Pendidikan

Tembus 5 Besar Nilai TKA Tertinggi Se-Jateng, MAN 1 Kebumen Siap Bidik PTN dan Kedinasan

×

Tembus 5 Besar Nilai TKA Tertinggi Se-Jateng, MAN 1 Kebumen Siap Bidik PTN dan Kedinasan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Prestasi akademik MAN 1 Kebumen kembali mencuri perhatian. Madrasah tersebut berhasil menempati peringkat kelima se-Jawa Tengah dalam daftar madrasah dengan rata-rata nilai Try Out Berbasis Komputer (TOBK) Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran wajib tertinggi.

Capaian itu terungkap dalam sosialisasi virtual bertajuk “Strategi Sukses TKA dan Lulus PTN/PT Kedinasan Se-Jawa Tengah” yang digelar Kamis (20/8/2026). Kegiatan hasil kerja sama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dengan Ganesha Operation (GO) tersebut diikuti 10 siswa bersama guru pendamping MAN 1 Kebumen melalui kegiatan nonton bareng (nobar) di GOR MAN 1 Kebumen.

Sosialisasi menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah, H. Amin Handoyo, Lc., M.Ag., sebagai pembicara utama. Ia menekankan bahwa capaian akademik siswa, termasuk hasil TKA, tidak sekadar menjadi angka dalam laporan pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu indikator yang dapat menggambarkan kualitas pembelajaran di madrasah.

“Nilai TKA menjadi salah satu indikator utama kualitas sebuah madrasah. Capaian ini berbanding lurus dengan keberhasilan para siswa menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hingga Perguruan Tinggi Kedinasan yang unggul,” ujar Amin Handoyo.

Menurutnya, persaingan masuk PTN maupun perguruan tinggi kedinasan semakin membutuhkan persiapan yang matang. Siswa tidak cukup hanya mengandalkan intensitas belajar, tetapi juga perlu memahami peta materi, karakter soal, strategi menghadapi TKA, serta tingkat persaingan pada program studi atau sekolah tujuan.

Dalam pemaparan tersebut, muncul daftar 10 madrasah dengan rerata TOBK TKA mata pelajaran wajib tertinggi di Jawa Tengah. MAN 1 Kebumen berada di posisi kelima, di bawah MAN Insan Cendekia Pekalongan, MAN 2 Kudus, MAN Kota Tegal, dan MAN Demak.

Posisi tersebut menjadi capaian penting bagi MAN 1 Kebumen. Namun, prestasi itu sekaligus menghadirkan pekerjaan rumah: bagaimana mempertahankan performa akademik dan mengubah capaian latihan menjadi keberhasilan nyata dalam seleksi pendidikan tinggi.

Pasalnya, nilai try out bukanlah tujuan akhir. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan kemampuan siswa terus berkembang hingga mampu bersaing dalam seleksi PTN maupun sekolah kedinasan yang memiliki tingkat kompetisi tinggi.

Kepala MAN 1 Kebumen, H. Muhiban, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi pencapaian tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan peringkat lima sebagai alasan untuk berpuas diri.

“Prestasi masuk lima besar ini adalah modal awal yang baik, namun jangan sampai membuat kita terlena. Saya mengimbau seluruh murid untuk terus meningkatkan intensitas dan kualitas belajarnya. Harapan kita bersama, pencapaian rerata nilai ini tidak hanya bertahan, tetapi terus meningkat, baik di tingkat Jawa Tengah maupun di tingkat nasional,” tegas Muhiban.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa capaian akademik harus dipandang sebagai titik berangkat, bukan garis akhir. MAN 1 Kebumen kini ditantang membuktikan bahwa prestasi dalam TOBK dapat berlanjut pada capaian yang lebih konkret: semakin banyak alumninya diterima di PTN unggulan maupun sekolah kedinasan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.