Kebumen24.com

Foto Konfresni pers Jumat 20/12/019 di Mapolres Kebumen

KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk kesekian kalinya, kasus tindak pidana persetubuhan terhadap gadis di bawah umur menimpa anak anak di Kabupaten Kebumen.
Kali ini menimpa seorang Gadis berusia 16 tahun. Sebut saja Bunga (nama samaran) warga Kebumen, diduga telah menjadi korban persetubuhan yang dilakukan Pria Berinisial AS (21) warga asal Kabupaten Pemalang Jawa Tengah.
Korban yang masih duduk dibangku Kelas 2 SMA itu, disetubuhi tersangka yang baru dikenalnya melalui group Whatsapp se bulan terakhir.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat konferensi pers Jumat 20 Desember 2019 mengungkapkan, tersangka melakukan persetubuhan sebanyak dua kali kepada Bunga di daerah Pemalang pada hari Senin 18 Desember 2019.
Persetubuhan itu bermula, saat tersangka menjemput korban dan selanjutnya mengajaknya ke Kabupaten Pemalang.

“Dengan tanpa se izin orang tua korban, Tersangka akhirnya membawa kabur korban selama tiga hari ke Kabupaten Pemalang,hingga akhirnya terjadi persetubuhan,” ungkap AKBP Rudy didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Istanto dan Kanit PPA Aiptu Nikmatun.

Foto Konfresni pers Jumat 20/12/019 di Mapolres Kebumen

Dijelaskan Kapolres, Persetubuhan itu dilakukan oleh tersangka karena sering melihat film porno. Kemudian Gadis yang masih polos itu pun menuruti ajakan AS di sebuah rumah milik saudaranya di daerah Pemalang.
Peristiwa persetubuhan itu terbongkar setelah orang tua Bunga curiga dan menanyakannya kepada putrinya setelah pulang ke rumah. Mendapati jawaban yang menyakitkan lantaran perbuatan tak senonoh tersangka kepada putrinya, selanjutnya orang tua korban melaporkan ke pihak polisi yang berujung pada penangkapan tersangka. 

“ Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 332 KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun,”imbuh Kapolres.

Adanya kasus tersebut, Kapolres Kebumen menghimbau Kepada seluruh masyarakat, agar selalu berperan aktif mengawasi pergaulan putra putrinya. Terutama saat menggunakan Hp dan internet.

“jangan biarkan mereka terlibat dalam pergaulan bebas dan tenggelam dalam pengaruh internet negatif,” tandas AKBP Rudy.(K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Seorang Nenek berinisial EP (55), warga Karawang, Jawa Barat, terpkasa  harus berurusan dengan pihak kepolisian. EP diamankan petugas lantaran tertangkap basah saat mencuri sebuah tas yang berisi uang jutaan rupiah milik salah satu pedagang di Pasar Karanganyar, pada Kamis 28 November 2019 lalu.
Adapun korbannya merupakan penjual ikan bernama Tarwiyah (42), warga Desa Purbowangi, Kecamatan Buayan. Saat beraksi, pelaku ditemani dua rekannya, yakni SR dan EN, keduanya warga Cikampek Utara.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, saat menggelar Konfrensi Pers Jumat 20/12/019 mengatakan, kejadian tersebut berawal saat ketiga pelaku turun dari bus umum di depan Pasar Karanganyar sekitar pukul 06.30 WIB. Ketiganya kemudian berjalan-jalan di sekitat lokasi pasar dan selanjutnya masuk ke dalam Pasar Karanganyar.

“ Ketiganya kemudian menghampiri seorang pedagang ikan. Saat itu, pelaku SR melihat tas milik korban terjatuh di bawah meja kemudian memberitahu pelaku EP,”ungkap Kapolres.

Tak berselang lama, lanjut kapolres, pelaku EN kemudian berpura-pura membeli ikan, sedangkan pelaku EP mengambil tas berisi uang Rp. 2550.000 dibawah meja lapak korban.

“Tersangka EP mengambil tas menggunakan sebuah papan kayu yang ada di sekitar meja lapak dan menarik tas tersebut. Saat sudah tertarik sekira 50 sentimeter, tali tas nyangkut di kaki korban. Mengetahui tasnya hendak diambil, korban langsung berteriak maling,” jelas Kapolres.

Sadar aksinya diketahui, EP berniat kabur tetapi berhasil diamanankan oleh para pedagang dan selanjutnya dibawa ke Pos Satpam. Sedangkan kedua rekanya berhasil kabur meninggalkan pasar dan saat ini masih dalam pengejaran petugas. “Selanjutnya, tersangka EP diamankan ke Mapolsek Karanganyar,”imbuh AKBP Rudy.
Akibat perbuatannya, tersangka EP akan dijerat pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman hukuman naksimal 5 tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya Rp. 900.000.(K24/THR)

Foto Jumat malam 20/12/019

KEBUMEN, Kebumen24.com – Setelah melewati proses uji coba, Air mancur bergoyang yang berada didepan Pendopo Bupati Kebumen kini dinyatakan resmi dibuka untuk umum. Kendati begitu, masyarakat diminta untuk senantiasa bersama sama menjaga dan merawat air mancur tersebut, agar Kota Kebumen semakin Cantik dan terkesan Indah di malam hari.
Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz saat meresmikan air mancur didepan Pendopo Bupati, Jumat malam, 20 Desember 2019. Rencanannya, Air mancur tersebut akan dinyalakan secara rutin setiap akhir pekan. Yaitu mulai dari Jumat malam, Sabtu malam hingga Minggu malam. Kemudian, hari libur dan liburan anak sekolah.
Turut hadir pada acara  itu, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Asisten Sekda Nugroho Tri Waluyo, Kepala Dinas Perkim LH Edi Rianto, Ketua Dekranasda Kebumen Zuhroh Yazid Mahfudz, serta Ribuan masyarakat.
Foto Jumat malam 20/12/019
Dalam kesempatan itu Bupati Yazid menegaskan, air mancur tersebut bukanlah semata mata untuk bermewah-mewahan, akan tetapi karna pemerintah memiliki kewajiban untuk mempercantik keindahan Kotanya. Untuk itu, bupati berharap adanya air mancur ini bisa menjadi sebuah hiburan masyarakat saat berkunjung ke Alun Alun Kebumen di malam hari. Terlebih bagi anak anak yang suka dengan warna warni.

” Semoga air mancur ini dapat menghibur masyarakat Kebumen,”ucap Bupati.

Foto Jumat malam 20/12/019

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim LH Kebumen, Edi Rianto menjelaskan, pembangunan taman air mancur ini merupakan pekerjaan lanjutan tahun 2017 yang belum terselesaikan. Pekerjaan lanjutan ini menggunakan anggaran APBD 2019 dengan menelan biaya sebesar Rp 1,1 miliar.

Adapun sistem yang digunakannya yaitu “DMX fouantain”. Dimana air mancur, cahaya lampu LED, dan musik dikontrol secara otomatis oleh komputerisasi. Sehingga semua bisa berjalan secara bersamaan dan saling terkoneksi.

“Musiknya bisa dipilih sesuai keinginan operator, dan air mancurnya akan mengikuti ritme alunan musik itu sendiri,”kata Edi.

Foto Jumat malam 20/12/019
Perlu diketahui, pada air mancur tersebut terdapat 120 nozzle vertikal (air mancur ke atas) dan 6 nozzle rotary (air mancur memutar membentuk bunga). Dengan 2 rumah panel pada dua sisi kanan dan kiri taman yang dihubungkan ke satu pane kontrol.
Konsep air mancur depan pendopo adalah dry fountain atau air mancur kering. Yaitu kolam air tertutup beton, untuk keamanan anak-anak yang menyaksikan dari jarak dekat. Air yang keluar melalui nozzle akan masuk kembali ke dalam kolam melalui got di tepian kolam.
Lampu LED RGBW yang memancar pada air mancur memunculkan kesan warna pelangi lebih maksimal disaksikan pada malam hari. Adapun ketinggiannya dapat disetting sesuai kebutuhan. Pada kondisi normal hanya setingga 4 meter dan maksimal bisa mencapai 8 meter. (K24/THR)

Foto : Saat Porse penyelamatan Korban di  Pantai Lembupurwo mirit Sabtu 21/12/019

Mirit, Kebumen24.com – Seorang Remaja di Kecamatan Mirit berhasil diselamatkan setelah sempat terseret Ombak di Pantai Laguna lembupurwo Mirit. Korban di ketahui Bernama Hasan Makruf (15) warga Desa Patukrejo mulyo, rt 04 rw 01 Kecamatan Mirit.

Berdasarkan informasi yang di peroleh, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 21 Desember 2019, sekira Pukul 10 : 30 Wib. Saat itu korban bersama temanya tengah asyik mandi di laut dan tiba tiba datang arus deras hingga akhirnya menyeret korban ketengah.
Beruntung korban berhasil diselamatkan oleh Tim Sar dan Masyarakat Nelayan setempat. Korban kemduian di larikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan Medis.
Terkait adanya kejadian tersebut BPBD Kebumen menghimbau kepada seluruh masyarakat agar Jangan mandi dilaut. Mengingat kondisi arus laut saat ini tidak menentu dan sering berubah ubah.
Patuhi himbauan petugas, terutama anak anak jangan sampai lepas pengawasan dari orang tua saat bermain di pantai,”imbau BPBD Kebumen melalui Heri Purwoto saat dikonfirmasi.(K24/THR)

PEJAGOAN, Kebumen24.com – Sebagai Program pembelajaran diluar sekolah, sebanyak 10 siswa SMA Klirong melakukan study ke STIE Putra Bangsa Kebumen dengan mengusung Tema “ Perguruan Tinggi di Kampus STIE Putra Bangsa ”. Kedatangan siswa disambut langsung oleh Kepala Pusat Karir Mahasiswa dan Tracer Study Irfan Helmy.
Turut hadir pula dalam penyambutan itu, Kepala Humas serta Presiden Badan Ekesekutif Mahasiswa STIE PB beserta anggotanya,  Kamis, 19 Desember 2019, di Aula Ronggowarsito Pejagoan Kebumen.
Dalam kegiatan itu, para siswa mendapat penjelasan tentang sejarah dan profil singkat STIE Putra Bangsa dan berkesempatan mengunjungi Ruang Galeri Bursa Efek Indonesia. Disitu para siswa belajar tentang pasar modal yang dipandu oleh mahasiswa yang tergabung dalam kelompok study pasar modal.
Selanjutnya, Kegiatan dilanjutkan dengan mengelilingi kampus sekaligus melihat sarana prasarana perkuliahan, serta tempat perpustakaan. Tidak hanya itu, para siswa juga turut merasakan suasana perkulihan dengan memasuki salah satu kelas yang sedang berlangsung.
Setelah puas mengelilingi sekitar kampus, siswa kembali ke Aula untuk berbagi pengalaman tentang kemahasiswaan dengan mahasiswa  BEM. Dalam momen ini, siswa juga melakukan sesi tanya jawab dengan mahasiswa.

“Kami memilih STIE Putra Bangsa sebagai kampus kunjungan studi karena salah satu perguruan tinggi yang bagus dan berkembang pesat di Kebumen. Bahkan di wilayah Kedu Selatan,” ungkap Fajar, salah satu Guru pendamping SMAN Klirong.
 

Selain itu, Imbuh Fajar, Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa tentang proses pembelajaran di perguruan tinggi. Dengan harapan pengetahuan baru yang didapat para siswa bisa menjadi gambaran kelak ketika akan melanjutkan kuliah setelah lulus SMA nanti.
Sementara itu, Kepala Pusat Karir Mahasiswa dan Tracer Study Irfan Helmy menyambut baik kegiatan yang dilakukan Pihak SMA Klirong tersebut. Pihaknya berharap, pembelajaran yang didapat para siswa di STIE bisa manambah wawasan mereka tentang ilmu perkuliahan.

”Siapapun yang mau belajar di STIE kami selalu siap dan  mempersilahkan kepada pihak sekolah jika suatu saat akan kembali mengadakan kunjungan. Tentunya dengan jumlah siswa yang lebih banyak kami pun siap,”ujar Ifran. (K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kebahagian tengah menaungi pasangan Rahmat Soleh (27) dengan Umi Rofikoh (26). Wajah pasangan yang baru saja mengikrarkan janji pernikahan ini tampak berbinar-binar. Pernikahan mereka pun tampak istimewa karena dilaksanakan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang baru saja diresmikan.
Tampak lebih istimewa, pernikahan anak dari pasangan Mashud dan Ibtiyah ini karena dihadiri Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa. Terlebih, saksi pernikahan keduanya yaitu Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz dan Kepala Kemenag H Panut. Pernikahan ini merupakan pertama yang digelar di MPP Kebumen, Jumat 20 Desember 2019.
Umi Rofikoh warga Dukuh Ketanggeran Desa Bandung Kecamatan Kebumen mengatakan, rencana awal proses ijab qobul pernikahannya akan dihelat di rumah. Akan tetapi pada satu minggu kemarin, dirinya mendapatkan tawaran menikah di MPP. Hal itu bertepatan dengan peresmian gedung pelayanan milik Pemkab Kebumen itu.

“Tanggal pernikahan sudah ditentukan sejak lama, kebetulan seminggu lalu ditawarkan menikah disini,” katanya usai ijab qobul didampingi suaminya Rahmat Soleh.

Rahmat Soleh yang merupakan warga Kabupaten Wonogiri ini mengaku bahagia atas pernikahannya. Wanita yang dikenalnya sejak 6 bulan lalu telah resmi menjadi istrinya. Pada sisi lain, administrasi pernikahan dan kependudukannya langsung diterimanya usai ijab qobul.

“Ini langsung dapat buku nikah, kartu nikah, KTP dan kartu keluarga,” imbuhnya.

Terpisah Kasi Bimbangan Masyarakat Islam Kemenag Kebumen H Khamid menjelaskan pernikahan di MPP memungkinkan dilakukan bagi warga Kebumen. Akan tetapi bagi masyarakat dari luar Kecamatan Kebumen harus menyertakan rekomendasi dari KUA setempat. Rekomendasi ini dalam bentuk izin pindah tempat nikah.

“Semua persyaratan sama hanya disini lebih mudah dan cepat karena langsung mendapatkan empat fasilitas Buku nikah, kartu nikah, KTP dan KK,” jelasnya.
 

Khamid menambahkan, pelayanan nikah di MPP diawali perizinan dari KUA setempat calon pengantin. Kemudian nanti petugas melakukan ijab qobul sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan. Dirinya juga menegaskan, ijab qobul di MPP tidak dipungut biaya sepeserpun.

 “Nikah disini gratis,” tandasnya.(K24/LK/THR)

Foto Rabu 18/12/019 

JAKARTA,Kebumen24.com – Seiring dengan kemajuan informasi di Era Digital 4.0 yang begitu pesat. Humas dituntut hadir untuk memberikan informasi mengenai program kerja Pemerintah, dan sekaligus menyerap informasi, saran serta kritikan dari masyarakat. Untuk itu diharapkan, Humas bisa Berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan terpercaya.
Tekait hal tersebut, bagian Humas Setda Kabupaten Kebumen melaksanakan study komparasi ke Pemprov DKI Jakarta. Studi komparasi yang dilaksanakan Rabu 19 Desember 2019 itu, dalam rangka mempelajari kualitas pelayanan kehumasan yang ada di Pemprov DKI Jakarta.
Foto Rabu 18/12/019 
Kunjungan Study tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dan Kabag Humas Setda Kebumen Drs Budi Suwanto Msi, beserta para Staf. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Biro KDH dan KLN Setda Prov DKI Jakarta, dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Prov DKI beserta jajaran terkait.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto, SH. Menyampaikan alasan memilih Pemprov DKI Jakarta sebagai tujuan study komparasi dikarenakan Jakarta merupakan Ibukota dan menjadi barometer Indonesia. Untuk itu, bisa dipastikan memiliki berbagai program yang baik dan patut dicontoh.

“Apa yang didapatkan dari kegiatan ini semoga bisa di implementasikan nantinya. Meskipun sarana dan prasarana berbeda,”katanya.

Foto Rabu 18/12/019 
Sementara itu, terkait pengelolaan protokoler dan kehumasan, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta, Muhammad Mawardi mengatakan bahwa sebagai fungsi Kehumasan dan Protokol, harus bisa memberikan kenyamanan dan pelayanan kepada pimpinan. Begitu pula kesan yang disampaikan harus sampai ke masyarakat.

“ Humas dan protokol harus singkron dan bisa manyampaikan kepada masyarakat terkait Program kerja pimpinanya,”katanya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Bidang Informasi Publik Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta  Raides Aryanto, mengatakan bahwa Era Informasi 4.0 adalah kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. menurutnya, Porsi atau fungsi Kehumasan dan Protokol adalah sama, yaitu harus bisa mengupgrade pelayanan dan mengupdate informasi komunikasi kebijakan pemerintah daerah sesuai dengan kultur di masyarakat, apakah masyarakat melek teknologi atau tidak.

“Hal tersebut perlu disesuaikan agar penyampaian informasi kepada masyarakat menjadi lebih maksimal dan transparan,”ucapnya.

Foto Rabu 18/12/019 
Terkait kepengelolaan media sosial Humas, Aryanto juga menambahkan,  mengatakan bahwa kebanyakan khalangan masyarakat saat ini menggunakan media sosial. Untuk itu, humas harus bisa mengemas semua informasi dan implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam konten kehumasan yang baik.

“ Baik itu pra pelaksanaan kegiatan, saat pelaksanaan kegiatan, dan pasca kegiatan. Bagaimana mengkomunikasikan kepada publik terkait implementasi kegiatan pemerintah daerah. Dalam hal ini, media sosial humas atau media lain yang humas miliki harus mampu menjadi rujukan bagi masyarakat terkait informasi,”imbuhnya.

Selain itu, Humas harus bisa mengikuti perkembangan zaman, dan menjadi humas millenial yang mampu mengemas serta menginformasikan kebijakan pemerintah dengan berbagai konten kreatif dalam era informasi yang serba cepat,” tandasnya.(K24/THR)

KARANGGAYAM, Kebumen24.com – Ketua MPC Pemuda Pancasila Kebumen Aris Hargiantoro secara remi melantik 30 orang pengurus anak cabang  Pemuda Pancasila Kecamatan Karanggayam masa Bhakti 2019-2022.  
Pelantikan berlangsung Kamis 19 Desember 2019 itu, di Pendopo Kecamatan Karanggayam Setempat. Turut hadir dalam acara itu, Forkopimcam karanggayam, Tokoh agama dan masyarakat, serta ratusan anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Kebumen.
Dalam ksempatan itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kebumen Aris Hargiantoro mengatakan pelantikan kepengurusan anak cabang pemuda pancasila karanggayam ini diharapkan para pemuda bisa bernsinergi dan turut serta membantu kesuksesan Program Program Pemerintah di Wilayah Kecamatan.

” Para pemuda Pancasila dapat bersama sama membangun kesejahteraan masyarakat,”ucapnya.

 
Menurutnya, pemuda pancasila adalah garda terrdepan untuk mempertahankan pancasila. Untuk itu,  kepada seluruh angota diminta untuk terus berjuang mempertahankan pancasila sesuai dengan Undang Undang Dasar 1945.
Sementara itu, ketua PAC Pemuda pancasila karanggayam warsan disela sela kegiatanya mengatakan, dengan pelantikan tersebut pihaknya memiliki target untuk mengembangkan organisasi, melalui pembentukan Kader di setiap Desa nantinya. Dengan harapan, bisa bersama sama bersinergi dengan pemerintah membangun Kecamatan Karanggayam yang lebih maju dan cinta terhadap NKRI.

”Semoga ini bisa terwujud,”ucapnya. (K24/IMAM)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kebumen Karna kini telah memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP). MPP yang mengusung slogan Sak Nggon Sak Kabehe itu, berarti satu tempat semua pelayanan tersedia. Dengan begitu, masyarakat kini dapat secara mudah mendapatkan pelayanan hanya cukup datang di satu tempat.
Adapun peresmian MPP itu sendiri dilakukan Jumat 20 Desember 2019, oleh Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa, di Gedung Juang Jalan Indrakila Kebumen.
Pada MPP Kebumen tersebut, sedikitnya ada 250 layanan dari 25 instansi dengan terdapat 31 loket. MPP ini, merupakan kedua yang terbangun di Jawa Tengah setelah Kabupaten Banyumas. Selain OPD Pemkab Kebumen, juga terdapat loket dari Kejaksaan, Polres, Kemenag dan BUMN serta BUMD.
Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa, mengatakan hadirnya MPP di Kebumen merupakan kado akhir tahun yang menggembirakan bagi masyarakat Kebumen. MPP dapat menjadi upaya dalam mempermudah dan mempercepat proses pelayanan dengan kenyamanan yang baik bagi masyarakat.

“Pelayanan ini memungkinkan adanya pelayanan terintegrasi dengan penggunaan teknologi informasi,” katanya.

Selain itu, MPP juga dinilainya dapat mengurangi pelayanan ego sektoral dan menjadi terobosan baru untuk pelayanan publik yang semakin baik. Kendati begitu, perwujudan mal ini dibutuhkan komitmen bersama antara Bupati dan para OPD.

“Semoga dengan MPP ini, Diharapkan dapat membentuk ASN yang modern untuk berkinerja tinggi dan menambah keminatan investor,”imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz pada kesempatan itu mengatakan, hadirnya MPP di Kebumen merupakan bentuk komitmen bersama Pemkab dengan Kemenpan RB Maret 2019. Hal ini sebagai bentuk upaya pembenahan pelayanan publik dan penguatan pelayanan berbasis teknologi di Kebumen.

“Keberadaan MPP ini diharapkan dapat lebih mempercepat pelayanan kepada masyarakat,”ujar Bupati.

Turut hadir pada acara itu, perwakilan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab se Jawa Tengah, Kajari Kebumen H Erry Pudyanto Marwantono, Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Kepala Kemenag H Panut dan sejumlah pimpinan OPD Pemkab Kebumen.(K24/T)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Jumat berkah kali ini Polres Kebumen fokus membersihkan Gereja yang ada di Kebumen. Bukan hanya tingkat Polres saja, seluruh Polsek jajaran  juga melakukan kegiatan itu. Bahkan, Para personel membekali diri dengan sapu dan alat kerjabakti dari rumah.
Kegiatan dengan tajuk peduli sesama itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan. Ia terlihat membaur bersama para personelnya melakukan bersih-bersih rumah ibadah umat Kristiani pagi tadi, Jumat 20 Desember 2019.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, aksi yang dilakukan oleh Polres Kebumen adalah bentuk dukungan terhadap umat Kristiani yang tengah merayakan Natal.

“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan kami (Polres Kebumen) kepada umat Kristiani yang sedang merayakan Natal. Melalui kegiatan ini, kami ingin meringankan beban dengan ikut membersihkan Gereja,” jelas AKBP Rudy saat membersihkan di GKI Kebumen.

Dikatakannya, kegiatan Jumat Berkah adalah aksi membersihkan atau kerjabakti di rumah ibadah.
Kegiatan itu dilakukan secara bergantian setiap hari Jumat. Pada minggu sebelumnya, Polres Kebumen membersihkan Masjid, Vihara dan beberapa Gereja.
Mardi penjaga Gereja GKI menyambut positif kegiatan Jumat Berkah yang dilakukan oleh Polres Kebumen.

“Kami menyambut positif kegiatan Polres Kebumen di Gereja kami. Para personel Polres Kebumen ada yang menyapu, ada yang membersihkan kaca. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut,” kata Mardi. (K24/WIN)