KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka memperkuat literasi teknologi serta menumbuhkan semangat inovasi di kalangan siswa, MAN 2 Kebumen menggelar Pelatihan Internet of Things (IoT) dan Implementasinya selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 18–20 Juni 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Asrama MAN 2 Kebumen dan diikuti oleh 40 siswa kelas X dan XI yang tergabung dalam tim riset dan robotik madrasah.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Kepala MAN 2 Kebumen, Akhmad Taukhid, pada Rabu, 18 Juni 2025. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menyiapkan generasi unggul yang tidak hanya religius, tetapi juga cakap teknologi dan siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 5.0.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap siswa MAN 2 Kebumen semakin siap menghadapi tantangan masa depan, khususnya dalam bidang robotic dan riset berbasis teknologi,” ujar Akhmad Taukhid.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional dari Surabaya, Cahyo Setiawan, yang juga merupakan Owner Pro Tonic. Ia memberikan materi komprehensif mulai dari pengenalan konsep dasar IoT, praktik teknis penyusunan komponen, hingga studi kasus implementasi dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki hari kedua pelatihan, Kamis 19 Juni 2025, para peserta terlihat sangat antusias saat mengikuti sesi praktik langsung perakitan komponen dan penerapan konsep IoT berbasis webserver. Dalam praktik tersebut, peserta diajak melakukan coding dasar serta uji coba sistem monitoring menggunakan sensor ultrasonik.
“Di era digital ini, kemampuan IoT bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pelatihan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mengenalkan siswa pada dunia teknologi berbasis konektivitas,” ungkap Cahyo Setiawan.

Salah satu peserta, Farid, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan ini. Ia merasa mendapatkan banyak pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah dipelajari di kelas.
“Senang sekali bisa belajar langsung praktik IoT, ini pengalaman baru yang menantang,” tutur Farid.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Kartina Dati, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara tim riset dan tim robotik MAN 2 Kebumen. Ia berharap pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi siswa di bidang teknologi.
“MAN 2 Kebumen terus berupaya membekali siswa dengan keterampilan abad 21. Kami bersyukur, sudah banyak prestasi diraih siswa, termasuk di tingkat nasional,” jelas Kartina.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 2 Kebumen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di era digital yang terus berkembang.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















