PemerintahanPendidikan

Permudah Layanan Masyarakat, PCM Sadang Hadirkan Samsat Corporate dan Siapkan Klinik Muhammadiyah

90
×

Permudah Layanan Masyarakat, PCM Sadang Hadirkan Samsat Corporate dan Siapkan Klinik Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini

SADANG, Kebumen24.Com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sadang terus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat melalui berbagai program pelayanan publik. Selain menghadirkan layanan Samsat Corporate untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor, PCM Sadang juga tengah mempersiapkan pendirian Klinik Muhammadiyah yang diharapkan mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Sadang.

Dua program strategis tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Tabligh Akbar Hari Ber-Muhammadiyah yang digelar di Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 warga dan berlangsung dengan penuh antusias.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua PCM Gombong Ir. Mohammad Yahya Fuad, S.E., Kepala UPPD Samsat Kebumen Mohammad Kodir, jajaran Forkopimcam Sadang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kebumen, serta tokoh masyarakat.

Ketua PCM Sadang, Bilaludin, menjelaskan bahwa salah satu inovasi yang berhasil diwujudkan adalah kerja sama dengan Samsat Kebumen melalui program Samsat Corporate. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Sadang dalam membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus datang ke Kantor Samsat di Kota Kebumen.

“Melalui program ini, masyarakat bisa lebih mudah mengurus kewajiban pembayaran pajak kendaraan sehingga pelayanan menjadi lebih dekat, cepat, dan efisien,” ujarnya.

Selain menghadirkan kemudahan layanan publik, PCM Sadang juga terus memperkuat tata kelola organisasi, khususnya dalam penataan aset wakaf.

“Dari 29 aset wakaf yang sedang kami proses, Alhamdulillah sebanyak 17 bidang tanah kini telah resmi memiliki sertifikat,” ungkap Bilaludin.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis sertifikat perizinan Majelis Hari Ber-Muhammadiyah serta sertifikat tanah aset Muhammadiyah sebagai bentuk penguatan legalitas organisasi dan pengamanan aset persyarikatan.

Di bidang pendidikan, Bilaludin mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan gedung kedua sekolah Muhammadiyah yang selesai pada Jumat lalu. Keberadaan gedung baru tersebut diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.

Sementara itu, di sektor kesehatan, PCM Sadang tengah merintis pendirian Klinik Muhammadiyah. Menurut Bilaludin, keberadaan klinik tersebut sangat dibutuhkan mengingat hingga kini Kecamatan Sadang belum memiliki fasilitas pelayanan kesehatan dengan layanan rawat inap.

Bangunan klinik, lanjutnya, telah selesai dibangun dan siap digunakan. Namun, operasionalnya masih menunggu terpenuhinya tenaga dokter sebagai salah satu persyaratan penerbitan izin operasional.

“Kami berharap Klinik Muhammadiyah bisa mulai beroperasi tahun ini sehingga masyarakat Sadang memiliki akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan berkualitas,” harapnya.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan apresiasi atas kiprah Muhammadiyah yang dinilai terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai bidang, mulai dari dakwah, pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Sadang memiliki potensi alam yang luar biasa indah, serta nilai-nilai Islam dan semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik. Hal ini menjadi modal penting dalam membangun daerah,” tutur Lilis.

Sementara itu, Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., yang hadir sebagai penceramah dalam tabligh akbar tersebut menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya menuntut ilmu, menjaga persatuan umat, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Dalam ceramahnya, Prof. Sofyan menceritakan bahwa dirinya berasal dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, latar belakang organisasi tidak pernah menjadi penghalang untuk saling bekerja sama dalam membangun umat.

Ia juga mengapresiasi kehadiran warga NU dalam kegiatan Hari Ber-Muhammadiyah sebagai wujud nyata persaudaraan sesama umat Islam.

“KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari memiliki cita-cita yang sama, yakni memajukan umat Islam melalui pendidikan, dakwah, dan penguatan akhlak. Karena itu, persatuan menjadi modal utama untuk membangun bangsa dan mencetak generasi yang unggul,” tegasnya.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.