KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 32 santri Kabupaten Kebumen bersiap menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Tegal. Dukungan langsung diberikan Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani yang menjanjikan hadiah bagi santri yang berhasil meraih juara.
Janji tersebut disampaikan Lilis saat melepas kontingen Kabupaten Kebumen di Pendopo Kabumian, Jumat (9/10/2026). Ia berharap para santri dapat mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, dan membawa pulang prestasi membanggakan.
“Nanti kalau ada juara, Ibu kasih hadiah,” ujar Lilis di hadapan para peserta.
Pernyataan itu disambut sebagai suntikan motivasi bagi para santri yang akan membawa nama Kabupaten Kebumen di tingkat provinsi. Sebanyak 32 peserta dijadwalkan mengikuti 25 jenis cabang atau kategori lomba yang mencakup bidang keagamaan, seni Islami, bahasa, dan olahraga.
Pelepasan kontingen turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Fahrudin, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kebumen Tjahjo Sembodo, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Mukhsinul Mubarok, serta perwakilan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Kebumen.
Kontingen Kebumen akan berkompetisi dalam beragam cabang yang dirancang untuk mengasah kemampuan santri, baik dalam penguasaan ilmu agama maupun keterampilan lainnya.
Pada bidang keagamaan, peserta mengikuti lomba Tahfidz Juz Amma, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) kitab Safinatunnaja, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Murotal wal Imla’, pembacaan Nadhom Aqidatul Awam, Cerdas Cermat Diniyah, adzan, dan selawat.
Sementara itu, pada bidang bahasa dan seni, para santri akan menunjukkan kemampuan melalui lomba pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Jawa, serta puisi Islami dan kaligrafi.
Adapun pada bidang olahraga, kontingen Kebumen akan mengikuti lomba lari sprint 100 meter, bulu tangkis tunggal, dan tenis meja tunggal.
Para peserta berasal dari berbagai Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di sejumlah kecamatan, antara lain Kebumen, Petanahan, Pejagoan, Kuwarasan, Sruweng, dan Gombong.
Keikutsertaan santri dari berbagai lembaga tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan potensi generasi muda melalui pendidikan diniyah. Ajang ini juga memberikan ruang bagi para peserta untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, kedisiplinan, dan kemampuan bersaing secara sehat.
Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kebumen H. Fahrudin yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Kebumen menyampaikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen dalam ajang tersebut.
Menurutnya, PORSADIN bukan sekadar arena perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi santri untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman, memperluas pergaulan, dan belajar menghargai perjuangan peserta lain.
Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah, lanjutnya, memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membentuk karakter, kedisiplinan, kreativitas, dan kecakapan sosial para santri.
“Kami berharap seluruh kontingen Kabupaten Kebumen dapat mengikuti PORSADIN VIII dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menampilkan kemampuan terbaiknya. Semoga para santri dapat meraih prestasi membanggakan serta membawa nama baik Kabupaten Kebumen di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ujar Fahrudin.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Kebumen, Kemenag, dan FKDT diharapkan semakin memacu semangat para peserta dalam menghadapi kompetisi. Persiapan yang matang, kerja keras, serta sikap sportif menjadi bekal penting bagi para santri untuk memberikan penampilan terbaik.
Lebih dari sekadar perolehan medali atau gelar juara, PORSADIN juga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kebersamaan, dan kepercayaan diri.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














