KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Kebulusan, yang terletak di Kecamatan Pejagoan, Kebumen, menyimpan sejarah dan legenda yang kaya dan menarik dengan nilai-nilai kearifan lokal. Sejarah desa ini menceritakan pada zaman Belanda berencana membuat jembatan tembana.
Dkutip dari website resmi Desa Kebulusan menyebutkan, menurut cerita sesepuh di desa Kebulusan bahwa pada zaman dahulu Belanda berencana membuat jembatan tembana. Belanda menggunakan teropong untuk mencari jalan tembus namun ternyata tidak bisa kelihatan.
Hingga akhirnya mencari jalan ke arah selatan dan sampai di tempat yang sekarang diberi nama Golongan. Setelah itu, ketika melihat ke arah timur melihat gunung berbentuk seperti kura kura (bulus),tempat tersebut diberi nama Rawa Bulus.
Kemudian berjalan ke arah utara sebab tidak bisa diteropong. Terlihat seekor kerbau sedang makan(ngrikiti) rumput kering,tempat tersebut diberi Gunung Krikit.
Ketika melanjutkan perjalanan melewati jalan yang banyak tikungannya sehingga diberi nama Lengkong. Pemerintahan pertama Kebulusan dipimpin oleh Lurah Ngusman. (Sumber Kyai.R Mukhsin,28 Oktober 2015)
Sumber : https://kebulusan.kec-pejagoan.kebumenkab.go.id
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















