KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 16 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan satu Analis Sumber Daya Manusia Ahli Pertama resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, Jumat (21/8/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen dan disaksikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin.
Dari jumlah tersebut, 16 Kepala KUA di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen turut dilantik bersama para pejabat dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan. Di balik sumpah yang diucapkan, para Kepala KUA kini menghadapi tuntutan untuk memastikan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan berjalan semakin tertib, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam arahannya, Saiful Mujab menyampaikan tujuh pesan utama yang harus menjadi pedoman para pejabat baru dalam menjalankan amanah.
Sumpah Jabatan Jangan Berhenti di Seremoni
Pesan pertama adalah menjadikan sumpah jabatan dan pakta integritas sebagai ruh pengabdian.
Saiful menegaskan, pelantikan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni maupun perpindahan posisi. Sumpah jabatan harus menjadi komitmen moral dan spiritual untuk bekerja secara jujur, bertanggung jawab, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dan negara.
Pesan ini menjadi penting karena integritas seorang pejabat tidak hanya diuji ketika mengucapkan sumpah, tetapi justru dalam keputusan dan pelayanan yang dilakukan setiap hari.
Administrasi Pernikahan Harus Tertib
KUA merupakan salah satu unit pelayanan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam pelayanan pencatatan pernikahan.
Karena itu, Saiful meminta agar seluruh proses administrasi pernikahan dilakukan secara cermat, tertib, dan sesuai ketentuan. Kesalahan administrasi sekecil apa pun dapat berdampak pada kepastian dokumen dan kepercayaan masyarakat.
Kualitas pelayanan pernikahan, dengan demikian, menjadi salah satu cermin wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat.
Arsip Jangan Dianggap Sepele
Hal lain yang ditekankan adalah pengelolaan arsip. Para Kepala KUA diminta memastikan seluruh dokumen tertata dan diklasifikasikan dengan baik.
Arsip yang rapi bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bagian dari tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Dokumen yang mudah ditemukan, terjaga, dan terkelola dengan baik akan mendukung kecepatan pelayanan sekaligus meminimalkan persoalan administrasi di kemudian hari.
Kepala KUA Harus Membangun Tim
Saiful juga mengingatkan pentingnya membangun kebersamaan di lingkungan kerja.
Seorang Kepala KUA tidak cukup hanya mampu mengelola administrasi. Ia juga dituntut menjadi pemimpin yang mampu membangun komunikasi, merawat kekompakan, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis.
Sebab, pelayanan publik yang baik tidak lahir dari kerja seorang pimpinan saja, tetapi dari tim yang solid dan memiliki tujuan yang sama.
Kantor Bersih, Pelayanan Lebih Nyaman
Kondisi fisik kantor juga menjadi perhatian Saiful. Ia meminta para Kepala KUA menjaga kebersihan dan melakukan penataan secara berkala agar lingkungan kantor tidak terlihat kumuh.
Ruang pelayanan yang bersih, tertata, dan nyaman menjadi bagian penting dari pengalaman masyarakat ketika berurusan dengan layanan pemerintah.
Penataan ruangan, kebersihan lingkungan hingga perawatan tanaman dinilai sebagai langkah sederhana, tetapi memiliki dampak terhadap citra pelayanan publik.
Jangan Bekerja Sendiri
Pesan keenam menyangkut pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Kepala KUA didorong aktif membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai unsur di wilayah masing-masing. KUA tidak seharusnya bekerja dalam ruang yang terpisah dari dinamika sosial masyarakat.
Selain kolaborasi, setiap KUA juga didorong memiliki peta keagamaan di wilayahnya. Pemetaan tersebut dapat menjadi dasar untuk memahami karakteristik masyarakat, persoalan keagamaan, potensi, sekaligus kebutuhan pelayanan.
Dengan pemetaan yang baik, program tidak sekadar dijalankan berdasarkan rutinitas, tetapi dapat lebih tepat sasaran.
Program Kemenag Harus Sampai ke Masyarakat
Pesan terakhir adalah dukungan terhadap berbagai program Kementerian Agama.
Sebagai unit pelayanan yang berada paling dekat dengan masyarakat di tingkat kecamatan, KUA memiliki posisi strategis untuk menerjemahkan kebijakan pemerintah agar dapat dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Para Kepala KUA diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi mampu mengambil peran aktif dalam menyukseskan program Kementerian Agama di wilayah masing-masing.
Saiful kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah jabatan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mendapat rida Allah SWT.
16 Kepala KUA Kebumen Dilantik
Pelantikan 16 Kepala KUA tersebut menjadi momentum bagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen untuk memperkuat pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan.
Namun, tantangan berikutnya justru berada setelah pelantikan: sejauh mana tujuh pesan tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi perubahan dalam pelayanan masyarakat?
Integritas harus terlihat dalam tindakan, administrasi harus tertib dalam praktik, kantor harus nyaman ketika didatangi masyarakat, dan kolaborasi harus menghasilkan program yang nyata.
Berikut 16 Kepala KUA di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen yang dilantik:
Akh Kheroni, S.HI., M.Pd. – Kepala KUA Kecamatan Rowokele.
Mokhamad Nurudin, S.HI. – Kepala KUA Kecamatan Mirit.
Fatachul Chusen, S.Ag., M.Pd.I. – Kepala KUA Kecamatan Sruweng.
Amin Karmani, S.Ag. – Kepala KUA Kecamatan Ayah.
Kuswadi, S.Pd.I., M.Sy. – Kepala KUA Kecamatan Adimulyo.
Drs. Mokh Sugiyono – Kepala KUA Kecamatan Kutowinangun.
Sulkhani, S.Ag. – Kepala KUA Kecamatan Kebumen.
Mufid, S.Ag. – Kepala KUA Kecamatan Alian.
Sucatmiko Rohmatan Maskuro, S.Ag. – Kepala KUA Kecamatan Petanahan.
Faisal Rahman, S.Ag. – Kepala KUA Kecamatan Ambal.
Amin Widodo, S.Ag. – Kepala KUA Kecamatan Pejagoan.
Miftahudin, S.HI., M.Pd. – Kepala KUA Kecamatan Klirong.
Mahmudi, S.Ag., M.Sy. – Kepala KUA Kecamatan Karanganyar.
Bambang Budi Santoso, S.HI. – Kepala KUA Kecamatan Prembun.
Johar Malik, S.Ag. – Kepala KUA Kecamatan Sempor.
Ngadimin, S.HI. – Kepala KUA Kecamatan Gombong.
Pelantikan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda administratif, melainkan menjadi titik awal penguatan pelayanan KUA yang lebih tertib, berintegritas, profesional, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Kebumen.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















