswa lain memutuskan mencari sekolah sendiri masing-masing sisanya 47 siswa ikut ke SD Negeri 2 Karanganyar,”jelas Yusuf.

Adanya Regrouping tersebut Dirinya berharap di sekolah baru para siswa bisa lebih bersemangat dalam belajarnya. Terlebih di sekolah yang baru ini memiliki ruang yang cukup luas dan sarana prasaran yang cukup memadai sehingga kedepannya kemampuan dan bakat siswa bisa lebih tergali.(K24/ARTA)

PONCOWARNO, Kebumen24.com – Ternyata, mobil patroli “Backbone” yang dimiliki tiap-tiap Polsek di Polres Kebumen, bukan hanya julukan saja, namun juga memiliki segudang fungsi. Selain bisa menjangkau ke daerah pegunungan karna dilengkapi penggerak 4×4 (double gardan), mobil ini juga dapat menarik sebuah mobil besar seperti Truk yang terjebak di jalan lumpur sekalipun.
Seperti yang dialami anggota polsek poncowarno, Kebumen Jawa Tengah, saat melakukan tugasnya menggunakan mobil patroli Backbone menuju ke daerah rawan longsor. Patroli itu untuk memantau daerah rawan bencana, saat musim hujan seperti sekarang ini untuk selanjutnya dilaporkan ke Kapolres.
Saat itu, mobil yang naiki tiga orang anggota bernama Aiptu Agun, Aiptu Kesod dan Brigadir W Kuat menyambangi Desa Tirtomoyo Kecamatan Poncowarno tiba tiba harus terhenti karena ada truk terperosok di pinggir jalan.
Melihat kondisi jalan yang sempait, kemduian berhenti dan kemudian turun dari mobil menanyakan apa yang tengah dialami sang supri truk. Singkat cerita Truk milik Jonot warga Kebumen itu kemduian ditarik menggunakan mobil patroli Polsek dengan seutas tali.
Sopir yang sejak pukul 09.15 WIB bingung menunggu bantuan, akhirnya tersenyum setelah mobilnya berhasil di tarik dengan kendaraan mobil patroli itu.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman membenarkan adanya mobil yang di tarik itu. Selain mengapresiasi apa yang dilakukan oleh petugas piket Polsek Poncowarno, pihaknya berharap warga yang dibantu bisa kembali mencari nafkah untuk keluarganya.

“Semoga dengan bantuan itu masyarkat bisa kembali melakukan aktifitasnya dengan normal,”ungkapnya Kamis 9 Januari 2020.

Perlu diketahui, mobil patroli Backbone yang dimiliki oleh tiap Polsek itu memang digunakan untuk kegiatan di masyarkat. Seperti untuk membawa air bersih saat musim kemarau, untuk evakuasi warga yang terdampak banjir, dan Bahkan mobil ini juga sering digunakan untuk memuat barang saat warga masyarkat membutuhkan bantuannya. (K24/T)

GOMBONG, Kebumen24.com – Baru baru ini, ratusan ASN di Pemerintahan Kabupaten Kebumen menjalani rotasi untuk menduduki jabatan barunya. Salah satunya Camat Buluspesantren yaitu Suis Idawati s.sos, yang kini menjabat sebagai Camat Gombong.
Terkait hal tersebut, Jajaran Forkopimcam dan sejumlah tokok masyarkat Gombong menyambut  dengan positif dan penuh hangat Saat Suis memulai melaksanakan Tugas ditempat barunya. Penyambutan itu berlangsung Rabu 8 Januari 2020, di Pendopo Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Pada kesempatan itu, Kedatangan mantan Camat Bulupesantren itu tidak sendri, melainkan diantar langsung oleh seluruh Kepala Desa se Kecamatan beserta Jajaran Forkopimcam Buluspesantren. Hal itu menunjukan, hubungan kedekatan yang dibangun selama ini, benar benar melekat di tempat tugasnya yang lama.
Mendapat sambutan yang istimewa itu, Camat Gombong Suis Idawati S.Sos, mengatakan apresiasinya dan berterima kasih kepada seluruh yang hadir. Menurutnya, Apa yang dilakukan jajaran Forkopimcam dan sejumlah tokoh masyarkat di Kecamatan Gombong dan Buluspesantren ini, benar benar sebuah kehormatan yang luar biasa bagi Dirinya.

“Saya nggak nyangka bisa disambut seperti ini, menurut saya ini sungguh penghargaan yang istimewa dan patut saya apresiasi”katanya.

Lebih lanjut, Suis Berharap, kepada Jajaran Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa beserta Staf kecamatan, agar bersama sama membawa Kecamatan Gombong yang merupakan Kota terbesar kedua di KabUpaten Kebumen ini, ke arah yang lebih baik, rukun, bersih indah nyaman dan asri.

“Semoga dengan tugas saya di tempat baru ini, bisa bersama sama dengan seluruh jajaran Forkopimcam  dan unsur lainya, memajukan Kecamatan Gombong kedepan lebih baik lagi,”imbuh Suis yang dulu 3 tahun menjabat sebagai Camat Buluspesantren itu.

 
Sementara itu, Kades kelapa sawit mewakili seluruh kades se Kecamatan Bulupesantren menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Suis selama ini. Menurutnya, selama menjalankan tugasnya menjadi Seorang Camat, Suis telah melakukan hal yang terbaik dan selalu aktif mengikuti kegiatan di tengah tengah masyarakat.

“ Bu Camat Suis Orangnya selalu aktif dan nggak kenal waktu, baik pagi maupun malam jika dibutuhkan, beliou bisa menyempatkan waktu hadir di tengah tengah masyarakatnya,”tuturnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Mantan Camat Gombong Supoyo S.Sos, Kapolsek dan Danramil Gombong, General Manager Benteng Vander Wijck Gombong Herwin Kunadi, serta Penggiat  Berita Kebumen, dan Koordinator Manunggal Gombong Emy Syahriani. (K24/T)

KARANGGGAYAM, Kebumen24.com – Polsek Karanggayam bersama dengan Koramil 05 Karanggayam serta warga masyarkat menggelar kerjabakti memperbaiki talud di desa Kajoran Kecamatan Karanggayam Kebumen yang longsor setelah diguyur hujan lebat beberapa waktu lalu.
Informasi yang berhasil diperoleh, longsor pertamakali terjadi pada hari Minggu (5/1) sekira pukul 01.30 Wib. Namun karena derasnya hujan beberapa waktu terakhir, longsor susulan menutup sebagian jalur penghubung dukuh Jatiwera dengan dukuh Kaligowok.
Bahkan jika tidak segera dibenahi, kemungkinan besar tanah longsor akan memasuki kandang ternak milik warga yang berada di dekat lokasi kejadian.
Melihat situasi itu, hari ini Polsek Karanggayam bersama TNI dan masyarkat membersihkan sisa longsoran tanah dan membuat talud dari kantong plastik yang diisi tanah, Rabu 8 Januari 2020.
Meski bersifat sementara, diharapkan cara ini akan efektif mengurangi tanah longsor di daerah itu.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, pihaknya sudah menerima laporan tanah longsor di dukuh Jatiwera Desa Kajoran Karanggayam.

“Perbaikan sudah dilakukan dari tadi pagi. Informasi terakhir sing ini pengerjaan telah selesai. Tanah sudah berhasil disingkirkan, jalan sudah bisa dilalui,” jelas Iptu Tugiman.

Lanjut Iptu Tugiman, Kebumen termasuk daerah rawan longsor saat memasuki musim penghujan. Iapun mengimbau kepada masyarkat yang berada di dekat lereng untuk lebih waspada terhadap ancaman longsor. Jika tidak memungkinkan, warga bisa mengungsi ke tempat yang lebih aman atau di rumah saudara. (K24/T)

KEBUMEN, Kebumen24.com- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kebumen mengingatkan Pemkab Kebumen untuk tidak melakukan mutasi jabatan selama menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2020 ini. Hal itu sesuai dengan regulasi yang berlaku guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada.
Ketua Bawaslu Kebumen, Arif Supriyanto menjelaskan, terkait hal tersebut pihaknya menegaskan Bupati atau Wakil Bupati untuk tidak melakukan mutasi pejabat selama enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon. Larangan ini berlaku sampai dengan akhir masa jabatan pejabat yang bersangkutan.

“Tidak boleh, kecuali ada izin dari Menteri Dalam Negeri,” jelasnya, Rabu (8/1).

Selain itu, terang Arif, selama kurun waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon hingga ditetapkannya pasangan calon terpilih. Pejabat juga tidak boleh menggunakan wewenang serta kebijakan sebagai sarana mobilisasi yang merepresentasi salah satu calon.

“Bawaslu Kebumen menghimbau agar semua pihak mematuhi segala ketentuan peraturan yang berlaku dalam pelaksanaan Pilkada 2020 agar tercapai pemilu yang bermartabat dan berkualitas,” terangnya.

Jika nantinya diketahui terdapat mutasi jabatan pada masa yang telah ditentukan menjelang Pilkada 2020, konsekuensi yang diterima yakni sanksi pembatalan sebagai Calon Bupati atau Wakil Bupati. Selain itu juga ancaman pidana sesuai dengan Pasal 71 jo Pasal 190, berupa pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan dan denda paling sedikit Rp.600.000.00.
Penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum RI Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2020, penetapan pasangan calon peserta Pilkada 2020 yaitu dilaksanakan pada 8 Juli 2020. (K24/HFD)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Menjelang kontestasi Pilkada Kebumen Tahun 2020, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menginginkan sosok pemimpin Wakil Bupati Kabupaten yang berslogan Beriman ini muncul dari Nahdlatul Ulama atau kalangan Nahdliyin.

Koordinator Desk Pilkada DPC PPP Kebumen, Wahid Mulyadi didampingi Ketua Fraksi PPP DPRD Kebumen Agus Hamim mengungkapkan, Partai yang memiliki empat kursi di DPRD Kebumen tersebut berkeinginan untuk menyandingkan pasangan Cabup-Cawabup dengan komposisi nasionalis – religius dalam menghadapi Pilbup 2020.


“Pilkada ini sosok calon(Cawabup dari Nahdliyin-Red) tidak bisa ditawar-tawar karena partai kami berakar dari NU. Sehingga otomatis Cawabup yang diinginkan PPP juga dari kalangan Nahdliyin,” katanya, Rabu 8 Januari 2020.

Mul, sapaan akrabnya menyebut, semua yang duduk di kursi anggota DPRD Kebumen, mulai dirinya, Agus Hamim serta Pairi dan Sri Halimah merupakan representasi kaum Nahdliyin. Jadi, menurutnya wajar jika menginginkan hal tersebut. 
Saat disinggung mengenai sosok kandidat Cawabup yang diinginkan partai berlambang Kabah itu, Mul memiliki tiga pilihan tokoh yakni Mukhsinun yang merupakan Ketua DPC PPP Kebumen, KH Amalul Umam dan Arif Widodo. Untuk KH Amalul Umam diketahui lekat dengan Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, karena ia juga sebagai adik pengasuh Pondok yakni KH Afifudin Chanif Al Hasani.
KH Afifudin Chanif Al Hasani yang saat ini menjabat Rais Syuriyah PCNU Kebumen diketahui melalui utusannya telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wakil Bupati melalui PKB. Namun, hingga kini Gus Afif sapaan akrabnya belum mengembalikan berkas pendaftaran ke partai berlambang bumi berbintang sembilan tersebut.

 “Kami menyadari dengan jumlah kursi empat hanya menginginkan posisi AA 2 dari Nahdliyyin. Sedangkan untuk AA satunya silahkan, yang terpenting mewakili nasionalis,” pungkasnya. (K24/Hfd)

KUWARASAN, Kebumen24.com – Bhabinkamtibmas adalah personel polisi pilihan yang ditunjuk pimpinan, yang dianggap mampu mengatasi persoalan di tingkat desa ataupun kelurahan.
Dalam menjalankan tugasnya, ia harus siap 24 Jam melayani warga masyarkat desa yang membutuhkannya.
Maka dari itu, handphone tidak bisa jauh dari dirinya, sebagai bentuk pelayanan prima kepada warganya.
Ketika ia dihubungi warganya, dan membutuhkan pertolongannya, ia harus sigap melayaninya tanpa pamrih.
Seperti yang dialami oleh Brigadir Sujadi, Bhabinkamtibmas Desa Gunungmujil Kecamatan Kuwarasan ini misalnya.
Rabu (07/01) malam sekira pukul 21.00 Wib ia dihubungi oleh kepala desa setempat Tujimim (56) untuk mengawal warganya yang menderita gangguan jiwa Wawan Riyadi (30).
Saat itu ia sedang piket di Mapolsek Kuwarsan langsung bergegas menuju ke rumah Wawan bersama piket Koramil, kepala desa setempat dan warga sekitar.
Benar saja, saat ia sampai di kediaman orang tua Wawan, Wawan sedang kambuh dan menolak untuk dilakukan pengobatan di RSJ Magelang.

“Sempat kewalahan juga ya. Ia tidak mau diajak berobat oleh keluarganya. Siapapun yang ada di dekatnya, dimarahinya. Selanjutnya kami berhasil membujuk wawan dan mau diajak berobat,” cerita Bripka Sujadi, Rabu (08/01).
 

Setelah mau diajak berobat, Brigadir Sujadi bersama TNI dan warga sekitar serta keluarga Wawan bertolak dari kediamannya sekira pukul 22.00 Wib menuju ke RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang.
Ada kejadian menarik saat perjalanan mengawal Wawan pergi berobat. Wawan yang hanya nurut dengan Brigadir Sujadi, ia harus duduk berdampingan. Hal ini untuk memastikan Wawan tidak akan mengamuk selama perjalanan ke Magelang.
Saat Brigadir Sujadi turun dari kendaraan, celana seragamnya basah dan bau pesing. Ternyata Wawan mengompol saat perjalanan tadi.

“Itu sudah jadi resiko kita saat bertugas. Yang penting Wawan bisa selamat sampai tujuan dan mau berobat,” kata Brigadir Sujadi menanggapi kejadian semalam sambil tersenyum.

Bhabinkamtibmas mempunyai tanggung jawab besar akan situasi Kamtibmas di wilayahnya bertugas.
Segala macam informasi harus ia peroleh untuk selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan dalam hal ini Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.
Bripka Sujadi, bapak 3 anak ini diangkat dalam jabatannya sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Kuwarsan terhitung mulai bulan Januari 2017.
Jarak rumah dengan desa binaannya biasa di tempuh 25 menit perjalanan. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat untuk mendarma baktikan untuk warga masyarkat desa Gunungmujil Kecamatan Kuwarsan.(K24/T)

 
KEBUMEN, Kebumen24.com – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mempunyai cara menarik agar pengarahannya kepada Kapolsek di jajaran Polres Kebumen berjalan meriah. Di tengah pengarahannya kepada para perwira itu, ia membuat kuis kecil dan membagikan sejumlah hadiah.
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam kuis pun sangat ringan. Banyak Kapolsek berebut menjawab pertanyaan dari Kapolres saat mendapatkan pengarahan di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen.

“Coba sebutkan tujuh program prioritas Kapolri, Bapak Jendral Polisi Idham Azis?” ucap Kapolres kepada para Kapolsek, baru baru ini.

Setelah melalui proses seleksi, akhirnya AKP Marheni, Kasubbag Program Anggaran Bagian Perencanaan Polres Kebumen dinyatakan berhasil menjawab pertanyaan dari Kapolres dengan lancar. Ia pun mendapatkan hadiah dari AKBP Rudy berupa uang tunai.
Hadiah serupa juga diberikan kepada Kapolsek Ayah AKP Heru karena secara lancar menjawab pertanyaan Kapolres tentang program prioritas Kapolri.

“Hadiah seperti ini biasanya untuk anggota. Namun kali ini untuk Kapolsek, supaya lebih meriah,” kata Kapolres.

Diketahui bersama setiap pergantian Kapolri, pejabat baru biasanya memiliki program prioritas. Kapolri Jendral Polisi Idham Azis memiliki 7 program prioritas. Program ini akan dilaksanakan dari tingkat Mabes hingga Polsek. (k24/T)
Berikut 7 program prioritas Kapolri Jendral Polisi Idham Azis:
1. Mewujudkan SDM unggul
2. Pemantapan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)
3. Penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan
4. Pemantapan manajemen media
5. Penguatan sinergi polisional
6. Penataan kelembagaan
7. Penguatan pengawasan

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.