Olah Raga

Anak Gunung Berprestasi, Dua Medali Perunggu Sepak Takraw untuk Kebumen

×

Anak Gunung Berprestasi, Dua Medali Perunggu Sepak Takraw untuk Kebumen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Keterbatasan jarak dan kondisi geografis ternyata bukan penghalang bagi anak-anak dari pelosok pegunungan Kebumen untuk mengukir prestasi. Hal itu dibuktikan para atlet pelajar cabang olahraga sepak takraw asal Kecamatan Karanggayam dan Sadang yang berhasil mempersembahkan dua medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026.

Prestasi tersebut terasa istimewa. Sebab, para atlet berasal dari wilayah pegunungan yang cukup jauh dari pusat Kabupaten Kebumen. Untuk menjalani latihan saja, mereka harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit menuju lokasi latihan.

Namun, jarak bukan alasan untuk menyerah. Dengan semangat dan disiplin, para atlet muda itu tetap menjalani latihan secara rutin sejak jauh hari sebagai persiapan menghadapi persaingan di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Waktu, tenaga, dan perjalanan panjang mereka jalani demi satu tujuan, yakni memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Kebumen.

Pelatih kepala, Nuri Tri Jatmoko, mengaku bangga melihat perjuangan anak didiknya.

“Dedikasi anak-anak luar biasa. Mereka rela berkorban waktu, tenaga, dan lain-lain demi bisa mengharumkan nama Kabupaten Kebumen,” ungkap Nuri Tri Jatmoko.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Dalam persaingan POPDA Provinsi Jawa Tengah 2026, tim sepak takraw Kebumen mampu melaju hingga babak semifinal.

Di babak tersebut, langkah Kebumen harus terhenti setelah berhadapan dengan Kabupaten Jepara, salah satu daerah yang dikenal memiliki kekuatan besar dalam sepak takraw pelajar.

Persaingan pun tidak mudah. Sejumlah atlet Jepara diketahui berstatus sebagai atlet PPLOP, bahkan terdapat atlet yang pernah memperkuat Indonesia dalam ajang ASEAN School Games.

Meski belum mampu melangkah ke partai final, perjuangan para atlet Kebumen tetap layak mendapatkan apresiasi. Dua medali perunggu menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing di level provinsi.

Lebih dari sekadar medali, pencapaian tersebut menyimpan cerita tentang perjuangan, pengorbanan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah.

Dari kawasan pegunungan yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, anak-anak Karanggayam dan Sadang menunjukkan bahwa kesempatan untuk berprestasi tidak ditentukan oleh tempat seseorang berasal.

Mereka membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas, jarak tempuh, dan kondisi geografis bukanlah tembok penghalang untuk mengejar mimpi.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.