Kebumen24.com

PEJAGOAN,Kebumen24.com – Sebanyak 31 Tim pelajar turut ambil bagian dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bola Tangan, dalam memperebutkan piala Wakil Bupati Kebumen, tahun 2019. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kebumen, yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid pemuda olahraga Disporawisata Kebumen Rumadi.
Turnamen yang diselenggarakan oleh Pengcab Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kebumen itu berlangsung di lapangan futsal 3 Score Pejagoan, Senin 16 Desember 2019.
Ketua Panitia Pelaksana Kejurkab Bola Tangan Tri Ngudi Prasetyo, mengatakan, kejuaraan ini terdiri dari 18 tim pelajar SMA, 10 Tim putri dan 8 Tim putra. Kemudian 13 Tim SMP dengan putri 7 tim dan putra enam Tim. Adapun pelaksanaan pertandingan yaitu dengan sistem setengah kompetisi selama 3 hari, 16-18 Desember 2019.

“Untuk Waktu pertandingan 2 kali 12 menit. Nantinya hasil penyisihan Gruop akan masuk tahap semifinal,” katanya.

Lebih lanjut Tri Ngudi juga menjelaskan, bahwa Kejurkab bola tangan merupakan baru kedua kalinya ini digelar. Dirinya mengakui, olahraga bola tangan terhitung baru di Kebumen dan mulai berkembang sejak tahun 2015. Kendati begitu, antusias tim untuk berpartisipasi dalam kejuaraan dinilai sudah cukup tinggi.

“Dari pertandingan ini akan diambil Juara 1, 2 dan 3. Dan Bagi Para juara akan mendapatkan piagam dan uang pembinaan sedangkan juara pertama mendapatkan piala tetap Wakil Bupati,” imbuhnya.

Sementara itu, Dalam sambutan Wakil Bupati Kebumen yang dibacakan Kabid Disporawisata kabupaten Kebumen menyampaikan pentingnya berolahraga. Selain menyehatkan juga menggembirakan, dan sekaligus dapat menjalin tali silaturahim antar Tim.

Selain itu, pihaknya juga mengajak kepada seluruh Tim, agar senantiasa menjunjung tinggi jiwa sportifitas dan semangat juang untuk meraih prestasi yang gemilang. Disisi lain, jiwa sportivitas juga mengajarkan kebesaran hati untuk siap kalah dan siap menang, karena dalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang harus kalah.

“Dengan pertandingan ini semoga dapat mencetak Atlet bola tangan yang handal, berkualitas dan berprestasi, serta dapat mengharumkan Nama Kebumen, baik di tingkat kabupaten, maupun Nasional nantinya,”Ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua ABTI Kebumen yang juga Kajari Kebumen H Erry Pudyanto Marwantono mengatakan, Kejurkab secara berkala diharapkan dapat memacu munculnya bibit-bibit atlet bola tangan yang mumpuni dari Kebumen. Selain itu, olahraga bola tangan dapat menjadi ajang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan energinya.

“Jika generasi muda sudah menemukan tempat positif untuk beraktualisasi, dan tidak lagi ada ruang kegiatan yang sia2. Sehingga secara tidak langsung akan menekan angka kriminalitas yang dilakukan oleh anak-anak muda,” tandasnya.

Menurutnya, kejuaraan ini juga dipersiapkan untuk menyambut turnamen yang lebih tinggi. Seperti halnya pencarian bibit dan seleksi di 2020 untuk kejurprov dan Dulongmas. Selain itu, atlet Kebumen diharapan tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi tetapi juga nasional. (K24/IMAM)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Seorang warga Desa Adikarso, Kabupaten Kebumen, terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran telah melakukan pencurian dan disertai dengan tindak kekerasan terhadap mantan istrinya sendiri.
Kapolsek Kebumen AKP Hari Harjanto, Senin(16/12/2019), saat dikonfirmasi mengatakan, Kasus ini bermula saat pelaku berinisial MA (27) mendatangi rumah korban, Sri Rahayu (22) pada Sabtu, (14/12/2019), di Desa Karangsari, RT 05/RW 02, Kecamatan Kebumen. Saat itu, sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku datang berniat untuk meminta pertanggung jawaban atas sepeda motornya yang hilang saat dipinjam korban pada hari sebelumnya.
Saat itu korban mengaku  tidak memiliki uang, hingga akhirnya tersangka marah dan memukul serta menampar muka korban. Melihat kondisi korban tidak berdaya, selanjutnya tersangka mengambil HP dan kalung, cincin serta anting-anting yang dikenakan korban.

“Pelaku melakukan kekerasan dengan cara menampar muka korban menggunakan tangan dan celana jeans berulang kali, serta menarik rambut korban. Pada saat korban tidak berdaya, kemudian pelaku mengambil handpone dan perhiasan yang dikenakan korban,” ungkap Kapolsek Kebumen

 
Dijelaskannya, pelaku berhasil diamankan oleh tim jajaran Unit Reskrim Polsek Kebumen, Senin malam, (15/12/2019), sekira pukul 23.00 WIB, di salah satu hotel yang berada di Kedungbener, Kebumen. Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari korban ke pihak polisi.

“Korban melapor ke Mapolsek Kebumen karena merasa tidak terima dengan apa yang dilakukan tersangka, dan kemudian kita lakukan penangkapan,” imbuh AKP Hari.

Selain mengamankan pelaku, lanjut Kapolsek, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) buah celana panjang jeans warna abu-abu, 1 (satu) pasang anting-anting berat 0,9 gram, 1 (satu) buah cincin berat 1 gram, 1 (buah) HP Merk OPPO warna silver dan uang tunai sebesar Rp 1.125.000, (satu juta seratus dua puluh lima ribu rupiah) sisa dari hasil penjualan kalung emas milik korban.

“ Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebanyak Rp 5.500.000, (lima juta lima ratus ribu rupiah), dan untuk tersangka kita kenakan pasal 365 ayat (1) dan 368 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman 9 Tahun penjara,” tandas AKP Hari. (K24-THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebagian masyarakat kabupaten Kebumen mungkin masih banyak yang belum tahu jika di depan Rumah Dinas Bupati Kebumen kini ada air mancur yang bisa bergoyang. Meski sifatnya baru uji coba, namun air mancur yang memiliki seni dan keindahan warna warni ini dan mampun menyedot perhatian masyarakat yang melintas di malam hari.
Seperti terlihat pada Sabtu malam 14 Desember 2019, Ratusan warga tanpak begitu menikmati keindahan air mancur tersebut. Bahkan tak sedikit dari sebagan mereka mengabadikan momen untuk berswa foto bersama rekan maupun keluarga.
Jatmiko selaku operator mengatakan, uji coba air mancur ini dilakukan dengan cara menghidupkan pompa air melalui panel listrik. Saat panel dihidupkan semburan air keluar setinggi 5 meter dan seakan mengeluarkan warna cahaya bergantian.

“Cara kerja air mancur ini otomatis dengan menggunakan sensor menyesuaikan dengan irama lagu yang sedang diputar, dan untuk daya listriknya sendiri mencapai 53.000 watt,”katanya.

 TONTON VIDEONYA :
Sementara itu, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz mengatakan, adanya Taman Air Mancur ini diharapkan nantinya dapat menghibur masyarakat yang berada di sekitar Alun-alun Kebumen, terlebih pada malam tahun baru 2020 mendatang.

“Semoga ini bisa menjadi salah satu hiburan bagi masyarakat, dan sekaligus untuk memperindah kota Kebumen di malam hari,” ucap Bupati.

Sementara menurut salah satu warga Yuni Kurniawati mengatakan,  selain menarik, keberadaan air mancur tersebut menunjukan Kabupaten Kebumen dari tahun ke tahun mengalami kemajuan yang cukup baik. Dirinya berharap air mancur ini bisa menjadi salah satu hiburan masyarakat Kebumen ketika berkunjung ke alun-alun di malam hari.

“Ini bagus sekali ya, jadi bisa buat hiburan dan selfi selfi sama temen temen,” pungkasnya. (K24/Imam)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak enam pasangan tidak resmi dan empat anak di bawah umur, terjaring razia petugas Satpol PP Kabupaten Kebumen saat berada didalam kamar kos dan Hotel. Mereka diamankan petugas dari tiga lokasi yang berbeda,
Kepala Bidang Penegakan Perda dan Perkada Satpol PP Kebumen Eko Purwanto, mengungkapkan razia yang digelar kali ini menyasar hotel kelas melati dan tempat kos. Dari hasil razia yang dilaksanakan Kamis (12/12/2019) malam, petugas berhasil mendapati pasangan tidak resmi yang ditemukan dari tiga tempat yang berbeda.

 “Mereka kita amankan dari hotel melati Jalan Pemuda, Jalan Kutoarjo Kebumen dan daerah pasar unggas Kebumen,”ungkapnya, 

Selain mengamankan pasangan tidak resmi, imbuh Kabid Gakda, dalam razia itu, petugas juga menemukan empat anak di bawah umur tengah melakukan pesta miras di hotel wilayah Gombong. Mereka terdiri dari satu perempuan tiga anak laki-laki.

“ Ke empat anak di bawah umur itu langsung kita berikan pembinaan dengan didampingi para orang tua di kantor Satpol PP Kebumen. Begitu pula keenam pasangan tidak resmi setelah memanggil orang tua atau pihak keluarga diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak mengulanginya,” jelas Eko.

Adanya kejadian itu, petugas menghimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli dan mengawasi anaknya dari pergaulan bebas. (K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Puluhan botol miras dari berbagai jenis merek, diamankan petugas  Satpol PP Kabupaten Kebumen saat  menggelar Razia. Barang haram tersebut didapati petugas dari sejumlah penjual di wilayah Kecamatan Kebumen, Sruweng dan Adimulyo.
Dalam oprasi yang digelar Kamis malam 12 Desember 2019 tersebut, petugas juga berhasil mengamankan belasan plastik minuman keras oplosan. Diantaranya yaitu, 65 botol minuman keras berbagai merk, 30 botol miras jenis ciu dan 17 plastik miras jenis ciu.
Miras yang berhasil diamankan dari empat penjual tersebut kemudian dibawa ke kantor Satpol PP kebumen. Bagi para penjual, diminta identitas diri untuk pendataan dan selanjutnya akan dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan sekaligus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kabid Penegakan Perda dan Perkada Eko Purwanto menjelaskan, Razia yang digelar ini merupakan hasil dari laporan warga yang resah akan maraknya penjualan miras di lingkungan wilayah setempat.

“ Apa yang dilakukan Para penjual ini telah melanggar Perda Kabupaten Kebumen, nomor 3 tahun 2010, tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Keras,” jelas Eko Sabtu 14 Desember 2019.

Lebih jauh Eko mengungkapkan, kegiatan razia ini bertujuan untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum menjelang perayaan natal dan tahun baru. Kegiatan ini akan terus ditingkatkan dengan harapan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan ibadah ke Agamaan di hari natal nanti berjalan aman dan kondusif.

“ Sebagian saudara kita  akan melaksanakan kegiatan ibadah pada hari Natal nanti. untuk itu Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga ketenteraman dan kondusifitas, agar perayaan natal dan tahun baru nanti bejalan aman dan tertip,” imbuhnya. (K24/THR)

GOMBONG, Kebumen24.com – Bengkel Teaching Factory dan Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), SMK Ma’arif 2 Gombong, Secara Resmi di launching Oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kebudayaan  Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah Dwi Yuliati Mulyaningsih. Melalui Bengkel dan BUMS tersebut, diharapkan mampu melatih para peserta didik dan sekaligus memberikan kontribusi nyata,
Kegiatan Launching tersebut di tandai dengan pemukulan Gong dan Pemotongan Pita oleh Turijin dari Fasilitator Kemendikbud RI,  Sabtu 14 Desember 2019, dihalaman sekolah setempat.
Turut hadir pada acara itu, Kabid Dinas Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kebumen Agus Sunaryo, pengurus Lembaga Pendidikan Maarif NU Kebumen H. Azhar Muhammadi, Perwakilan Perusahaan mitra SMK Ma’arif 2 Gombong, serta ratusan siswa siswi serta tamu undangan lainya.
Dalam kesempatan itu, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino S. Kom menjelaskan,  saat ini ada delapan jenis Teaching Factory BUMS yang ada di sekolahan. Kedepalan BUMS tersebut antara lain Madugo Computer Course and service, Madugo English Course, Madugo Sentra Servis, Madugo Car Course, Madugo Video Shoting & sound system, Madugo Rent Car, Radio Madugo, serta jasa perawatan dan servis pendingin udara atau AC.

“ BUMS saat ini sudah berjalan dan telah melayani masyarakat maupun instansi di Kabupaten Kebumen,” katanya.

Lebih lanjut, Ngadino berharap, keberdaan BUMS nantinya dapat memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan sekaligus dapat melatih para peserta didik dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat dari bangku sekolah.

“ Semoga BUMS kedepan bisa  benar benar bermamfaat dan menjadi bekal skill bagi mereka para siswa,”imbuhnya.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati yang disampaikan oleh Kabid Disdik Kebumen Agus Sunaryo menyampaikan, selain menyambut baik, pihaknya berharap BUMS tersebut dapat meningkatkan keterampilan para siswa, sehingga setelah  lulus sekolah nanti, mereka siap di terima di dunia kerja.

“ Keberadaan BUMS diharapkan dapat melatih dan mengembangkan skill ker=wirausahaan para siswa, sehingga setelag lulus mereka siap bekerja secara mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ujar Bupati melalui sambutan yang dibacakan Kabid Disdik Kebumen. (K24/ARTA/*)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Hoax menjadi sebuah isu dan perbincangan hangat di media massa maupun media jejaring sosial belakangan ini.
Hoax dianggap meresahkan publik dikarenakan informasi tersebut yang tidak tau kebenaran nya. Hoax memiliki banyak arti yaitu tipuan, menipu, kabar burung, berita bohong, pemberitaan palsu, dan informasi palsu.
Hal itu disampaikan Kasat Binmas Polres Kebumen AKP Yusuf pada kegiatan Dialog Interaktif Bersama yang bertajuk ‘Mari Bijak dalam Penggunaan Media Sosial Tanpa Hoax untuk Mewujudkan Kerukunan Masyarakat Kebumen’, Jumat (13/12/2019), di Gedung Pramuka Kabupaten Kebumen.
Hadir 3 Narasumber., Dian Puspita Dewi dari Dinas Kominfo kebumen, Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, dan dari ketua umum badan koordinasi HMI ( Humpunan Mahasiswa Islam ) Jateng dan DIY Sahal Munir.
Pada kesempatan itu, AKP Yusuf mengajak  para mahasiswa dan masyarakat untuk memerangi Berita Hoax yang sering beredar di media sosial.

“ Kami berharap kepada generasi muda khususnya para mahasiswa, agar tidak mudah percaya dengan adanya informasi atau berita yang belum jelas kebenaranya. Paling tidak kita harus cek dulu atau konfirmasi kebenaranya,”ujar AKP Yusuf.

Sementara, Dian Puspita Dewi narasumber dari Dinas Kominfo Kebumen seputar terkait kebenaran berita, dan Bagaimana menggunakan media sosial secara bijak dan benar. Selain itu, Dian juga  mendukung langkah langkah yang dilakukan Polres Kebumen, agar semua masyarakat bisa bersama sama memerangi berita hoax yang sering membuat resah Masyarakat.

“Jangan mudah percaya dengan kabar hoax, mari kita lawan, karena hoax adalah pemecah pemersatu bangsa,” ucap Dian yang juga merupakan Jurnalis kawakan di Kebumen.

 
Dalam kesempatan itu, Iptu Tugiman dalam dialognya juga menyampaikan agar masyarakat kebumen khususnya generasi muda seperti mahasiswa untuk ikut memerangi dan jangan ikut menyebarkan berita hoax.

“Jika menerima berita hoax jangan ikut menyebarkan, kalo perlu kita laporkan saja kepada pihak berwajib,” tandas Iptu Tugiman. (K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Maraknya kasus penyalahgunaan narkoba yang belakangan ini sering terjadi di masyarakat, membuat keprihatinan tersendiri bagi sejumlah pihak. Peredaran narkoba kini tak hanya menyasar kalangan orang dewasa, namun juga banyak menyasar dari kalangan anak-anak dan generasi muda milenial yang terpapar akibat narkoba.
Sebagai upaya untuk memerangi adanya kasus tersebut, Polres Kebumen melalui Satuan Resnarkoba menggelar kegiatan Talk Show bertajuk “Millenial Berkarya Tanpa Narkoba”, yang membahas seputar bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan, hukum, dan agama.
Kegiatan yang dilaksanakan atas kerja sama PT Djarum Tbk dan Wedangan Nyamleng Kebumen ini, berlangsung di Kafe Wedangan Nyamleng, Kantor Pos Kebumen, Jumat, (13/12/2019) malam.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Kebumen AKP Mardi, Dinas Kesehatan Kebumen, Kapolsek Kebumen AKP Hari Harjanto beserta jajaran, anggota Satuan Narkoba Polres Kebumen, Satpol PP Kebumen, Kesbanglinmaspol Kebumen, ulama, ormas, serta komunitas dan sejumlah elemen masyarakat lainya.
Dalam kesempatan itu, Kasat Resnarkoba Polres Kebumen AKP Mardi mengatakan, kegiatan talk show diselenggarakan untuk mengkampanyekan gerakan anti narkoba khususnya kepada generasi milenial, agar mereka menjauhi narkoba. Selain itu kegiatan juga untuk memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, dan mengajak generasi milenial untuk turut serta melawan narkoba.

 “Pada umumnya, yang menjadi target para pengedar itu adalah anak-anak. Bisa saja bahan berbahaya tersebut bisa disisipkan melalui makanan dan minuman,”ujar Mardi.

Lebih lanjut AKB Mardi mengungkapkan, Narkoba merupakan salah satu dari fenomena sosial yang terjadi di sekitar masyarakat, Bahkan, generasi milenial sering menjadi sasaran yang empuk bagi para pelaku pengedar narkoba.
Berdasarkan temuan Satuan Resnarkoba Polres Kebemen selama tahun 2019, sedikitnya ada 36 kasus penyalahgunaan Narkoba dan jenis obat obat terlarang lainya berhasil di ungkap. Dari temuan tersebut menunjukan, peradaran Narkoba di Kabupaten Kebumen perlu diwaspadai dan jangan sampai masyarakat ikut terjerumus kedalamnya.

 “Untuk itu penting bagi generasi milenial khususnya, agar tidak terbawa arus, karena penyebaran narkoba sudah sangat meluas dan tidak kenal usia, jenis kelamin, maupun strata sosial,” tegas Mardi.

Sementara itu, Dr H. Agus Sapariyanto mewakili Dinas Kesehatan Kebumen mengatakan, Narkoba istilah lainnya adalah Napza, (narkotika, psikotropika dan zat adiktif). Dimana zat tersebut apabila masuk ke dalam tubuh penggunanya dapat mengubah pikiraan, suasana hati atau perasaan dan perilaku seseorang. Narkoba merupakan zat yang dapat menimbulkan ketergantungan bagi penggunanya dan bisa menyebabkan gangguan mental, gangguan sistem syaraf, gangguan pada jantung serta gangguan pada tubuh lainnya.

“Dari beberapa kasus pasien yang sudah kita tangani, orang yang sudah terkena Narkoba untuk sembuh itu sangat sulit sekali, dan yang paling parah bisa menimbulkan skizofrenia atau berhalusinasi,” ucap Dr H. Agus Sapariyanto yang sekarang menjabat sebagai Kepala Puskesmas karanganyar.

Dijelaskannya, selain Narkoba, untuk zat-zat berbahaya ini bisa saja dari lainnya, seperti dari lem Aibon yang dihirup, obat batuk ataupun obat lainya yang digunakan melebihi standar dosis yang ditentukan,

“Semua jenis Narkoba itu berbahaya pagi penggunanya, bahkan bisa menyebabkan kematian,” tandas Agus.

Dalam kegiatan itu, hal serupa  juga di utarakan Ustadz Ojan, yang menjelaskan bahwa Narkoba secara Hukum Agama adalah haram, karena dapat merusak tubuh dan fikiran manusia itu sendiri.

“Narkoba sama halnya dengan zat yang memabukkan, berdasarkan kesepakatan para ulama ini diharamkan, Bahkan setiap zat yang dapat menghilangkan akal, haram untuk dikonsumsi walau tidak memabukkan”, ucap Ustadz Ojan.

Di akhir acara, pada kegiatan itu juga dilakukan penyerahan cindera mata dan penandatanganan gerakan anti narkoba, serta pembagian buku tulis dengan cover himbauan anti narkoba. (K24/THR)

SADANG, Kebumen24.com – Baru baru ini, OSIS SMPN 1 Sadang menyelenggarakan kegiatan Got Talent yang diikuti mulai kelas 7, 8 dan 9. Dalam kegiatan yang berlangsung mulai dari Senin 9 Desember hingga Kamis 12 Desember 2019 ini, digelar dengan berbagai kegiatan menarik.
Diantaranya, Pameran Seni Rupa,Lomba Kreasi Seni, lomba MC, Paduan Suara, Stand Up Komedi, Dance dan Drama Komedi.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Indri Ristiyana mengatakan, kegiatan Pameran karya seni siswa terintegrasi dalam mata pelajaran seni budaya bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas siswa dan memberikan ruang kepada siswa untuk mengasah bakat seninya.
Turut hadir Kepala Sekolah  SMPN 1 Sadang Drs. Suharsono, M.Pd, yang sekaligus membuka acara tersebut. (K24/*)

KUWARASAN, Kebumen24.com – PT PLN Unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3) Cilacap melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan menyambut Natal dan Tahun baru 2020, di Taman Wisata Sejarah Benteng Van Der Wijck Gombong.
Selain itu, dalam kesempatan itu, PT PLN melalui yayasan Baitul Maal (YBM) juga menyalurkan dana zakat di Yayasan Ponpes Tahfidzul Quran Baitussyakur Desa Kuwaru, kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.
Bantuan senilai 110 juta yang dihimpun dari zakat para pegawai itu, diserahkan secara simbolis oleh Ahmad Mustaqir selaku Manager PT PLN UP3 Cilacap, Kamis 11 Desember 2019, di Masjid Baitussyakur Desa Setempat.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, segenap manajemen PT PLN UP3 CILCAP,  Direktur PT.Intek Electrical Indonesia Herwin Kunadi, SH, yang juga sekaligus merupakan mitra strategis PLN, serta ketua LDII Kabupaten Kebumen H. Birman.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Mustaqir menjelaskan, Dana bantuan tersebut berasal dari zakat penghasilan 2,5 persen yang dipotong dari pegawai pln up3 cilacap setiap bulannya. Zakat tersebut kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada penerima manfaat.

“Bantuan yang kita serahkan berupa Bedah rumah sebanyak dua unit, operasional 50 Guru Ngaji, santunan dan Beasiswa untuk anak yatim,  serta Gerobak untuk pelaku UMKM dan pemasangan Listrik Gratis,”tuturnya Manager PT PLN UP3 Cilacap disela sela kegiatan.

Sementara itu, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyampaikan terima kasih kepada pihak PLN yang telah menyalurkan Zakatnya di Kabupaten Kebumen.

“ Semoga bantuan yang disalurkan bermanfaat bagi masyarakat,”ungkap Bupati.

Hal serupa juga disampaikan Herwin Kunadi, SH selaku owner Benteng Vander Wijck Gombong, yang juga sekaligus merupakan mitra Strategis PLN. Pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih dan menyambut baik langkah langkah kinerja PLN yang telah dilakukan selama ini.

 “ Atas nama perusahaan dan pribadi saya ucapkan terimaksih yang sebesar besarnya, semoga semakin sukses PLN Menerangi Negeri,” ucap Herwin. (K24/THR)